Strategi Peningkatan Pendapatan Petani Kopi Menggunakan Analisis Rantai Nilai dan Sumber Penghidupan

https://doi.org/10.22146/mgi.33424

Abdur Rofi(1*)

(1) Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Kopi merupakan komoditas global yang dengan nilai tambah dan potensi ekspor untuk negara-negara penghasil kopi. Sektor kopi Indonesia didominasi oleh produsen kecil. Pulau Flores- Propinsi Nusa Tengga Timur termasuk di Desa Baofeo, dikenal sebagai penghasil kopi berkualitas tinggi namun produksinya rendah. Studi ini bertujuan untuk mengkaji strategi peningkatan pendapatan petani kopi di Desa Baofeo.  Analis rantai nilai dan sumber penghidupan digunakan dalam studi ini. Data-data dikumpulkan melalui wawancara dengan pelaku budi daya di dalam rantai nilai, FGD, dan workshop validasi dengan stakholder terkait.  Penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan petani Boafeo dari kopi masih tergolong rendah. Rendahnya penghasilan ini disebabkan oleh produktivitas yang rendah rendah (300kg/ha) dibandingkan dengan potensi yang dapat dicapai (1.000 kg/ha) dan rendahnya harga jual kopi. Industri pengolahan yang ada di desa belum memberikan kontribusi terhadap perbaikan harga biji kopi petani, dan keberadaan pasar kopi spesial dengan harga yang baik di Flores belum dapat diakses oleh petani.

Keywords


Pendapatan; Petani Kopi; Rantai Nilai; Sumber Penghidupan

Full Text:

PDF


References

Agergaard, Jyte, Niels Fold, and Katherine V Gough (2009). Global-Local Interactions: Sociaeconomic and Spatial Dynamics in Vietnam’s Coffe Frontier. The Geoprgapical Journal, Vol 175 No 2, June 2009, Hal 133-145

Bolwig s, Ponte S, Du Toit A, Riisgaard L dan Halberg N (2008). Integrating Poverty, Gender and Enviromental Concerns Into Value Chain Analysis. A Conspetual Framework and Lessons for Action Research. DIIS Working Paper No 2008/16

DFID (2000). Sustainable Livelihoods Guidance Sheets. Department for International Development. http://www.livelihoods.org/info/info_ guidance sheets.html

DFID dan SCD. 2008. The Operational Guide for the Making Markets Work for the Poor (M4P) Approach. UK Department for International Development (DFID) and the Swiss Agency for Development and Cooperation (SDC)

Fold N dan Gough K V (2008). From Smallholders to Transnationals: The Impact of Changing Consumer Preferences in the UE on Ghana’s Pineapple Sector. Geoforum, No 39, Hal 1687-1697.

ICO, 2016. Annual Review 2014 - 2015. International Coffe Organization. London W1T 3DD • United Kingdom

____ 2017. Annual Review 2015 - 2016. International Coffe Organization. London W1T 3DD • United Kingdom

ILO (2015). Value Chain Development For Decent Work: How To Create Employment And Improve Working Conditions In Targeted Sectors. International Labour Office.- 2nd ed. - Geneva: ILO

Kaplinsky and Mike Morris (2003), A Handbook For Value Chain Research, IDRC

Oxfam (2002). The Impact of The Global Coffee Trade on Dak Lak Province, Vietnam: Analysis and Policy Recomendations Oxfam Great Britain, Oxfam Hong Kong, ICARD

Pemerintah Desa Boafeo (2016), Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa ( LKPPD ) Kepala Desa Boafeo Tahun Anggaran 2016. Kantor Pemerintah Desa Boafeo.

Pimbert M P, Thomshon J dan Vorley W T (2001). Global Restructuring, Agri-food Systems and Livelihoods .IIED Sate-keeper Series No.100

Pusdatin (2016)  Outlook Kopi Komoditas Pertanian Sub-Sektor Perkebunan 2016, Sekjen, Kementrian Pertanian

Rofi, Abdur (2016). Longitudinal Livelihood Study: A Case Study of Traditional Weavers in Grogol Village, Weru Subdistrict, Sukoharjo Regency, Central Java. Advance in Sosial Science, Education and Humanities Research, Volume 79. 1 st International Conference on Geography and dication 2016. Hal 196-200

Rubiyo, Budi Martono dan Dani (2013). Perakitan Teknologi Untuk Peningkatan Produksi Dan Mutu Hasil Perkebunan Kopi Rakyat  dalam Penguatan Inovasi Teknologi Mendukung Kemandirian Usahatani Perkebunan Rakyat (editor Karmawati dkk). Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementrian Pertanian

Twine, Wayne (2013) Multiple Strategies For Resilient Livelihoods In Communal Areas of South Africa, Afr J Range Forage Sci. Apr; 30(1-2): 39–43.

Weijers, P., K.B. Amin Raj and M. Rahman (2006).Value-chain Assessment for the Jute Sector in Bangladesh. GTZ-PROGRESS, SEBA Ltd



DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.33424

Article Metrics

Abstract views : 2413 | views : 5217

Refbacks





Copyright (c) 2018 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI