Identifikasi Ketidaksesuaian Peruntukan Ruang Kawasan Lindung Sempadan Sungai Pedindang di Kota Pangkalpinang

https://doi.org/10.22146/mgi.15631

Agung Ferianda(1*), Bakti Setiawan(2)

(1) 
(2) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini tentang ketidaksesuaian area sungai pada kawasan lindung di Sungai Pedindang, Kota Pangkalpinang. Tujuan dari penelitian adalah (1) untuk mengindentifikasi ketidaksesuaian penggunaan kawasan lindung sempadan sungai; (2)  untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaksesuaian penggunaan kawasan lindung sempadan sungai; (3) untuk mengetahui distribusi ketidaksesuaian penggunaan kawasan lindung sempadan sungai di Sungai Pedindang, Kota Pangkalpinang. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus. Lokasi yang dipilih berkaitan dengan ketidaksesuaian penggunaan sempadan sungai yang ditemukan di Sungai Pedindang, Kota Pangkalpinang. Penelitian ini difokuskan pada ketidaksesuaian kawasan lindung sepanjang sungai. Survei dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat ketidaksesuaian penggunaan kawasan lindung di sempadan Sungai Pedindang, Kota Pangkalpinang. Penggunaan kawasan lindung yang tidak sesuai didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2012 tentang RTRW dari Kota Pangkalpinang, untuk ruang terbuka hijau atau inspeksi jalan pada area terbangun. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaksesuaian penggunaan kawasan lindung di sungai Pedindang diantaranya (a) ketersediaan fasilitas di sekitar sempadan sungai, (b) tingkat keamanan lokasi, (c) tingginya tingkat pendapatan daerah perkotaan, (d) jumlah kesempatan kerja besar, dan (e) kedekatan dengan tempat bekerja. (3) Distribusi ketidaksesuaian di kawasan lindung sempadan sungai ditemukan di daerah tengah arus sungai yaitu daerah pusat Kota Pangkalpinang dengan populasi yang sangat padat.


Keywords


ketidaksesuaian tata ruang; sempadan sungai; sungai



References

Bappeda Kota Pangkalpinang. (2002). Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pangkalpinang Tahun 2002-2012. Bappeda Kota Pangkalpinang. Bappeda Kota Pangkalpinang. (2011). Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pangkalpinang Tahun 2011-2030. Bappeda Kota Pangkalpinang. Bijuri. (2005). Analisis Perubahan Pemanfaatan Lahan Pada Kiri Kanan di Sepanjang Jalan Arteri Antara Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru. Tesis. Yogyakarta : Magister Perencanaan Kota dan Daerah, Universitas Gadjah Mada. Bintarto. (1977). Interaksi Desa-Kota dan Permasalahannya. Jakarta : Ghalia Indonesia. Badan Pusat Statistik Kota Pangkalpinang. (2006). Pangkalpinang dalam Angka Tahun 2005. BPS Kota Pangkalpinang. Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2006). Pangkalpinang dalam Angka Tahun 2005. BPS Kota Pangkalpinang. Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2010). Pangkalpinang dalam Angka Tahun 2009. BPS Kota Pangkalpinang. Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (2014). Pangkalpinang dalam Angka Tahun 2013. BPS Kota Pangkalpinang. Branch, Melvilli C. (1996). Perencanaan Kota Komprehensif (terjemahan). Yogyakarta : Gadjah MadaUniversity Press. Budihardjo, Eko. (1997). Arsitektur Pembangunan dan Konservasi. Jakarta : Jambatan. Chapin. F. S & Kaiser E. J. (1979). ”Urban Land Use Planning”, Third. David Krech dan Richard S. Cruthfield. (1948; 1968). Faktor-Faktor yang Menentukan dalam Proses Presepsi. Makalah Psikologi Pengertian Presepsi. Jakarta Ester, R. K. (2006). Evaluasi Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Aktual Terhadap Rencana Umum Tata Ruang Kota Medan, Periode 1991 – 2005 (Pada Wilayah Pengembangan Dan Pembangunan Pusat Kota). Skripsi. Yogyakarta : Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Freeman. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach on community Development. Edisi July. USA : Boston. Hermit, Herman. (2008). Pembahasan Undang Undang Penataan Ruang (UU No.26 Tahun 2007). Bandung : Mandar Maju. Jayadinata. Tata Guna Tanah Dalam Perencanaan Desa, Perkotaan dan Wilayah. Bandung : Institut Teknologi Bandung. Kodoatie. 2003. Manajeman dan Rekayasa Infrastruktur. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. Maryono, Agus. (2014). Pengelolaan Kawasan Wilayah Sempadan. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press. Mudadtzir. (2002). Kajian Dampak Lingkungan Penyimpanan Peruntukan Ruang Tahun 1997-2002 Menurut RTRK Benteng Tahun 1997-2007 Kbupaten Selayar Sulawesi Selatan. Tesis. Yogyakarta : Magister Pengelolaan Lingkungan, Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Ridwansyah, T. (2000). Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Tataruang di Kota Kendari. Tesis. Yogyakarta : Magister Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada. Ritohardoyo, Su. (2008). Garis Besar Perkuliahan Teori Keruangan. Yogyakarta : Fakultas Geografi, Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Gadjah Mada. Yunus, H. S. (2005). Manajemen Kota Prespektif Spasial. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset. Yunus, H. S. (2005). Klasifikasi Kota. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset. Yunus, H. S. (2008). Dinamika Wilayah Peri Urban, Faktor Penentu Masa Depan Kota. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Offset. Peraturan Perundang-undangan Undang Undang Nomor 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Undang Undang Nomor 27 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Undang Undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai. Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 327/KPTS/M/2002 tentang Penetapan Enam Pedoman Bidang Penataan Ruang. Perda No 4 Tahun 2002 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Pangkalpinang Municipality Tahun 2002-2012. Perda No 5 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No 14 Tahun 2002 Tentang Pengawasan, Pengendalian Kawasan Lindung dan Konservasi Sumber Daya Alam. Perda No 1 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Teritorial di Kota Pangkalpinang Tahun 2011 – 2030.



DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.15631

Article Metrics

Abstract views : 1563 | views : 763

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI