Tradisi Lisan Yogyakarta: Narasi dan Dokumentasi

https://doi.org/10.22146/bb.45032

Sulistyowati Sulistyowati(1*)

(1) Department of Languages and Literature, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Yogyakarta is one of the provinces where people are still aware of their oral tradition. Oral tradition as a culture contains aspects of life of a society. Types of oral tradition are verbal oral traditions, half-oral traditions, and non-verbal (material) oral traditions. Narrating the tradition in written form becomes an effort in documentation, both in Javanese and Indonesian narratives. To translate it from the original language (Javanese) to Indonesian language creates some problems. The narrative script of the oral tradition still requires a lot of improvements in terms of language and the content of story. This research aims to train and assist people of Yogyakarta to write down their oral traditions. The activity specifcally aims to create texts of oral tradition in Yogyakarta which can be published into a semi popular book. The program, then, should be followed up by cultural discussions on oral tradition in Yogyakarta.  


=================================================================

Salah satu daerah yang masyarakatnya masih sadar akan kehadiran tradisi lisan adalah Yogyakarta. Tradisi lisan sebagaikebudayaan mengandung segala aspek kehidupan yang ada di masyarakat. Jenis kelompok tradisi lisan di antaranya tradisi lisan verbal, tradisi lisan setengah verbal, dan tradisi lisan nonverbal (material). Narasi tulis tradisi lisan menjadi sebuahupaya dalam dokumentasi, baik narasi berbahasa Jawa maupun bahasa Indonesia. Adanya alih bahasa dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia maupun sebaliknya membuat permasalahan baru muncul. Sebagian besar narasi yang terkumpul belum sepenuhnya dapat dianggap sebagai naskah karena masih memerlukan banyak perbaikan dalam segi bahasa ataupun isi cerita. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melatih dan mendampingi masyarakat Yogyakarta untuk menulis naskah tradisi lisan. Kegiatan pengabdian ini secara khusus bertujuan untuk menciptakan naskah tradisi lisan Yogyakarta yang dapat dipublikasikan menjadi buku semipopuler. Keberlanjutan program yang dapat dilakukan adalah terlaksananya diskusi budaya secara rutin tentang tradisi lisan Yogyakarta.  

Keywords


narrative, oral tradition, Yogyakarta, narasi, tradisi lisan

Full Text:

PDF


References

Brunvard, Jan Harold (1998). Te Study of American Folklor: An Introduction (4th Edition). New York: WW Norton & Company.

Suparno, Antonius (2018). “Tradisi Lisan: Defnisi, Fungsi, dan Pelestarian”. Materi Pelatihan Pendataan Tradisi Lisan. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada.

Sulistyowati, dkk. (2018). “Tradisi Lisan di Daerah Istimewa Yogyakarta”.Laporan Pengabdian kepada Masyarakat. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.



DOI: https://doi.org/10.22146/bb.45032

Article Metrics

Abstract views : 808 | views : 1228

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Bakti Budaya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.