Eva Tristya Purnamasari(1*), Prapto Yudono(2), Rohlan Rogomulyo(3)
(1)  (2) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (3) Departemen Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (*) Corresponding Author
Abstract
Pengolahan tanah merupakan salah satu langkah penting dalam teknik budidaya tanaman di lahan marginal seperti tanah pasir. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan pengaturan jarak tanam. Pengaturan jarak tanam yang tidak tepat akan menimbulkan tumbuhnya gulma. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis gulma sebelum dan sesudah perlakuan pengolahan tanah dan jarak tanam terhadap pertumbuhan gulma dan hasil kedelai hitam. Penelitian dilaksanakan di lahan pasir pantai Samas, Bantul pada bulan Oktober 2014 sampai dengan Februari 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu pengolahan tanah (tanpa olah tanah, olah tanah, olah tanah dengan pembenaman gulma) dan jarak tanam (20 cm x 10 cm, 20 cm x 20 cm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengolahan tanah dan pembenaman gulma dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm dapat meningkatkan jumlah polong isi, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman, dan bobot 100 biji Secara keseluruhan sebelum pengolahan tanah didominasi oleh gulma rumputan dan setelah pengolahan tanah didominasi oleh gulma daun lebar. Pertumbuhan gulma Axonophus compressus dan Cynodon dactylon dapat terkendali.
Keywords
kedelai hitam mallika, gulma, pengolahan tanah, jarak tanam.
Aldrich, R. 1984. Weed crop ecology. Breton Publishers. North Scituare, Massachusetts. USA. Supriono. 2000. Pengaruh dosis urea tablet dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai kultivar sindoro. Agrosains. 2: 64 – 71. Yuwono, N. W. 2009. Membangun kesuburan tanah di lahan marjinal. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan. 9: 137 – 141. Zimdahl, R. L. 2007. Fundamentals of weed science. Academic Press Elsevier. London. Mulyadi, J.J. Sasa, T. Sopiawati, dan S. Partohardjono. 2001. Pengaruh cara olah tanah dan pemupukan terhadap hasil gabah dan emisi gas metan dari pola tanam padi–padi di lahan sawah. Pertanian Tanaman Pangan. 3: 24 – 28.