Pemanfaatan Citra Multi-Functional Transport Satellite untuk Estimasi Petir di Wilayah Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dan Juanda Surabaya

https://doi.org/10.22146/mgi.15638

Defri Mandoza(1*), Hartono Hartono(2), Sigit Heru Murti(3)

(1) 
(2) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Indonesia merupakan wilayah tropis yang memiliki jumlah kejadian petir yang cukup tinggi dan memiliki resiko yang tinggi terhadap bencana yang disebabkan oleh petir. Oleh karena itu informasi yang tepat dan akurat tentang terjadinya petir sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya pengguna transportasi udara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengolahan pada data citra satelit MTSAT dan memanfaatkannya sebagai parameter untuk mengestimasi petir. Dalam menentukan seberapa kuat hubungan SPA terhadap intensitas petir harian digunakan metode korelasi dan untuk menentukan nilai threshold SPA menggunakan data SPA minimum dan SPA rata-rata dari seluruh data SPA yang diolah pada saat terjadi petir. Metode statistik Critical Succes Index (CSI), False Alarm Rate (FAR), Probability of Detection (POD) dan Percent Correct (PC), digunakan dalam mengevaluasi tingkat akurasi estimasi petir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan nilai SPA terhadap jumlah petir adalah cukup kuat, yaitu semakin rendah nilai SPA maka jumlah petir cenderung semakin meningkat. Pengolahan data SPA menghasilkan nilai threshold SPA untuk estimasi petir sebesar -41oC dan -67oC. Evaluasi estimasi petir menggunakan threshold SPA -41oC dan -67oC menghasilkan akurasi masing-masing sebesar 32% dan 65%. Tingkat akurasi estimasi petir menggunakan threshold SPA -67oC lebih tinggi dibandingkan menggunakan threshold SPA -41 oC. Berdasarkan hasil penelitian inidiketahui bahwa petir hanya terjadi pada nilai SPA yang lebih rendah dari -41oC, dan petir yang paling banyak terjadi adalah pada nilai SPA dalam rentang -65oC s/d -80oC

Keywords


citra satelit MTSAT; estimasi petir; nilai SPA; threshold SPA



References

Avia dan Haryanto. (2013). Penentuan Suhu Threshold Awan Hujan di Wilayah Indonesia berdasarkan Data Satelit MTSAT dan TRMM. Jurnal Sains Dirgantara. 10(2), 82-89. Harjana, T. (2007). Estimation of Spatial/Temporal Variations of Rainfall Over Indonesia Maritime Continent Using Satellite IR Data. Dissertation. Kobe University. Molinie, G. dan Jacobson, A. R. (2003). Cloud-to-ground lightning and cloud top brightness temperature over the contiguous United States. Space and Atmospheric Sciences Group. New Mexico, USA: Los Alamos National Laboratory Septiadi, D. (2015). Analisis Kelistrikan Atmosfer (Studi Kasus : Hilangnya Pesawat Airasia QZ8501). Seminar Nasional Untuk Meteorologi Penerbangan. Swarinoto Y. S. (2009). Validasi Spasial Data Estimasi Suhu Udara Turunan Dari CitraSatelit Landsat7-ETM+ Terhadap Data Observasi Stasiun Cuaca/Iklim Darat (KasusProvinsi Jawa Barat Bagian Selatan). Jurnal Agroklimatologi. IPB, Bogor. Swarinoto Y. S. dan Husain. (2012). Estimasi Curah Hujan Harian Dengan Metode Auto Estimator (Kasus Jayapura dan sekitarnya). Jurnal Meteorologi Dan Geofisika. 13(1), 53-61. Zoro, R. (1999). Karakteristik Petir dan Elemen Cuaca Daerah Tropis, Kasus di Gn. Tangkuban Perahu. Disertasi. Bandung. Program Pasca Sarjana Institut Teknologi Zoro, R. (2009). Induksi Dan Konduksi Gelombang Elektromagnetik Akibat Petir Pada Jaringan Tegangan Rendah. Makalah Institut Teknologi Bandung. 13(1), 25-32.



DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.15638

Article Metrics

Abstract views : 721 | views : 418

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI