Analisis Niat Penggunaan Knowledge Management System pada Perusahaan Pupuk Terlengkap di Indonesia

https://doi.org/10.22146/teknosains.36411

Feby Artwodini Muqtadiroh(1*), Amna Shifia Nisafani(2)

(1) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
(2) Institut Teknologi Sepuluh Nopember
(*) Corresponding Author

Abstract


Perusahaan PT ABC adalah salah satu perusahaan BUMN dan sebagai salah satu produsen pupuk terlengkap di Indonesia. Saat ini PT ABC telah mengimplementasikan Knowledge Management System (KMS) yang dapat membantu mengurangi meringankan tugas-tugas Unit Kerja Sumber Daya Manusia (Departemen Personalia, Departemen Diklat, dan Departemen Organisasi & Prosedur). KMS yang ada di PT ABC berfungsi sebagai alat bantu karyawan yang ingin konsultasi dalam berbagai bidang mengenai berbagi pengetahuan, sebagai sumber informasi dan proses admninistrasi penggajian, cuti, pensiun dan lain-lain. Akan tetapi dengan adanya KMS belum tentu semua karyawan merasa terbantu, sebagai contoh karyawan yang lama yang tidak paham teknologi akan kesulitan menjalanankan KMS dan beberapa karyawan tidak terbiasa berhadapan dengan teknologi informasi karena sudah terbiasa konsultasi dengan manusia.
Untuk mengukur tingkat penerimaan KMS pada karyawan di PT ABC, maka dalam penelitian ini menggunakan model Chorng-Shyong Ong yang merupakan pemodelan Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan dengan Power Issues.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat penerimaan KMS pada karyawan PT ABC dengan membuat model dari identifikasi variabel dasar, yang mempengaruhi secara kognitif dan afektif, sehingga dapat menaikkan tingkat kepercayaan (internal beliefs),sikap (attitude), dan niat(intention) karyawan dalam menggunakan KMS melalui rekomendasi yang diberikan untuk peningkatan sistem.

Keywords


Teknologi Adopsi; Niat Penggunaan; Behavioral Intention to Use; TAM; KMS; Power Security; AMOS



References

Ardhiani, L. N. (2015). Analisis faktor-faktor penerimaan penggunaan Quipperschool.com dengan menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory Planned Behavior (TPB) di SMA Negeri 7 Yogyakarta.

Davis, F. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology.

Fishbein, M. &. (1975). Belief , attitude, intention and behavior: An introduction to theory and research.

Fitrianah, D. &. (2012). Audit Sistem Informasi/Teknologi Informasi dengan kerangka COBIT untuk Evaluasi Manajemen Teknologi Informasi di Universitas XYZ.

Ghozali, I. (2011). Structural Equation Modeling, Metode Alternatif dengan Partial Least Square.

Gupta, A. K. (2000). Knowledge Management’s Social Dimension: Lesson From Nucor Steel.

Karahanna, E. S. (1999). Information Technology Adoption Accross Time: A Cross-sectional Comparison of Pre-Adoption and Post-Adoption Beliefs.

Konsultanstatistik. (2009). Partial least square. Dipetik Maret 10, 2016, dari Konsultanstatistik: http://www.konsultanstatistik.com/2009/03/partial-least-square. html

Maharsi, S. &. (2007). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah menggunakan Internet Banking dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model.

Maier, R. (2007). Knowledge Management Systems Information and Communication Technologies for Knowledge Management. 3rd Edition.

Malone, M. L. (1991). Computers, Networks, and Corporation.

Mihadi, Y. (2008). Analisis TAM terhadap Implikasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) di Indonesia (Studi Empiris pada KUKM peserta UG-ICTA 2008).

Money, W. &. (2004). Application of the Technology Acceptance Model to a Knowledge Management System.

Ong, C.-S. L.-Y.-M.-W. (2005). An Understanding of power issues influencing employees’ acceptance of KMS: an empirical study of Taiwan semiconductor manufacturing companies.

Sugiyono. (2003). Statistika untuk penelitian (edisi pertama).

Tangke, N. (2004). Analisa Penerimaan Teknik Audit Berbantuan Komputer (TABK) dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) pada badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI.

Taylor, S. &. (1955). Understanding Information Technology Usage: A test of competing models.

Triantono, H. (2007). Kebijakan Keamanan dengan standar BS 7799/ISO 17799 pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Wired. (2010). The Psychology of power. Dipetik Februari 11, 2016, dari Wired: http://www.wired.com/2010/08/the-psychology-of-power/



DOI: https://doi.org/10.22146/teknosains.36411

Article Metrics

Abstract views : 200

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Feby Artwodini Muqtadiroh, Amna Shifia Nisafani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




Copyright © 2019 Jurnal Teknosains     Submit an Article        Tracking Your Submission


Editorial Policies       Publishing System       Copyright Notice       Site Map       Journal History      Visitor Statistics     Abstracting & Indexing