PEMANFAATAN DAN LAJU TANGKAP UDANG LOBSTER DI PANTAI SELATAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

https://doi.org/10.22146/jfs.9051

Supardjo S Djasmani(1*), Djumanto Djumanto(2), Sukardi Sukardi(3)

(1) Universitas Gadjah Mada
(2) Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(3) Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sumberdaya lobster, laju tangkap dan peluang pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode survei. Data dianalisis dengan metode surplus produksi metode Schaefer. Hasil penelitian menunjukkan lobster yang ada di pantai selatan DIY sebagian besar dari jenis udang pasir (Panulirus homarus), udang batu (Panulirus penisilatus), udang mutiara (Panulirus ornatus), udang bambu (Panulirus polyphagus) dan udang batik (Panulirus longipes). Produksi udang lobster berfl uktuatif baik secara musim dan tahunan dengan musim panen mulai bulan Oktober sampai dengan bulan Februari dan produksi tertinggi pada tahun 2007. Analisis mengenai jumlah perahu optimum foptimum adalah 723 unit perahu/th dengan potensi lestari maksimum (CMSY) sebesar 12.322,66 kg/th dan tangkapan total yang diperbolehkan (TAC) adalah 9.858,13 kg/th sedangkan aktual tingkat pemanfaatan sebesar 10.721,42 kg/th dengan laju tangkap adalah 17,05 kg/perahu/tahun. Upaya jumlah trip optimum diperoleh f(optimum) 13.324,39 trip/th dengan potensi maksimum lestari (CMSY) sebesar 13.914,6 kg/trip dan hasil tangkapan total yang diperbolehkan (TAC) adalah 11.136,7 kg/th, sedangkan aktual tingkat pemanfaatan mencapai 11.859,2 kg/th dengan laju tangkap pemanfaatan lobster sebesar 1,04 kg/trip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan sumberdaya lobster sudah lebih besar dari pada tangkapan total yang diperbolehkan (TAC) dan mendekati potensi lestari maksimum (MSY).


Keywords


MSY; CPUE; spiny lobster; TAC; Yogyakarta

Full Text:

PDF


References

Anonim. 2009. Statistik Perikanan Tangkap 2008 Daerah Istimewa Yogyakarta. Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Dahuri, R. 2001. Kebijakan dan Program Sektor Kelatan dan Perikanan dalam Rangka Pemulihan Menuju Bangsa Indonesia yang Maju, Makmur dan Berkeadilan. Departemen Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia. Jakarta.

Djumanto, Susilo, B.P., Sukardi & Suparno, 2007. Rencana Pengelolaan Perikanan (RPP) Udang Barong di Wilayah Laut Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi DIY.

Djumanto, Supardjo, S.D. & Sukardi, 2009. Pranoto mongso dalam Penangkapan Ikan di Samudera Hindia Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi DIY

Factor, J.R. 1995. Introduction, Anatomy, and Life History American Lobster (Homarus americanus).

Moosa & Aswandi. 1984. Udang Karang (Panullirus spp.) dari perairan Indonesia. Lembaga Oseanologi Nasional, LIPI. Jakarta

Nikijuluw Vekctor P.H. 2010. Ststus Sumberdaya Ikan Tuna Samudera Hindia : Implikasinya Bagi Indonesia. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 1: 31-44

Paul, J.B & D.R. John. 2002. Handbook of Fish Biology and Fisheries. Vol. 2. Blackwell Publishing, Malden, USA.

Smith & Marahuddin. 1986. Ekonomi Perikanan. Yayasan Obor Indonesia dan PT Gramedia. Jakarta.

Sparre P. & S.C. Venema. 1998. Introduction to tropical fi sh stock assessment. Part 1. Manual. FAO Fisheries technical paper. No 306.1. Rev.2 Rome. 407 p.

Supardjo, S.D., Djumanto & Sukardi, 2009. Identifikasi dan Inventarisasi Unit Alat Tangkap Ikan di Samudra Hindia Selatan Daerah Istimewa Yogyakart. Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi DIY.

Widodo, J. 2001. Model Surplus Produksi Untuk Pengkajian Sumber Daya Ikan. Pengkajian sumberdaya perikanan laut (Fisheries stock assessment) Pusat Riset Perikanan tangkap

BRKP-DKP dan Pusat Penelitian Oseanografi -LIPI, Jakarta.

Widodo, J., O.K. Sumadhiharga & D. Asikin. 2001. Pengkajian sumberdaya perikanan laut (Fisheries stock assessment) Pusat riset Perikanan tangkap BRKP-DKP dan Pusat Penelitian Oseanografi-LIPI, Jakarta.



DOI: https://doi.org/10.22146/jfs.9051

Article Metrics

Abstract views : 1046 | views : 1941

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Journal of Fisheries Sciences



Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Indexed by:

 

 

View My Stats