Faktor-Faktor Penyebab Pengembalian Berkas Persyaratan Klaim BPJS Pasien Rawat Inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

https://doi.org/10.22146/jkesvo.27476

Linda Megawati(1*), Rita Dian Pratiwi(2)

(1) Prodi DIII Rekam Medis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
(2) Prodi DIII Rekam Medis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: BPJS kesehatan merupakan badan hukum pemerintah untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. Cara penagihan terhadap biaya pelayanan yaitu dengan menggunakan sistem klaim, berkas persyaratan klaim dikirimkan kepada verifikator BPJS kesehatan. Berdasarkan hasil pengamatan terdapat permasalahan yaitu terkait pengembalian berkas klaim oleh pihak verifikator BPJS.
Tujuan: Mengetahui persentase kelengkapan syarat klaim BPJS pasien rawat inap dan Mengetahui apa saja faktor penyebab dikembalikannya klaim BPJS pasien rawat inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode: Survey analitik dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel merupakan seluruh berkas klaim yang dikembalikan oleh verifikator BPJS di minggu pertama bulan maret yaitu 38 sampel (perbandingan jumlah sampel case dan control adalah 1 : 1 yaitu 38 berkas kasus dan 38 berkas kontrol). Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh.
Hasil: Hasil analisis kelengkapan terdapat beberapa berkas syarat yang tidak lengkap yaitu laporan individual pasien dengan persentase ketidaklengkapan 84%. Laporan penunjang dengan persentase ketidaklengkapan 18% dan fotocopy kartu BPJS dengan persentase 7% ketidaklengkapan. Untuk mengetahui hubungan berkas tidak lengkap tersebut dengan faktor pengembalian klaim selanjutnya diuji hubungan dengan menggunakan uji statistik, dihasilkan yang memiliki p-value<0,05 berarti H0 ditolak, yaitu laporan individual pasien (p-value=2,491.10-11) dan laporan penunjang (p-value=0,0115).


Keywords


kelengkapan; berkas persyaratan klaim; asuransi bpjs; pasien rawat inap.

Full Text:

PDF


References

Huffman, E. K. (1994). Health Information Management. Illinois: Physicians records Company

Keputusan Mentri Kesehatan RI No 440/MENKES/SK/XII/2012/ tentang Sistem INA-CBG’s Kesehatan [Internet].Tersedia dalam www.bpjs-kesehatan.go.id [Diakses 11 Januari 2016]

Malonda., Rattu & Soleman. (2015). Hubungan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis dengan Persetujuan Klaim Jamkesmas oleh Verifikator dengan Sistem INA CBGs di RSI Sultan Agung Semarang. Jurnal Rekam Medis.Maret 2016

Pedoman Pelaksanaan Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan [Internet]. Tersedia alam www.bpjs-kesehatan.go.id [Diakses 10 januari 2016]

Peraturan Mentri Kesehatan Nomor 71 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional [Internet]. Tersedia dalam www.jkn.kemkes.go.id. [Diakses 11 Januari 2016]

Peraturan Mentri Kesehatan RI No 903/MENKES/PER/2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional [Internet]. Tersedia dalam www.depkes.go.id. [Diakses 2 Januari 2016]

Petunjuk Teknis Administrasi Klaim Program Jaminan Kesehatan Nasional [Internet]. Tersedia dalam www.ppjk.bpjs-kesehatan.go.id [Diakses 28 Januari 2016]

Riza, Sahnur Fhaisal. (2015). Pelaksanaan klaim BPJS pasien rwat jalan di RS pelabuhan cirebon provinsi jawabarat. Karya Tulis Ilmiah (Tidak Dipublikasikan). D3 Rekam Medis UGM.

Ulfah, Siti maria., Kresnowati, Lily., & Ernawati, Dyah. (2011). Hubungan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Dengan Persetujuan Klaim Jamkesmas Oleh Verifikator Dengan Sistem INA Cbgs Periode Triwulan IV Tahun 2011 Di RSI Sultan Agung Semarang. Jurnal Rekam Medis Dan Asuransi BPJS.Maret 2016.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.27476

Article Metrics

Abstract views : 2987 | views : 7673

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Kesehatan Vokasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


site
stats View My Stats