Peran Apoteker Klinis dalam Tim Onkologi Multidisiplin untuk Meningkatkan Keamanan Pengobatan

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i1.71912

Yovita Dianie Titiesari(1), Luh Nyoman Vidya Saraswati(2*)

(1) Rumah Sakit Khusus Kanker MRCCC Siloam Semanggi
(2) Rumah Sakit Khusus Kanker MRCCC Siloam Semanggi
(*) Corresponding Author

Abstract


Pendekatan multidisiplin sering kali digunakan dalam penanganan medis pada sekelompok pasien yang memiliki kompleksitas secara patogenesis maupun pengobatannya, salah satunya pada pasien kanker. Studi ini bertujuan untuk menentukan peranan apoteker klinis dalam tim onkologi multidisiplin. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif yang datanya diambil secara retrospektif di sebuah rumah sakit kanker di Indonesia. Intervensi yang dilakukan apoteker klinis terhadap masalah terkait obat (drug related problem/DRP) diklasifikasikan menggunakan PCNE Drug Related Problem versi 9.1. Tipe intervensi yang diberikan oleh apoteker klinis kemudian dikelompokkan sesuai klasifikasi yang diajukan oleh Allenet et al. Klasifikasi ini telah tervalidasi untuk mendokumentasikan intervensi oleh apoteker klinis yaitu penambahan obat baru, penghentian obat, penggantian obat, penggantian rute administrasi obat, pemantauan obat, optimasi mode administrasi dan penyesuaian dosis. Terdapat 148 intervensi yang dilakukan oleh apoteker klinis dari 146 masalah terkait obat yang ditemukan, 79,7% dari intervensi tersebut ditujukan langsung kepada dokter penulis resep. Intervensi yang paling sering diberikan oleh apoteker klinis yang penghentian terapi (45,9%), penyesuaian dosis (24,0%) dan penggantian terapi (8,2%). Dokter sebagai penulis resep menerima dengan baik intervensi yang diberikan dan mengimplementasikan intervensi tersebut
secara penuh pada 89,7% kasus. Apoteker merupakan bagian penting dalam tim multidisiplin
onkologi yang berperan aktif dalam mendeteksi dan juga mengusulkan intervensi untuk mengurangi masalah terkait obat dan meningkatkan keamanan obat. Tingginya tingkat penerimaan intervensi menunjukkan bahwa intervensi yang diberikan oleh apoteker klinis sangatlah efektif dalam pengobatan pasien.


Keywords


apoteker; keamanan obat; onkologi

Full Text:

PDF


References

Allenet, B., Bedouch, P., Rose, F. X., Escofier, L., Roubille, R., Charpiat, B., Juste, M., & Conort, O. (2006). Validation of an instrument for the documentation of clinical pharmacists’ interventions. Pharmacy World & Science, 28(4), 181–188. https://doi.org/10.1007/s11096-006-9027-5

Boşnak, A. S., Birand, N., Diker, M., Abdi, A., & Başgut, B. (2018). The role of the pharmacist in the multidisciplinary approach to the prevention and resolution of drug-related problems in cancer chemotherapy. Journal of Oncology Pharmacy Practice, 25(6), 1312–1320. https://doi.org/10.1177/1078155218786048

Halli-Tierney, A. D., Scarbrough, C., & Carroll, D. (2019). Polypharmacy: Evaluating Risks and Deprescribing. American family physician, 100(1), 32–38.

Holle, L. M., Bilse, T., Alabelewe, R. M., Kintzel, P. E., Kandemir, E. A., Tan, C. J., Weru, I., Chambers, C. R., Dobish, R., Handel, E., Tewthanom, K., Saeteaw, M., Dewi, L. K. M., Schwartz, R., Bernhardt, B., Garg, M., Chatterjee, A., Manyau, P., Chan, A., . . . Goldspiel, B. R. (2021). International Society of Oncology Pharmacy Practitioners (ISOPP) position statement: Role of the oncology pharmacy team in cancer care. Journal of Oncology Pharmacy Practice, 27(4), 785–801. https://doi.org/10.1177/10781552211017199

International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences. (2020, January 30). Drug-Related Problems and Pharmacist Interventions in Inpatients with Chronic Kidney Disease | International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences. International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences - International Journal of Research in Pharmaceutical Sciences, Sponsored by JK Welfare & Pharmascope Foundation. https://pharmascope.org/index.php/ijrps/article/view/1921/3162#content/figure_refer ence_3

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Kucuk, E., Bayraktar-Ekincioglu, A., Erman, M., & Kilickap, S. (2019). Drug-related problems with targeted/immunotherapies at an oncology outpatient clinic. Journal of Oncology Pharmacy Practice, 26(3), 595–602. https://doi.org/10.1177/1078155219861679

M Segal, E., Bates, J., Fleszar, S. L., Holle, L. M., Kennerly-Shah, J., Rockey, M., & Jeffers, K. D. (2019). Demonstrating the value of the oncology pharmacist within the healthcare team. Journal of Oncology Pharmacy Practice, 25(8), 1945–1967. https://doi.org/10.1177/1078155219859424

Pharmaceutical Care Network Europe Association. (2020). PCNE Classification for Drug related problems V9.1. https://www.pcne.org/upload/files/417_PCNE_classification_V9-

_final.pdf

Su, Y. J., Yan, Y. D., Wang, W. J., Xu, T., Gu, Z. C., Bai, Y. R., & Lin, H. W. (2021). Drug-related problems among hospitalized cancer pain patients: an investigative single-arm intervention trial. Annals of Palliative Medicine, 10(2), 2008–2017. https://doi.org/10.21037/apm-20-1458



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v18i1.71912

Article Metrics

Abstract views : 650 | views : 274

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License