ANALISIS KELAYAKAN TAPAK RENCANA SABO MELALUI FOTO UDARA, STUDI KASUS SUNGAI LOGAWA

https://doi.org/10.22146/mgi.13208

Bambang Sudarsono(1*),

(1) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK Sabo merupakan bangunan melintang ditubuh sungai. Sabo sangat vital dalam mengendalikan lajunya sedimen hasil luapan material vulkanik dari sebuah gunungapi aktif. Sabo berfungsi juga untuk melindungi lingkungan alam dan fasilitas umum yang ada di sekitar dan sepanjang aliran sungai dari kerusakan akibat aliran material vulkanik tersebut. Artikel ini bermaksud mengungkapkan penggunaan peranan foto udara yang berskala menengah (1:50.000) dan dengan keterbatasannya, masih dapat dimanfaatkan sebagai media analisis kelayakan suatu tapak Sabo. Dalam upaya memilih lokasi yang paling sesuai dari beberapa alternative tapak Sabo, sering dihadapkan pada masalah sulitnya menelusuri medan. Topografi terjal dan kenampakan geografis yang kompleks dapat ditanggulangi melalui analisis foto udara, sehingga secara selektif dapat dilakukan pengamatan seperlunya.


Keywords


foto udara; sabo; Sungai Logawa; tingkat kelayakan tapak




DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.13208

Article Metrics

Abstract views : 39

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Majalah Geografi Indonesia Indexed by:

ISJDIndonesian Publication Index Indonesia One Search SINTA  CROSSREF

 

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

MAJALAH GEOGRAFI INDONESIA

2014@ Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada and The Indonesian Geographers Association

  Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Statistik MGI