Bagaimana mengurangi mortalitas dan morbiditas jamaah haji selama menunaikan ibadah: mengubah mindset persyaratan kesehatan haji

https://doi.org/10.22146/bkm.37646

Arqu Aminuzzab(1*), Riana Dian Anggraini(2)

(1) Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada
(2) Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan: Setiap tahun kurang lebih 2-3 juta umat muslim dari 180 negara berkunjung ke Tanah Suci di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji, perayaan ibadah tersebut merupakan salah satu pertemuan massal terbesar di dunia. Proses ibadah haji menimbulkan tantangan kesehatan global dan keselamatan umat dengan terekposnya  risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh variabilitas musiman ketika haji terjadi selama bulan-bulan musim panas. Secara khusus jamaah haji yang berkunjung ke Arab Saudi mempunyai resiko tinggi terhadap penyakit akibat panas, cedera dan kelelahan akibat panas dan berdesak desakan yang saat itu suhunya bisa mencapai 48,7 0C. Pada musim haji 2015 dilakukan 2.200 prosedur dialisis ginjal, 27 operasi jantung terbuka, 688 op erasi kateterisasi jantung dan tujuh Persalinan. Penyakit menular sangat berpotensi mudah menyebar pada situasi pertemuan massal yang sangat padat, terutama dari Negara endemik ke seluruh dunia. Studi ini untuk menemukan solusi problem kesehatan selama menunaikan ibadah haji. Metode: Literature review untuk menentukan faktor resiko, morbiditas, mortalitas dan solusinya selama menunaikan ibadah haji. Explore journal dengan google scholar dengan kata kunci Hajj, mass gathering, travel health. Hasil: ecara umum faktor resiko yang dihadapi jamaah haji yaitu Comunicable Diseases meliputi Meningitis, Infekasi saluran Nafas, Diare, infeksi kulit, penyakit tular darah dan penyakit infeksi emerging. Non Communicable Diseases : penyakit kardiovaskuler, trauma, luka bakar, sengatan panas dan luka tajam. NCDs  menjadi beban berat 64 % yang dirawat ICU adalah penyakit kardiovaskuler dan 46-66 % penyebab kematian jamaah. Diperlukan perubahan mindset bahwa persyaratan kemampuan kesehatan harus terapakan. Diperlukan skrining , treatment dan penilaian kelayakan sebelum keberangkatan. Simpulan: Kesepakatan penetapan persyaratan kesehatan jamaah haji perlu komitmen serius dari  stakeholders baik nasional maupun internasional untuk mengurangi morbiditas, mortalitas, dan beban terkait. Dari sudut pandang agama, haji hanya diwajibkan bagi mereka yang secara fisik dan finansial mampu melakukannya.


Full Text:

PDF


References

Afshin-Nia, F. et al. (1999) ‘How to reduce cardiovascular mortality and morbidity among Hajj pilgrims: A multiphasic screening, intervention and assessment’, Annals of Saudi Medicine, 19(1), pp. 55–57.

Ahmed, Q. A., Arabi, Y. M. and Memish, Z. A. (2006) ‘Health risk at the Hajj Health risks at the Hajj’, The Lancet, 6736(APRIL 2006), pp. 11–12. doi: 10.1016/S0140-6736(06)68429-8.

Aleeban, M. and Mackey, T. K. (2016) ‘Global Health and Visa Policy Reform to Address Dangers of Hajj during Summer Seasons’, Frontiers in Public Health. Frontiers, 4, p. 280. doi: 10.3389/fpubh.2016.00280.

Human, R. and During, T. (2017) ‘Recurrent Human Tragedy During Hajj’, 5(1), pp. 36–37. doi: 10.15171/ijtmgh.2017.07.

Al Masud, S. M. R., Abu Bakar, A. and Yussof, S. (2016) ‘Determining the Types of Diseases and Emergency Issues in Pilgrims During Hajj: A Literature Review’, International Journal of Advanced Computer Science and Applications, 7(10), pp. 86–94.

Rahman, J. et al. (2017) ‘Mass Gatherings and Public Health: Case Studies from the Hajj to Mecca’, Annals of Global Health, 83, pp. 386–393. doi: 10.1016/j.aogh.2016.12.001.

Shafi, S. et al. (2008) ‘Hajj: Health lessons for mass gatherings’, Journal of Infection and Public Health, 1(1), pp. 27–32. doi: 10.1016/j.jiph.2008.08.008.



DOI: https://doi.org/10.22146/bkm.37646

Article Metrics

Abstract views : 801 | views : 727

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Berita Kedokteran Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Berita Kedokteran Masyarakat ISSN 0215-1936 (PRINT), ISSN: 2614-8412 (ONLINE).

Indexed by:


Web
Analytics Visitor Counter