Hubungan Kadar Interleukin-6 terhadap Luaran Mortalitas dan Hari Rawat serta Hari Penggunaan Oksigenasi Tekanan Positif Pasien COVID-19 di RSUP Dr. Sardjito

  • Kusuma Edhi Kuncoro Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Sudadi Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Djayanti Sari Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
  • Calcarina Fitriani Retno Wisudarti Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
Kata Kunci: COVID-19, IL-6, mortalitas, lama rawat, oksigenasi tekanan positif

Abstrak

Latar belakang: COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 dengan manifestasi klinis utama gangguan pernapasan. Pasien dengan gejala berat dan kritis membutuhkan terapi oksigenasi selama perawatan. Interleukin-6 (IL-6) berperan dalam perjalanan penyakit dan berhubungan dengan keparahan klinis COVID-19. IL-6 berpotensi sebagai salah satu parameter pemeriksaan untuk memperkirakan luaran pasien COVID-19.

Tujuan: Mengetahui hubungan antara kadar IL-6 terhadap mortalitas, hari rawat dan hari penggunaan oksigenasi tekanan positif pasien COVID-19 di RSUP Dr. Sardjito.

Metode: Desain penelitian adalah observasional kohort retrospektif dengan mengambil data sekunder dari rekam medis pasien terkonfirmasi COVID-19 yang diperiksa IL-6 serum selama perawatan periode April 2020- Maret 2021 di RSUP Dr. Sardjito. Pengambilan data dilakukan di Instalasi Catatan Medik RSUP Dr. Sardjito. Hubungan variabel IL-6 terhadap luaran diuji dengan metode regresi logistik dan dilanjutkan dengan analisis survival Kaplan-Meier dan Cox regression.

Hasil: Didapatkan 302 subjek penelitian dengan rerata usia 55.45 (+ 14.79) tahun, pria 183 (60,6%) dan wanita 119 (39,4%). Subjek dengan IL-6 >80 pg/mL mempunyai risiko kematian lebih tinggi dibandingkan dengan IL-6 <80 (p=0.000, HR=4.68) dengan 87,4% diantaranya membutuhkan bantuan oksigenasi selama dirawat. Subjek dengan IL-6 >80 pg/mL juga secara signifikan memerlukan terapi oksigenasi tekanan positif lebih banyak (p=0.000) dan penggunaan oksigenasi tekanan positif lebih lama yaitu selama 9,36(+5,9) hari dibandingkan kelompok subjek IL-6 <80 6(+2,98) hari (p=0.005). Median lama hari rawat berbeda secara signifikan (p=0.000) antar kelompok subjek IL-6 >80 (25 hari) dibandingkan subjek IL-6 <80 (13 hari).

Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara kadar IL-6 >80 pg/mL terhadap peningkatan resiko mortalitas, hari rawat dan penggunaan oksigenasi tekanan positif pasien COVID-19.

Diterbitkan
2023-06-10
Bagaimana cara mengutip
Kuncoro, K. E., Sudadi, Sari, D., & Wisudarti, C. F. R. (2023). Hubungan Kadar Interleukin-6 terhadap Luaran Mortalitas dan Hari Rawat serta Hari Penggunaan Oksigenasi Tekanan Positif Pasien COVID-19 di RSUP Dr. Sardjito. Jurnal Komplikasi Anestesi, 9(1), 42-49. https://doi.org/10.22146/jka.v9i1.8518

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>