Respon Pertumbuhan dan Hasil Produksi Tanaman Tomat Varietas Fortuna dengan Perlakuan Kombinasi Pupuk Tunggal pada Komposisi Media Tanam Berbeda

https://doi.org/10.22146/veg.63043

Agus Firman Damanik(1), Titin Setyorini(2*)

(1) INSTIPER YOGYAKARTA
(2) INSTIPER YOGYAKARTA
(*) Corresponding Author

Abstract


Tanaman tomat dapat menghasilkan buah sangat tergantung pada interaksi antara faktor genetik tanaman dan kondisi lingkunganya. Faktor yang dapat menyebabkan produksi tomat masih rendah adalah menggunakan benih varietas tidak unggul, penggunaan pupuk yang belum optimal dan macam media tanam yang belum tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat dengan perlakuan kombinasi pupuk tunggal dan media tanam. Penelitian telah dilaksanakan di kebun KP-2 INSTIPER pada bulan Februari sampai Juli 2020 dengan menggunakan metode percobaan rancangan faktorial yang disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama adalah kombinasi pupuk tunggal yang terdiri dari empat aras yaitu P0 = Urea : TSP : KCL (2 : 2 : 2) g/tanaman (kontrol), P1= Urea : TSP : KCL (3 : 1.5 : 1.5) g/tanaman, P2= Urea : TSP : KCL (1.5 : 3 : 1.5) g/tanaman, P3= Urea : TSP : KCL (1.5 : 1.5 : 3) g/tanaman. Faktor kedua yaitu macam media tanam yang terdiri dari empat aras yaitu M0 : Tanah (kontrol), M1 : Tanah + Pupuk Kandang, M2 : Tanah + Arang Sekam, M3 : Tanah + Pupuk Kandang + Arang Sekam. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi interaksi nyata antara perlakuan kombinasi pupuk tunggal dan media tanam terhadap semua variabel yang diamati. Perlakuan kombinasi pupuk tunggal memberikan pengaruh yang sama pada semua variabel penelitian. Macam media tanam memberikan pengaruh berbeda pada variabel tinggi tanaman, diameter batang, klorofil daun, umur berbunga, jumlah buah per tanaman, total bobot buah per tanaman, berat basah tajuk, berat kering tajuk, dan berat basah akar. Perlakuan media tanam terbaik adalah M3 yaitu tanah, pupuk kandang dan arang sekam.

 

Kata kunci: tomat; varietas fortuna; kombinasi pupuk tunggal; media tanam

 


Keywords


tomat; varietas fortuna; kombinasi pupuk tunggal; media tanam

Full Text:

PDF


References

Achmad, S.R. and Susetyo, I. 2014. Pengaruh proses pencampuran dan cara aplikasi pupuk terhadap kehilangan unsur N. Warta Perkaretan. Riset Perkebunan Nusantara, 33(1): 29. doi: 10.22302/ppk.wp.v33i1.47.

Afrilandha, N. and Setiawati, M.R. 2018. Pengaruh kombinasi nutrisi anorganik dan pupuk hayati terhadap populasi azotobacter sp, kandungan klorofil, serapan n, dan hasil tanaman tomat pada sistem hidroponik. Agrin. Universitas Jenderal Soedirman, 22(1): 66.

Bui, F., Lelang, M.A. and Taolin, R.I.C.O. 2016. Pengaruh komposisi media tanam dan ukuran polybag terhadap pertumbuhan dan hasil tomat (Licopercicum escelentum Mill). Savana Cendana. Universitas Timor, 1(1): 1–7. doi: 10.32938/sc.v1i01.1.

Cahyono, B. 2008. Tomat: Usaha Tani & Penanganan Pascapanen. Yogyakarta: Kanisius.

Fatmawaty, A.A., Rohmawati, I. and Marianie, F.N. 2016. Respon pemberian berbagai pupuk majemuk dan media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum) varietas permata secara hidroponik. Jur. Agroekotek, 8(2): 143–153. doi: 10.33512/J.AGRTEK.V8I2.1488.

Hamidi, A. 2019. Budidaya Tanaman Tomat. Available at: http://nad.litbang.pertanian.go.id /ind/index.php/info-teknologi/1093-budidaya-tanaman-tomat. Diakses 27 Juni 2021.

Hariyadi, B.W. 2019. Effect of dose and time of npk fertilizer application on the growth and yield of tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill). Journal of Agricultural Science and Agriculture, 2(2): 101–111.

Haryati, U. (2014) ‘Karakteristik Fisik Tanah Kawasan Budidaya Sayuran Dataran Tinggi, Hubungannya dengan Strategi Pengelolaan Lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2). doi: 10.2018/jsdl.v8i2.6475.

Istianingrum, P. dan Damanhuri. 2016. Keragaman dan heritabilitas sembilan genotip tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) pada budidaya organik. Jur. Agroekotek, 8(2): 70–81. doi: 10.33512/J.AGRTEK.V8I2.1480.

Kartika, E., Gani, Z. and Kurniawan, D. 2013. Tanggapan tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill) terhadap pemberian kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik. Bioplantae, 2(3): 122–131.

Mirseyedhosseini, H., Alavipoor, E. and Delshad, M. 2017. Evaluation of different growth media for tomato seedlings to optimize production and water use. Iran Agricultural Research. Shiraz University, 36(2): 61–70. doi: 10.22099/IAR.2017.4138.

Muyassir and Manfarizah. 2012. Variasi dosis dan teknik pemupukan npk terhadap sifat kimia tanah, serapan hara serta hasil terung (Solanum melongena L.). Jurnal LENTERA, 12(2).

Naika, S. 2005. Cultivation of tomato production, processing and marketing. Wageningen: Agromisa/CTA.

Nasrulloh, N., Mutiarawati, T. and Sutari, W. 2016. Pengaruh penambahan arang sekam dan jumlah cabang produksi terhadap pertumbuhan tanaman, hasil dan kualitas buah tomat kultivar doufu hasil sambung batang pada Inceptisol Jatinangor. Kultivasi. Universitas Padjadjaran, 15(1).

Rahhutami, R. and Yahya, S. 2015. Optimization and effect of n , p, and k single fertilizer package rate on two years old immature oil palm (Elaeis guineensis Jacq.). Asian Journal of Applied Sciences, 3(3): 2321–0893.

Ramdani, H., Rahayu, A. and Setiawan, H. 2018. Peningkatan produksi dan kualitas tomat ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) dengan penggunaan berbagai komposisi media tanam dan dosis pupuk SP-36. Jurnal Agronida ISSN, 4(1).

Rukmana, R. 2012.Tomat & Cherry. Yogyakarta: Kanisius.

Sutjahjo, S.H. 2015. Pendugaan keragaman genetik beberapa karakter pertumbuhan dan hasil pada 30 genotipe tomat lokal. Jurnal Hortikultura. Indonesian Agency For Agricultural Research and Development (IAARD), 25(4): 304. doi: 10.21082/jhort.v25n4.2015.p304-310.

Syakur, A. 2012. Pendekatan satuan panas (heat unit) untuk penentuan fase pertumbuhan dan perkembangan tanaman tomat di dalam rumah tanaman (greenhouse), Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian, 19(2).

Titiaryanti, N.M., Setyorini, T. and Sormin, S. Y.M. 2018. Pertumbuhan Dan Hasil Selada Pada Berbagai Komposisi Media Tanam Dengan Pemberian Urin Kambing. AGROISTA : Jurnal Agroteknologi, 2(1): 20–27.

Totong, O., Hadid, A. and Mas’ud, H. 2016. Pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill) pada berbagai media tumbuh dengan interval penyiraman air kelapa yang berbeda. Agrotekbis, 4(6): 693–701.

Wilkinson, K.M. 2014. A Guide to Starting and Operating a Nursery for Native and Traditional Plants Tropical Nursery Manual United States Department of Agriculture. United State Departement of Agriculture.



DOI: https://doi.org/10.22146/veg.63043

Article Metrics

Abstract views : 1921 | views : 1092

Refbacks



Copyright (c) 2021 Vegetalika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

VEGETALIKA journal indexed by: 

 

       

  

View My Stats