Perbedaan Efektifitas Terapi Eritropoetin Alfa dan Beta Pada Pasien Hemodialisis Reguler di RSUD Sidoarjo

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i1.71914

Renny Nurul Faizah(1*), Novianti Fatli Azizah(2), Hari Purwoko(3)

(1) Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo
(2) Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo
(3) Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo
(*) Corresponding Author

Abstract


Erythropoietin adalah langkah terakhir dalam pengobatan anemia yang disebabkan oleh penyakit ginjal kronis. Ada beberapa pilihan untuk eritropoietin rekombinan, yaitu eritropoietin alfa dan eritropoietin beta. Erythropoietin alfa dan beta adalah dua bentuk rhEPO yang memiliki urutan asam amino yang sama tetapi berbeda dalam rantai glikosilasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas eritropoietin alfa dan eritropoietin beta dengan mengamati peningkatan kadar hemoglobin pasien. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain pre-post-test pada 2 kelompok pasien yang mendapat terapi eritropoietin di Unit Hemodialisis. RSUD Sidoarjo periode September-Oktober 2019. Setiap kelompok diukur kadar Hbnya sebelum dan sesudah pemberian eritropoietin selama 1 bulan. Terdapat 52 responden yang memenuhi kriteria inklusi, dimana 29 pasien pada kelompok eritropoietin alfa dan 23 pasien pada kelompok eritropoietin beta. Rata-rata peningkatan Hb subjek yang menggunakan eritropoietin beta lebih besar daripada eritropoietin alfa. Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p=0,049 (p<0,05), artinya ada perbedaan yang signifikan antara perbedaan kadar Hb setelah eritropoietin alfa (0,02g/dl) dan eritropoietin beta (0,48g/dl ) dan tidak ada reaksi obat yang tidak diinginkan dari kedua kelompok penelitian.


Keywords


Eritropoietin alfa; Eritropoietin beta; anemia; penyakit ginjal kronis

Full Text:

PDF


References

Azmandian, J,, Abbasi, M,R,, Pourfarziani, V,, Nasiri, A,A,, Ossareh, S,, Jahromi, S,E,, Sanadgol, H,, Amini, S,,Farahani, A,S,, 2018, Comparing Therapeutic Efficacy and Safety ofEpoetin Beta and Epoetin Alfa in the Treatment of Anemia in End-Stage Renal Disease Hemodialysis Patients, Am J Nephrol ;48:251–259

Elmi, O,S,, Ghrayeb, F,A,W,, Meng, O,L,, Nadiah, W,, Noushad, M, and Kaur,G,, 2014, Effectof Erythropoietin on Haematological Parameters inChronicRenal Failure Patients Undergoing Dialysis in Malaysia, IMJM,

Elliott, S,, Pham, E,, and Macdougall, I, C,,2015, Erythropoietins: A Common Mechanismof Action, Experimental Hematology,; 36(12): 1573–84,

Greenbaum, L,A,, 2016, Anemia in Chronic Renal Disease, Pediatric Kidney Disease,vol, 57,1507-25, Henry Ford Health System. Chronic Kidney Disease, Clinical Practice Recomendations For Primary Care Physicians and Healthcare Providers. Divisions of Nephrology & Hypertension and General Internal Medicine ; 2011

Indonesian Renal Registry. 7th Report Of Indonesian Renal Registry; 2014

Jelkmann, W,,2011, Regulation of erythropoietin production, Journalof Physiology;589(Pt 6):1251-8, [MEDLINE: 21078592],

Johansen, K,L,, Finkelstein, F,O,, Revicki,D,A,, Evans, C,, Wan, S,, Gitlin, M, and Agodoa, I,L,,2012, Systematic review of theimpact of erythropoiesis-stimulating agents on fatigue in dialysis patients,Nephrol Dial Transplant,; 27(6): 2418–25,

KDIGO, 2012, Clinical Practice Guidelinefor Anemia in Chronic Kidney Disease ; 2: 283-7,

Loughnan, A,, Ali, G,R, and Abeygunasekara, S,C,,2011, Comparison of the Therapeutic Efficacy of Epoetin Beta and Epoetin Alfa in MaintenancePhaseHemodialysis Patients,Renal Failure, 33:3, 373-375, DOI: 10,3109/0886022X,2011,559675,

Locatelli, F,, Aljama, P, and Barany, P,, 2004, Erythropoietic proteins and antibody-mediated pure red cell aplasia: where are we now and where do we go from here? Nephrol Dial Transplant, 19:288–93,

Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI), 2001,Konsensus Manajemen Anemia Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik,

Stauffer, M,E, dan Fan, T,, 2014, Prevalence of Anemia in Chronic Kidney Disease in the United States, PloS One, 9(1): 2–5,

Suwitra, K,, Penyakit Ginjal Kronik, Dalam: I Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Simadibrata M, Setyohadi B, penyunting, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI, 2014;2161–67,

Syaiful, Y,, Rahmawati, R, danMaslachah, 2013,Recombinant Erythropoietin Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisa, Journals of Ners Community, Vol 4 No 2 p,136-142,

Ulya, I, Suryanto. Perbedaan kadar Hb pra dan post Hemodialisa pada Penderita Gagal Ginjal Kronis di RS PKU Muhamadiyah Yogyakarta. Mutiara Medika Vol 7 (1); 2007.

Weiss, M,J,,2014, New Insights IntoErythropoietin and Epoetin Alfa:Mechanisms of Action, Target Tissues, and Clinical Applications, Oncologist; 8 (Suppl 2): 18–29,



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i1.71914

Article Metrics

Abstract views : 816 | views : 416

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License