IMPOSSIBLE MODERNISM: T.S. ELIOT, WALTER BENJAMIN, AND THE CRITIQUE OF HISTORICAL REASON (2016)

https://doi.org/10.22146/poetika.17533

Jeffrey Willever Jacobson(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Robert S. Lehman, dalam bukunya Impossible Modernism: T.S. Eliot, Walter Benjamin, and the Critique of Historical Reason (2016), memosisikan dirinya sebagai sarjana 'modernis tradisional'. Lehman menyatakan bahwa bukunya mengemukakan "suatu interpretasi atas modernisme Eropa". Namun, Lehman menemukan potensi dalam pemikiran Eliot dan Benjan untuk suatu kritik atas apa yang dia anggap sebagai "titik buta" kajian modernis baru, yakni, historisismenya.


Keywords


Lehman, Posmodernisme, modernisme tradisional, historisisme




DOI: https://doi.org/10.22146/poetika.17533

Article Metrics

Abstract views : 3050 | views : 693

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Poetika : Jurnal Ilmu Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Poetika : Jurnal Ilmu Sastra Indexed by:

Indonesia One SearchGoogle ScholarIndonesian Publication Index (IPI)Crossref 

Registered number ISSN 2338-5383 (print) ; 2503-4642 (online)


supervised by 

 

free
web stats View My Stats