Evaluasi Luaran Klinis Terapi Antibiotik Pada Pasien Anak Dengan Diare di Rawat Inap RAUP Dr. Sardjito Yogyakarta

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v1i1.49512

Antonia Adeleide Anutopi(1), Ika Puspitasari(2*), Ida Safitri Laksanawati(3)

(1) Magister Farmasi Klinik, Farmasi UGM
(2) Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada
(3) 3Divisi Infeksi dan Tropis Departemen IKA Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada/ RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Diare merupakan kondisi dimana terjadi frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali dengan konsistensi feses cair. Terapi antibiotik dapat diberikan kepada pasien diare akibat infeksi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik empiris dan untuk mengetahui hubungan antara kesesuaian pemberian antibiotik empiris terhadap luaran klinis pada anak dengan diagnosis diare. Rancangan penelitian deskriptif-analitik dengan desain cohort retrospektif. Subyek penelitian yaitu anak dengan usia ≥2 bulan - <18 tahun yang di rawat inap di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta pada periode 1 Januari 2015 – 30 Juni 2019 dengan diagnosis diare persisten. Analisis data pada karakteristik subyek dilakukan secara deskriptif. Uji Chi-square digunakan untuk melihat hubungan antara kesesuaian penggunaan jenis antibiotik empiris dengan luaran klinis. Hasil penelitian menunjukkan adanya 38 pasien yang menggunakan antibiotik empiris selama periode dari 1 Januari 2015 – 30 Juni 2019. Terdapat 39 regimen yang masuk dalam kategori rasional menurut metode Gyssens. Terdapat hubungan yang signifikan antara rasionalitas penggunaan antibiotik empiris dengan luaran klinis pasien (p<0,05).

 

 


Keywords


diare; antibiotik empiris; Gyssens

Full Text:

PDF


References

American Pharmacists Association, 2017. Drug Information Handbook, 26th ed. Wolters Kluwer. ASHP, 2010. ASHP Statement on the Pharmacist’s Role in Antimicrobial Stewardship and Infection Prevention and Control. American Journal of Health-System Pharmacy 67, 575–577. Casburn-Jones, A.C., 2004. Management of infectious diarrhea. Gut 53, 296–305. Centers for Disease Control and Prevention, 2003. Managing Acute Gastroenteritis Among Children: Oral Rehydration, Maintenance, and Nutritional Therapy. MMWR 52, 1–13. Dinkes DI Yogyakarta, 2017. Profil Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta Tahun 2017. Guarino, A., Ashkenazi, S., Gendrel, D., Lo Vecchio, A., Shamir, R., Szajewska, H., 2014. European Society for Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition/European Society for Pediatric Infectious Diseases Evidence-Based Guidelines for the Management of Acute Gastroenteritis in Children in Europe: Update 2014. Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition 59, 132–152. https://doi.org/10.1097/MPG.0000000000000375 Hadi, U., Duerink, D.O., Lestari, E.S., Nagelkerke, N.J., Keuter, M., Huis in’t Veld, D., Suwandojo, E., Rahardjo, E., van den Broek, P., Gyssens, I.C., 2008. Audit of antibiotic prescribing in two governmental teaching hospitals in Indonesia. Clinical Microbiology and Infection 14, 698–707. Huryamin, R., 2013. Hubungan Pemberian Zinc (Zn) pada Anak Diare dengan Lama Rawat Inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. IDAI, 2013. Overview adolescent health problems and services. http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/overview-adolescent-health-problems-and-services. URL http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/overview-adolescent-health-problems-and-services Kemenkes RI, 2014. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. Kemenkes RI, 2011. Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Bakti Husada, Jakarta. Menkes RI, 2011. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/MENKES/PER/XII/2011 tentang Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Naibaho, F., 2018. Evaluasi Penggunaan Antibiotika pada Pasien Anak Diare dengan Gyssens di Instalasi Rawat Inap RSSV Singkawang. Sanata Dharma, Yogyakarta. Nurjannah, N., Sovira, N., Raihan, R., Yusuf, S., Anwar, S., 2016. Insidens Diare pada Anak dengan Pneumonia, Studi Retrospektif. Sari Pediatri 13, 169. Osatakul, S., Puetpaiboon, A., 2007. Appropriate use of empirical antibiotics in acute diarrhoea: a cross-sectional survey in southern Thailand. Annals of Tropical Paediatrics 27, 115–122. Purwaningsih, A., Rahmawati, F., Wahyono, D., 2015. Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien Pediatri Rawat Inap. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi 5, 211–218. Shane, A.L., Mody, R.K., Crump, J.A., Tarr, P.I., Steiner, T.S., Kotloff, K., Langley, J.M., Warren, C.A., Cheng, A.C., Cantey, J., Pickering, L.K., 2017. 2017 Infectious Diseases Society of America Clinical Practice Guidelines for the Diagnosis and Management of Infectious Diarrhea. CID XX, 1–36. Subdit Pengendalian Diare dan Infeksi Saluran Pencernaan Kemenkes RI, 2011. Situasi Diare di Indonesia: Pengendalian Diare di Indonesia. Buletin Jendela Data dan Informasi Kesehatan 1, 2, 6, 14–16. Torres-Espíndola, L.M., Demetrio-Ríos, J., Carmona-Aparicio, L., Galván-Díaz, C., Pérez-García, M., Chávez-Pacheco, J.L., Granados-Montiel, J., Torres-Ramírez de Arellano, I., Aquino-Gálvez, A., Castillejos-López, M.D.J., 2019. Comorbidity Index as a Predictor of Mortality in Pediatric Patients With Solid Tumors. Frontiers in Pediatrics 7. WHO, 2009. Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit. Depkes RI.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v1i1.49512

Article Metrics

Abstract views : 707 | views : 127

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

   
 
 
Creative Commons License