Pengelolaan Sumberdaya Air untuk Pengembangan Pariwisata di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta

https://doi.org/10.22146/mgi.13120

Roland Sinulingga(1*), Muhammad Baiquni(2), Setyawan Purnama(3)

(1) Magister Perencanaan dan Pengelolaan Pesisir Daerah Aliran Sungai, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(2) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(3) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk (a) menganalisis kondisi ketersediaan air di Pulau Pari, (b) menganalisis kondisi kualitas air di Pulau Pari, (c) menganalisis kebutuhan air dan proyeksinya untuk masa yang akan datang di Pulau Pari, dan (d) merumuskan strategi pengelolaan sumberdaya air untuk pariwisata di Pulau Pari. Metode penelitian terdiri atas perhitungan neraca air, kebutuhan air, metode geometrik, analisis deskriptif, dan analisis SWOT. Pengambilan sampel air dan penduduk menggunakan metode purposive, sedangkan sampel wisatawan menggunakan metode accidental random sampling. Hasil akhir penelitian ketersediaan airtanah di Pulau Pari sebesar 290000,48 m3/tahun. Kualitas airtanah di lokasi penelitian tergolong baik. Besarnya kebutuhan air tahun 2013 sebesar 46381,947 m3/tahun. Pada tahun 2018 menjadi 54443,953 m3/tahun dan pada tahun 2023 mengalami peningkatan menjadi 63548,472 m3/tahun. Prioritas utama strategi pengelolaan sumberdaya air untuk pariwisata yaitu membuat kebijakan pembatasan pengunjung agar kelestarian pulau dan sumberdaya air tetap terjaga.

 

ABSTRACT This study aims to (a) analyze water availability conditions in Pari Island, (b) analyze the water quality conditions in Pari Island, (c) analyze water demand and water projections for the future in Pari Island, and (d) formulate strategies management water resources for tourism in Pari Island. The research method consists of the calculation of the water balance, water requirements, geometric methods, descriptive analysis, and SWOT analysis. Water sampling and settlement using purposive method, tourist’s samples using accidental random sampling. The final results of The amount of soil water availability in Pari Island of 290000,48 m3 / year. Groundwater quality in the study area are classified as good. The amount of water demand in 2013 amounted to 46381,947 m3 / year. In 2018 became 54443,953 m3 / year and in 2023 increased to 63548,472 m3 / year. First priority water resource management strategy for tourism is make a visitor restriction policies for sustainability of water resources of the island and can make environment maintained.


Keywords


analisis SWOT; pariwisata; pengelolaan; Pulau Pari; sumberdaya air; SWOT analysis; tourism; management; Pari Island; water resources




DOI: https://doi.org/10.22146/mgi.13120

Article Metrics

Abstract views : 2331 | views : 1056

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Geografi Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


 

Accredited Journal, Based on Decree of the Minister of Research, Technology and Higher Education, Republic of Indonesia Number 30e/KPT/2018

Volume 31 No 2 the Year 2017 for Volume 35 No 2 the Year 2021

ISSN  0215-1790 (print) ISSN 2540-945X  (online)

 

website statistics Statistik MGI