Pelatihan Penyusunan Wacana Persuasif dan Promotif Melalui Media Sosial untuk Branding Desa Wisata Kleco, Samigaluh, Kulon Progo

https://doi.org/10.22146/bb.55499

Novi Siti Kussuji Indrastuti(1*)

(1) Departemen Bahasa dan Sastra, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstract

In the industrial era 4.0 internet media was put forward for everything. Therefore, at the Kleco Peak in Purwoharjo Village, Samigaluh District, Kulon Progo Regency, which is one of the tourist villages in the Menoreh Mountains region, need effective online media promotion to inform and promote the potential of their village. Nevertheless, the number of human or community resources capable of creating and operating online promotional media in the region is still limited. Therefore, the Indonesian Language and Literature Study Program, Faculty of Cultural Sciences UGM held training on the preparation of persuasive and promotive discourse through social media for branding of Kleco Village, Samigaluh, Kulon Progo. In this training methods were used for presentation, discussion, question and answer, practice and participation, and evaluation. The material presented in this training includes the promotion of tourism through social media, marketing the potentials of the Peak Kleco through photos on social media and persuasive-promotive discourse on social media for the Peak Kleco tourism branding.

----------

Abstrak

Pada era industri 4.0 dikedepankan media internet untuk segala. Oleh karena itu, di Puncak Kleco yang berada di Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, yang termasuk salah satu desa wisata di kawasan Pegunungan Menoreh sangat diperlukan media promosi yang efektif dalam bentuk daring untuk menginformasikan dan mempromosikan potensi desa mereka. Meskipun demikian, sumber daya manusia atau masyarakat yang mampu menciptakan dan mengoperasikan media promosi dalam bentuk daring di kawasan itu masih terbatas jumlahnya. Oleh karena itu, Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya UGM mengadakan pelatihan penyusunan wacana persuasif dan promotif melalui media sosial untuk branding Desa Kleco, Samigaluh, Kulon Progo. Dalam pelatihan ini dipergunakan metode presentasi; diskusi dan tanya jawab; praktik dan partisipatif; serta evaluasi. Materi yang dipaparkan dalam pelatihan ini meliputi promosi wisata melalui media sosial, memasarkan objek wisata Puncak Kleco melalui foto di media sosial, dan wacana persuasif serta promotif di media sosial untuk branding wisata Puncak Kleco.


Keywords


Discourse; promotive; social media; branding; tourism; Wacana; promotif; media sosial; branding; wisata

Full Text:

PDF


References

Atiko, G. dkk. (2016). “Analisis Strategi Promosi Pariwisata melalui Media Sosial oleh Kementerian Pariwisata RI (Studi Deskriptif pada Akun Instagram @Indtravel)”. Jurnal Sosioteknologi, Vol. 15, No. 3, Desember 2016, hlm. 380—389.

Basu, S. dan Irawan. (2001). Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta: Liberty.

Nasrullah, R. (2015). Media Sosial: Prosedur, Tren, dan Etika. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Pranowo, H. D. (2019). “Foto sebagai Media Promosi Desa Wisata”. Modul Program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UGM. Yogyakarta.

Wulandari, A. (2019). “Wacana Persuasif dan Promotif melalui Media Sosial untuk Branding Desa Wisata Kleco”. Modul Program Pengabdian kepada Masyarakat Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UGM. Yogyakarta.



DOI: https://doi.org/10.22146/bb.55499

Article Metrics

Abstract views : 851 | views : 868

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Bakti Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 2655-9846 (Online)


-BB's WebStat