Membangun Metode Identifikasi Longsor Berbasis Foto Udara Format Kecil di DAS Bompon, Magelang, Jawa Tengah

https://doi.org/10.22146/mgi.15640

Heni Masruroh(1*), Junun Sartohadi(2), Anggri Setiawan(3)

(1) 
(2) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah (1) membangun metode interpretasi foto udara format kecil untuk identifikasi longsor di DAS Bompon; (2) melakukan pemetaan kerawanan longsor berbasis hasil interpretasi foto udara format kecil dan berbasis analisis DEM TerraSAR.Metode penelitian yang digunakan yaitu (1) identifikasi longsor berdasarkan interpretasi foto udara format kecil secara visual 0n-screen 2D dengan teknik langkah demi langkah (stepwise method); (2) penyusunan peta kerawanan longsor menggunakan metode Frequency Ratio (FR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto udara format kecil berdasarkan kenampakan objek dapat digunakan untuk identifikasi longsor. Teknik identifikasi longsor menggunakan teknik langkah demi langkah (stepwise method). Identifikasi longsor menggunakan teknik langkah demi langkah dilakukan secara sistematis dan tidak dapat dibolak balik berdasarkan kenampakan objek pada foto udara format kecil. Kenampakan objek foto udara format kecil untuk identifikasi longsor, yaitu: i) tutupan lahan, ii) bidang gawir longsor, iii) bentuk longsor, iv) erosi parit, v) asosiasi jalan dan vi)asosiasi sungai. Unsur interpretasi yang digunakan untuk identifikasi longsor, yaitu: rona/warna, bentuk, asosiasi, pola, bayangan, dan tinggi. Hasil uji akurasi inventori longsor berdasarkan interpretasi foto udara format kecil dengan inventori longsor survei lapangan, yaitu 90%. Persentase kelas kerawanan tinggi (27.43%), kelas kerawanan sedang (52.13%) dan kelas kerawanan rendah (20.44%). Nilai uji validitas peta kerawanan longsor menggunakan success rate, yaitu 74%.

 


Keywords


foto udara format kecil; kerawanan; kunci interpretasi; longsor



References

Aber, J., Marzolf, I., dan Ries, J. (2010). Small Aerial Photography Principles, Technique, and Geoscience Applications. Oxford: Elsevier. BNPB. (2015). Data Kejadian Bencana Tanah Longsor. Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional. Diakses 16 September 2015 dari http://dibi.bnpb.go.id. Carrara, A., Cardinali, M., Guzzetti, F., dan Reichenbach, P. (1995). GIS Technology in Mapping Landslide Hazard. In: Carrara, A. and Guzzetti, F. (eds.), Geographical Information Systems in Assessing Natural Hazards, 135– 175. Fiorucci., Cardinali.,C., Rossi., Mondini., Santurri., Ardizzone.,dan Guzzeti. (2011). Seasonal Landslide Mapping and Estimation of Landslide Mobilization Rates Using Aerial and Satellite Images. Geomorphology, 59-70. Hadmoko, D. S., Lavigne, F., Sartohadi, J., Hadi, P., dan Winaryo. (2010). Landslide Hazard and Risk Assessment and Their Application in Risk Management and Landuse Planning in Eastern flank of Menoreh Mountains, Yogyakarta Province, Indonesia. Natural Hazard. 54, 623-642 Marfai, M. A., King, Lorenz., Singh, P.L., Mardiatno, D., Sartohadi, J., Hadmoko, D.S., dan Dewi, A. (2008). Natral Hazard in Central Java Province, Indonesia: an overview. Environmental Geology, 335-351. Nichol, J. S., Shaker, Ahmed., dan Wong, S (2006). Application of high resolution stereo satellite images to detailed landslide hazard assessment. Geomorphology, 1-8. Panizza, M. (1996). Environmental Geography.The Netherland: Elsevier Science. Rossiter, D. G. (1999). Soil Geographic Databases. Lecture Note International Institute for Aerospace Survey & Earth Sciences (ITC), 1-42. Samodra, G. (2014). Development of Risk Analysis Technique and Its Application to Geo Disaster Management in Indonesia. Dissertation. Japan: Kyusu University. Sartohadi, J. (2008). The landslide Distribution in Loano Sub District Purworejo District, Central Java Province, Indonesia. Forum Geografi. 22 (2), 129-144. Strozzi, T., Ambrozzi, C., dan Raetzo, H. (2013). Interpretation of Aerial Photograph and Satellite SAR Interferometry for The Inventory of Landslide. Remote Sensing, 2554-2570. Sutanto. (1986). Penginderaan Jauh Jilid I. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Van Westen., Mantovani, Fransco., dan Soeters, R. (1996). Remote Sensing Technique for Landslide Studies and Hazard Zonation in Europe. Geomorphology, 213-255.



DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.15640

Article Metrics

Abstract views : 2474 | views : 2209

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI