Apeksifikasi dan restorasi veneer direk resin komposit pada insisivus sentralis maksila

https://doi.org/10.22146/mkgk.65656

Pita Adinegara(1), Tunjung Nugraheni(2*)

(1) rogram Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(2) Departemen Konservasi Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Trauma pada gigi permanen immature dengan pulpa terbuka dapat menyebabkan inflamasi pulpa akibat terjadi perubahan sirkulasi darah pulpa, yaitu terjadi dilatasi pembuluh darah kapiler, diikuti edema pulpa. Laporan kasus ini bertujuan untuk memaparkan keberhasilan penggunaan MTA (Mineral Trioxide Aggregate) sebagai bahan apeksifikasi, dilanjutkan restorasi veneer direk resin komposit pada gigi insisivus sentralis kanan dan kiri maksila. Pasien wanita berusia 19 tahun dirujuk ke RSGM Prof. Soedomo oleh dokter gigi sebelumnya untuk merawatkan gigi depan atas yang patah 10 tahun yang lalu karena terbentur benda keras. Seminggu yang lalu gusi pada gigi tersebut bengkak dan sakit. Berdasarkan pemeriksaan subjektif, objektif, dan radiografis ditetapkan diagnosis gigi insisivus sentralis kanan maksila dan gigi insisivus sentralis kiri maksila adalah fraktur Ellis Kelas I, nekrosis pulpa disertai abses periapikal dan apeks terbuka. Rencana perawatan pada kasus ini yaitu dilakukan trepanasi,preparasi saluran akar teknik konvensional, apeksifikasi dengan MTA, obturasi dengan guta perca, dan dilanjutkan restorasi veneer direk resin komposit sesuai analisis estetik serta hasil mock up. Prognosis kasus ini adalah baik. Hasil evaluasi klinis pasca perawatan, pasien menyatakan tidak ada keluhan bengkak dan sakit, serta merasa puas dengan perawatan yang telah dilakukan. Kesimpulan hasil perawatan yaitu tindakan apeksifikasi dengan MTA dapat mempersingkat waktu kunjungan karena terbentuknya barier apikal, sehingga restorasi akhir dapat segera dilakukan.

Keywords


apeksifikasi; analisis estetik; Mineral Trioxide Aggregate (MTA); mock up; veneer direk resin komposit

Full Text:

PDF


References

Henrique D, Lúcio M, Carlos J, Secco D, Souza-gabriel AE, Souza-gabriel AE.

Functional-aesthetic treatment of crown fracture in anterior teeth with severe crowding. South Brazilian Dent J. 2012; 9(3): 328–333.

Chen YP, Jovani-Sancho M del M, Sheth CC. Is revascularization of immature permanent teeth an effective and reproducible technique? Dent Traumatol. 2015; 31(6): 429–436.

Walton RE & Torabinejad M. Prinsip dan Praktik Ilmu Endodonsia. Ed.3. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2008. 435.

Wen PH, Liou JU, Duh, BR. Apexification of nonvital immatur mandibular premolars using two different technique. Journal of Dental Sciences. 2009; 4(2): 96-101.

Maggi C, Silveira M, Cilene C, Sebrão N, Soares L, Vilanova R, et al. Case Report Apexification of an Immature Permanent Incisor with the Use of Calcium Hydroxide: 16-Year Follow-Up of a Case. Hindawi (2015). 2015.

Hargreaves KM & Cohen S. Cohen’s Pathways of The Pulp. 10th ed. Elsevier; 2011. 632, 755, 780.

Ricketts D & Bartlett D. Advanced operative dentistry a practical approach. Churcill Livingstone; 2011. 94.

Jais PS, Shah RP, Sinhal TM. Direct composite veneers an aesthetic alternative: case series with one year follow up. 2016; 15(1): 78–82.

Tarigan R. Perawatan pulpa gigi (endodonti). Edisi 2 (Revisi). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2006. 157.

Patel S, Duncan HF. Pittford Problem-Based Learning dalam Endodontologi (terj.). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2011. 72.

Banerjee A. Essentials of esthetic dentistry minimally invasive esthetics. Vol 3. Elsevier. 2015. 102-107.

Mclaren E a, Culp L. Smile Analysis. J Cosmet Dent. 2013; 29(1): 94–108.

Robinson S, Nixon PJ, Gahan MJ, Chan MFWY. Techniques for restoring worn anterior teeth with direct composite resin. Dent Update. 2008; 35(8): 551–2, 555–8.

Rotstein I, Ingle Jl. Ingle's Endodotics 7. PMPH USA. Raleigh North Carolina; 2019. 924.

Berman LH, Blanco l, Cohen S. A Clinical guide to dental traumatology. Mosby Elsevier; 2007. 31.



DOI: https://doi.org/10.22146/mkgk.65656

Article Metrics

Abstract views : 1621 | views : 6746

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Currently, Majalah Kedokteran Gigi Klinik indexed by:


View my stats

site
stats