Pengaruh Home Pharmacy Care Terhadap Pengetahuan, Kepatuhan, Outcome Klinik Dan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v15i2.47623

Sad Widyastuti(1), Nanang Munif Yasin(2*), Susi Ari Kristina(3)

(1) Mahasiswa Magister Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada,
(2) Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi UGM
(3) Departemen Farmasetika, Fakultas Farmasi UGM
(*) Corresponding Author

Abstract


Pengetahuan dan kepatuhan pengobatan yang rendah menjadi salah satu faktor yang berperan dalam tidak terkontrolnya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  home pharmacy care terhadap tingkat pengetahuan, kepatuhan, outcome klinik, dan kualitas hidup pasien hipertensi peserta Prolanis.

Rancangan penelitian menggunakan kuasi ekperimental, dengan desain penelitian pretes-postes with control group. Bentuk home pharmacy care  berupa edukasi dan konseling  dengan alat bantu leaflet yang melibatkan pasien hipertensi peserta prolanis di Puskesmas Klaten yang masuk kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner HK-LS, ASRQ dan kuesioner SF-36. Untuk menganalisis antar variabel digunakan uji Mann-Withney.   

Dari total 78 responden terbagi menjadi 39 kelompok kontrol dan 39 kelompok intervensi. Setelah dilakukan Intervensi home pharmacy care menunjukan bahwa kelompok intervensi memiliki nilai yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi menunjukan ada peningkatan pengetahuan pasien dengan Δ3,2 dan (p=0,000), terjadi peningkatan kepatuhan dengan Δ-0,72 dan (p=0,000), terjadi penurunan tekanan darah sistolik dengan Δ–11,69 (p=0,000) dan Δ diastolik -7,56 dan (p=0,000) dan kualitas hidup pasien meningkat dengan nilai Δ2,17 nilai (p=0,001). Intervensi home pharmacy care memperbaiki semua aspek variabel yang diteliti dalam penelitian ini.


Keywords


hipertensi; tingkat pengetahuan; kepatuhan; outcome klinik; kualitas hidup

Full Text:

PDF


References

Baliz Erkoc, S., Isikli, B., Metintas, S., dan Kalyoncu, C., 2012. Hypertension Knowledge-Level Scale (HK-LS): A Study on Development, Validity and Reliability. International Journal of Environmental Research and Public Health, 9: 1018–1029. Depkes RI, 2008. Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Rumah (Home Pharmacy Care). Dewanti, 2015. Pengaruh Konseling dan Leaflet terhadap Efikasi Diri, Kepatuhan Minum Obat, dan Tekanan Darah Pasien Hipertensi di Dua Puskesmas Kota Depok. Jurnal Farmasi indonesia, 5: 33–40. Mangendai, Y., Rompas, S., dan Hamel, R.S., 2017. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS RANOTANA WERU 5: 8. Martins, B.P.R., Aquino, A.T. de, Provin, M.P., Lima, D.M., Dewulf, N. de L.S., dan Amaral, R.G., 2013. Pharmaceutical Care for hypertensive patients provided within the Family Health Strategy in Goiânia, Goiás, Brazil. Brazilian Journal of Pharmaceutical Sciences, 49: 609–618. Mathew, A. dan Paluri, V., 2016. A Study on Impact of Clinical Pharmacist Interventions on Relationship between Treatment Satisfaction and Medication Adherence in Hypertensive Patients. J. Pharm. Sci., 8: 8. Mulyasih, A.B., Wahyono, D., dan Pramantara, I.D.P., n.d. Pengaruh Konseling Apoteker Terhadap Hasil Terapi Pasien Hipertensi di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan 8. Peacock, E. dan Krousel-Wood, M., 2017. Adherence to Antihypertensive Therapy. Medical Clinics of North America, 101: 229–245. Rachmawati, Y. dan Perwitasari, D.A., 2014. Validasi Kuesioner SF-36 Versi Indonesia Terhadap PAasien Hipertensi di Puskesmas Yogyakarta 12. Ribeiro, C.D., Resqueti, V.R., Lima, I., Dias, F.A.L., Glynn, L., dan Fregonezi, G.A.F., 2015. Educational interventions for improving control of blood pressure in patients with hypertension: a systematic review protocol. BMJ Open, 5: e006583–e006583. Rikesdas, 2018. Rikesdas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Saleem, F., Hassali, M.A., Shafie, A.A., Ul Haq, N., Farooqui, M., Aljadhay, H., dkk., 2015. Pharmacist intervention in improving hypertension-related knowledge, treatment medication adherence and health-related quality of life: a non-clinical randomized controlled trial. Health Expectations, 18: 1270–1281. Schnipper, J.L., Kirwin, J.L., Cotugno, M.C., Wahlstrom, S.A., Brown, B.A., Tarvin, E., dkk., 2006. Role of Pharmacist Counseling in Preventing Adverse Drug Events After Hospitalization. Archives of Internal Medicine, 166: 565. Swandari, M.T.K., Sari, I.P., dan Kusharwanti, A.W., 2014. EVALUASI PENGARUH KONSELING FARMASIS TERHADAP KEPATUHAN DAN HASIL TERAPI PASIEN HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD CILACAP PERIODE DESEMBER 2013 - JANUARI 2014 4: 8. Ware, J.E. dan work(s):, C.D.S.R., 1992. The MOS 36-Item Short-Form Health Survey (SF-36): I. Conceptual Framework and Item Selection. Medical Care, 30: 473–483. Zeller, A., Schroeder, K., dan Peters, T.J., 2008. An adherence self-report questionnaire facilitated the differentiation between nonadherence and nonresponse to antihypertensive treatment. Journal of Clinical Epidemiology, 61: 282–288.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v15i2.47623

Article Metrics

Abstract views : 419 | views : 551

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

  
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.