Praktik Konservasi Dasar bagi Staf Museum Nonkonservator di Daerah Istimewa Yogyakarta

https://doi.org/10.22146/bb.50894

Mahirta Mahirta(1*), Asies Sigit Pramujo(2)

(1) Department of Archeology, Universitas Gadjah Mada
(2) Museum Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Conservation knowledge and practices are very important to be applied in museums to ensure that the collection always in good condition. The problem is that not every museum in Yogyakarta has professional conservator in their management. This condition lead to the collection lack of proper attention from the conservation perspective. Based on the condition found in Yogyakarta, than it is considered necessary to give a basic training in the conservation practices that can be carried out by  each museum staff that are non- conservator. Hopefully the knowledge gained can be usefull and can be applied to conserve the collection in each museum participants.

-------------------------------------------------------------------

Pengetahuan dan praktik konservasi sangat penting untuk diterapkan di museum oleh para konservator untuk menjamin koleksi museum selalu dalam kondisi baik. Masalahnya adalah tidak setiap museum di Yogyakarta memiliki tenaga konservator profesional dalam sistem manajemennya. Kondisi ini dapat berdampak pada kurangnya perhatian dari sudut pandang konservasi pada koleksi-koleksi yang ada. Berdasarkan pada kondisi yang ditemukan di museum-museum Yogyakarta, dipandang perlu untuk memberikan pelatihan dasar di bidang praktik-praktik konservasi yang dapat dilakukan oleh setiap museum staf nonkonservator. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat berguna dan dapat diaplikasikan untuk mengonservasi koleksi yang ada di setiap museum para peserta pelatihan.

 


Keywords


Conservation Training; Museum Collection; Non-Conservator; Pelatihan Konservasi; Koleksi Museum; Nonkonservator

Full Text:

PDF


References

Adriana, M. (2013). “Evaluasi Konservasi Museum P.T. TWC Prambanan”. Tesis. Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Tidak diterbitkan.

Ankersmit, B. dan M.H.L. Stapper. (2015). Managing Indoor Climate Risk in Museum. London: Springer.

Keene, S. (2002). Managing Conservation in Museums: 2nd. Oxford: Butterworth-Heinemann.

Lord, B. dan G.D. Lord. (1997). The Manual of Museum Management. Oxford: Rowman & Littlefield Publishers.



DOI: https://doi.org/10.22146/bb.50894

Article Metrics

Abstract views : 75 | views : 65

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Bakti Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.