Optimasi Formula Tablet Floating Famotidin Menggunakan Kombinasi Matriks Gum Xanthan dan Hidroksi Propil Metil Selulosa K100M

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v15i2.46878

Shelinia Prima Sari(1), Angi Nadya Bestari(2*), T. N. Saifullah Sulaiman(3)

(1) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Famotidin adalah obat antihistamin H2 yang digunakan dalam pengobatan penyakit tukak lambung (peptic ulcer), tukak duodenal, ataupun keadaan hipersekresi yang patologis. Tablet floating famotidin dapat meningkatkan bioavailabilitas dengan mempertahankan waktu tinggal tablet dalam lambung dan mendekatkan famotidin pada tempat absorpsinya pada lambung bagian atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimum HPMC K100M serta gum xanthan dan pengaruh variasi keduanya terhadap sifat fisik granul dan tablet floating famotidin. Pembuatan delapan formula tablet floating famotidin menggunakan metode granulasi basah. Respon formula optimum didapat dengan evaluasi granul dan sifat fisik tablet. Evaluasi granul meliputi uji sifat alir dengan metode kecepatan alir dan uji daya serap granul. Evaluasi tablet meliputi keragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, swelling index, floating lag time, total waktu floating, disolusi obat, dan penetapan kadar. Penentuan formula optimum menggunakan Design Expert versi 10.0.1. Peningkatan HPMC K100M meningkatkan daya serap granul, kekerasan tablet, dan swelling index secara signifikan. Peningkatan gum xanthan meningkatkan kecepatan alir granul, kerapuhan tablet, dan floating lag time secara signifikan. Kombinasi keduanya menurunkan persentase obat terdisolusi secara signifikan. Formula optimum tablet floating famotidin merupakan formula dengan kombinasi HPMC K100M sebesar 30% b/b dan gum xanthan sebesar 5% b/b.


Keywords


tablet floating; Famotidin; HPMC K100M; gum xanthan

Full Text:

PDF


References

Ajay Kumar, Ashni Verma, Geetika Sharma, Rupinder Saini, Shivani Sharma, Sukhdev Singh, Upendra K Jain, Mandeep Sharma., 2013, Formulation and Characterization of Effervescent Floating Matrix Tablets of Famotidine Hydrochloride, Asian Journal of Biomedical and Pharmaceutical Sciences 3 (25), 43-47. Akbar, H.F., Sugiyartono, dan Dwi Setiawan, 2012, Pengaruh Penambahan Manitol Terhadap Pelepasan Ranitidin HCl dari Tablet Floating dengan HPMC K100M Sebagai Matriks, PharmaScientia 1(1), 30-45. AOAC International, 2012, Appendix F: Guidelines for Standard Method Performance Requirements, dalam Latimer, G. W., Official Methods of Analysis of AOAC International, 1-17, Association of Official Analytical Chemists International, Rockville. Bomma R, 2009. Development and Evaluation of Gastroretentive Norfloxa-cin Floating Tablets, Acta Pharm 59(2), 211–221. Cahyo, Hadi, 2012, Optimasi Kombinasi Hidroksipropil MetilSelulosa Sebagai Matriks dan Avicel PH 101 Sebagai Filler Binder Untuk Formula Tablet Kapropril Lepas Lambat Sistem Floating, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. Departemen Kesehatan, 2014, Farmakope Indonesia Edisi V, 164-165, 413-415, 805-806, 1526-1528, 1605-1607, Departemen Kesehatan RI., Jakarta. Hadisoewigno, L. dan Fudholi, A., 2007, Studi Pelepasan In Vitro Ibuprofen Dari Matriks Gum xanthan yang Dikombinasikan Dengan Suatu Crosslinking Agent, Majalah Farmasi Indonesia 18 (3), 133-140. Iskandarsyah, Sutrio, Hayati, D., Pengaruh Kombinasi Hidroksipropil Metilselulosa-Gum xanthan Sebagai Matriks Pada Profil Pelepasan Tablet Teofilin Lepas Terkendali, Majalah Ilmu Kefarmasian 7 (3), 58-70. Mariyana, K.A., Arisanti, C.I.S., Setyawan, E.I., 2012, Pengaruh Konsentrasi Amilum Jagung Pregelatinasi Sebagai Bahan Penghancur Terhadap Sifat Fisik Tablet Vitamin E, Jurnal Farmasi Udayana 1(1), 39-49. Sagita, Erni, Effionora Anwar, Silvia Surini, 2011, Pembuatan Sediaan Tablet Mengapung Famotidin Menggunakan Kompleks Polielektrolit Kitosan-Pektin sebagai Bahan Matriks, Majalah Ilmu Kefarmasian 8 (1), 38-48. Siswanto, A. dan Sulihtyowati, S. 2006, Optimasi Formulasi Sediaan Tablet Lepas Lambat Teofilin dengan Bahan Matrik HPMC, Na CMC dan Gum xanthan, Majalah Farmasi Indonesia 17(3), 143-148. Suwaldi dan Faizah, Z., 1994, Pelepasan Parasetamol Dari Sediaan Lepas Lambat Dengan Matriks Hidroksipropil Metilselulosa, Majalah Farmasi Indonesia 5(4), 168-174. Swarbrick, 1992, Encyclopedia of Pharmaceutical Technology, Volume V, 189, Marcel Dekker Inc., New York. The United State Pharmacopeial Convention, 2005, The United States Pharmacopeia (USP), 28th Edition, 2928, United States.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v15i2.46878

Article Metrics

Abstract views : 301 | views : 453

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

  
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.