Distribusi penyakit tuberkulosis berdasarkan jenis kelamin dan usia di rumah sakit Sri Pamela

https://doi.org/10.22146/bkm.39866

Ema Rizka Sazkiah(1), Bebby Alfiera Riyandina Hardja(2*)

(1) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
(2) Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya prevalensi penderita TB di Rumah Sakit Sri Pamela berdasarkan kelompok Jenis kelamin dan kelompok umur pada tahun 2017. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif yaitu untuk mengetahui besarnya frekuensi pasien TB. Penelitian ini dilakukan dengan desain studi cross sectional. Sampel dari penelitian adalah pasien dengan besar sampel 113 responden yang berusia 2-81 tahun di Rumah Sakit Sri Pamela kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Indonesia. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2018. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yaitu sumber data yang peneliti dapatkan diproleh dari hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan di Rumah Sakit Sri Pamela Kota Tebing Tinggi . Populasi dalam penelitian ini adalah pasien TB di Rumah Sakit Sri Pamela. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program komputerisasi.  Hasil penelitian menunjukkan kelompok yang lebih beresiko terkena penyakit tuberculosis adalah kelompok laki-laki dengan persentase Perempuan 27,43% dan Laki-laki 72,56%. Kelompok usia paling banyak terkena TB adalah usia 52-61 tahun dengan persentase kelompok usia 2-11 tahun 0,88%, kelompok usia 12-21 tahun 4,42%, kelompok usia 22-31 tahun 8,84%, kelompok usia 32-41 tahun 15,92%, kelompok usia 42-51 tahun 18,58%, kelompok usia 52-61 tahun 34,51%, kelompok usia 62-71 tahun 13,27% dan kelompok usia 72-81 tahun 3,53%. Kesimpulan kelompok paling banyak terkena TB di rumah sakit Sri Pamela adalah kelompok jenis kelamin laki-laki dan kelompok umur 52-61 tahun. Saran kepada masyarakat dengan jenis kelamin laki-laki usia 52-61 tahun untuk lebih waspada dan memeriksakan diri ke Rumah Sakit apabila terdapat gejala awal dari penyakit TB agar angka kejadian penyakit TB dapat diminimalisir guna untuk meningkatkan kesehatan sehingga produktivitas meningkat.

Keywords


tuberculosis; jenis kelamin dan usia




DOI: https://doi.org/10.22146/bkm.39866

Article Metrics

Abstract views : 513 | views : 279

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Berita Kedokteran Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Berita Kedokteran Masyarakat ISSN 0215-1936 (PRINT), ISSN: 2614-8412 (ONLINE).

Indexed by:


Web
Analytics Visitor Counter