AKAR (Arsip Keluarga) sebagai Perintis Preservasi Memori Sosial Masyarakat

https://doi.org/10.22146/diplomatika.61054

Titi Susanti(1*), Walda Khoiriyah(2), Mijil Larasati(3), Supriyati Supriyati(4)

(1) Universitas Gadjah Mada
(2) Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Gadjah Mada
(4) Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Artikel yang berjudul AKAR (Arsip Keluarga): Aplikasi sebagai Perintis Preservasi Memori Sosial Masyarakat membahas tentang pioner genealogi dan pengelolaan arsip keluarga secara digital dengan lokasi penelitian di RW Punukan, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.  Masyarakat mengerti tentang arsip keluarga namun belum mempunyai kesadaran dalam mengelola arsip keluarga dengan baik. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui 3 cara, yaitu observasi partisipatif, in depth interview dan studi literatur. Tahapan setelah data dikumpulkan adalah data diolah yang kemudian direduksi dan diinterpretasi. Untuk menjamin kebenaran peneliti melakukan triangulasi data. Sebagai solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh keluarga Indonesia. Peneliti menciptakan aplikasi penyimpanan arsip keluarga yang efektif dan efisien. Adapun tahap penyimpanan dan preservasi arsip keluarga dengan aplikasi AKAR adalah: capture (alih media arsip tekstual), registration (mencatat arsip keluarga), classification (mengklasifikasikan arsip berdasarkan klasifikasi yang telah disediakan), storage (penyimpanan arsip berdasarkan hasil klasifikasi) dan use and tracking (penggunaan dan penelusuran arsip keluarga).


Keywords


penyimpanan; arsip; keluarga; pelestarian

Full Text:

PDF


References

Arsip Nasional Republik Indonesia. (2017). Peraturan Kepala ANRI Nomor 7 Tahun 2017 tentang Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip. Indonesia.

Azmi. (2015). Pengelolaan Arsip Keluarga: Suatu Kajian Kearsipan. Jurnal Kearsipan 10:5-22.

Chen, Yongsheng, Huaning, Su. (2017). The Value and Problems of Digital Preservation for Historical Documents in China. Amerika Serikat: University of Akron Press Managed.

Denzin, Norman K, dan Lincoln, Yvonna Sessions. (2005). The Handbook of  Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Effendi, Sofian, dan Tukiran (ed.). (2014). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES.

Hannah Little. (2011). Identifying The Genealogical Self. Archival Science Journal 11:241-252.

Lee, Stuart. D. (2001). Digital Imaging: a practical handbook. London: Facet Publishing

Li, B., & Li, Z. (2017). The Personal Receiving Document Management and The Realization Of Email Function in OAS. 020174, 020174. https://doi.org/10.1063/1.4982539

Nur Janti. (2019, Desember 20). Khazanah Arsip Lima Tokoh Indonesia. Historia. Diakses dari https://historia.id/sains/articles/khazanah-arsip-lima-tokoh-indonesia-Pzd9M

Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif (Revisi). Bandung: PT Rosda Karya.

Oliver, G. (2014). International records management standards: the challenges of achieving consensus. Records Management Journal, 24(1), 22–31. https://doi.org/10.1108/RMJ-01-2014-0002

Pearce, R. and M. (2005). A Glossary of Archival and Therminology. Chicago: The Society of American Archivists.

Rosenberg, Victor. (2011). The Power Of A Family Archive. Archival Science Journal 11:77-93.

Sutabri, T. (2012). Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Stiawan, D. (2005). Sistem Keamanan Komputer, Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Republik Indonesia. (2009). Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Yanto Samadikun. (2013). Tata Kelola Arsip Keluarga. Khazanah Volume 6 Nomor 2: 22-34.



DOI: https://doi.org/10.22146/diplomatika.61054

Article Metrics

Abstract views : 1019 | views : 1295




Copyright (c) 2020 Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN (online) : 2598-0009

ISSN (print)   : 2597-9981

View My Stats