Pembuatan Sediaan Tabir Surya Ekstrak Etanol Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), Aktivitas Inhibisi Fotodegradasi Tirosin dan Kandungan Fenolik Totalnya

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v15i2.44740

Tatang Irianti(1*), T. N. Syaifullah Sulaiman(2), Nanang Fakhrudin(3), Siluh Astuti(4), Nita Testikawati(5), Sofa Farida(6), Sari Rosiati Nur Khasanah(7)

(1) Fakultas farmasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Fakultas farmasi, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(4) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(5) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(6) Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat Tradisional, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
(7) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Senyawa fenolik mempunyai potensi sebagai fotoprotektor, sehingga mampu melindungi kulit dari kerusakan oksidatif terutama menyerap Ultra Violet dari pancaran sinar matahari. Ekstrak etanolik buah masak mahkota dewa [Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl.] mengandung senyawa fenolik dan memiliki peranan sebagai fotoprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanolik buah mahkota dewa sebagai fotoprotektor dalam sediaan tabir surya dan oksibenson sebagai pembanding. Aktivitas fotoprotektor ditentukan dari tingkat fotodegradasi tirosin dan kadar fenolik totalnya, kemudian penelitian ini dilakukan dengan 8 formula; formula 1 sebagai kontrol negatif (basis); formula 2 sebagai kontrol positif (basis dan oksibenson); formula 3, formula 4, dan formula 5 mengandung ekstrak etanolik buah mahkota dewa dengan berbagai konsentrasi; formula 6, formula 7, dan formula 8 mengandung oksibenson dan ekstrak etanolik buah mahkota dewa dengan berbagai konsentrasi. Penentuan kemampuan fotoproteksi berdasarkan persen transmisi eritema dan persen transmisi pigmentasi. Uji inhibisi fotodegradasi dilakukan dengan menggunakan enam kelompok komposisi tirosin dan Rhetoflam. Uji penentuan kadar fenolik total dilakukan menggunakan metode Follin-Ciocalteu. Hasil pengukuran diintrapolasikan ke dalam kurva baku asam galat. Ekstrak etanolik buah mahkota dewa dalam sediaan tabir surya memberikan nilai Te sebesar 17,86-37,01 % dan nilai Tp sebesar 12,07-22,64 %. Efektivitas fotoproteksi ekstrak etanolik buah mahkota dewa lebih kecil dibandingkan oksibenson yang memiliki nilai Te sebesar 1,15.10-5 % dan Tp sebesar 0,67 %. Kombinasi ekstrak etanolik buah mahkota dewa dan oksibenson memberikan nilai Te sebesar 0,17-0,52 % dan nilai Tp sebesar 2,10-4,48 %. Sedangkan kandungan fenolik total ekstrak buah mahkota dewa adalah sebesar 8,29 ± 0,27 % dengan aktivitas penghambatan fotodegradasi tirosin 1,58 kali lebih besar dibandingkan dengan vitamin C pada kadar yang sama, yaitu 0,15%. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanolik buah mahkota dewa dapat dimanfaatkan sebagai bahan 4aktif fotoprotektor dalam sediaan kosmetik.


Keywords


Mahkota Dewa; Fotorproteksi; Fotodegradasi; Tabir Surya

Full Text:

PDF


References

Barel, A. O. dkk. (2001). Handbook of Cosmetic Science and Technology. New York: Marcel Dekker, Inc. Cumpelik, B. M. (1972). Analytical Prosedures and Evaluation of Sunscreen. , J.Soc. Cos. Chem. Halliwel, B. dan Gutteridge, J. M. C. (1999). Free Radical in Biology and Medicine. New York: Oxford Unyversity Press. Koechevar, N.E., Pathak, M.A., and Pairish, J. A. . (1993). Photophysics, Photochemistry, and Photobiology (4th Ed). New York: Mc Graw-Hill, Book-Co. Barel, A. O. dkk. (2001). Handbook of Cosmetic Science and Technology. New York: Marcel Dekker, Inc. Cumpelik, B. M. (1972). Analytical Prosedures and Evaluation of Sunscreen. , J.Soc. Cos. Chem. Halliwel, B. dan Gutteridge, J. M. C. (1999). Free Radical in Biology and Medicine. New York: Oxford University Press. Koechevar, N.E., Pathak, M.A., and Pairish, J. A. . (1993). Photophysics, Photochemistry, and Photobiology (4th Ed). New York: Mc Graw-Hill, Book-Co. Lawrence, M. J. (2005). Sorbitan Esters (Sorbitan Fatty Acid Esters). London: Pharmaceutical Press. Rieger, M. M., E. (1986). Emulsion. Philadelphia: Lea and Febiger 600 Washington Square. Shaath NA (1990). The Chemistry of Sunscreens. In: N.J. Lowe and N.A. Shaath (Eds.). Sunscreens : Development, Evaluation, and Regulatory Aspects. New York: Marcel Dekker, Inc. Sulaiman, T.N.S., dan Kuswahyuning, R. (2008). Teknologi dan Formulasi Sediaan Semipadat. Yogyakarta: Pustaka Laboratorium Teknologi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada. Svobodova, A., J. Psotova., D. W. (2003). Natural Phenolics in the Prevention of UV-Induced Skin Damage. Biomed. Wasitatmadja, S., M. (1997). Penuntun Ilmu Kosmetik Medik. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Wilkinson, J. B., and Moore, R. J. (1982). The Principles and Practice of Modern Cosmetic. London: Leonard Hill Book. Zin, Z.M., Hamid, A.A., Osman, A., dan Saari, N. (2004). Antioxidative Activities of Chromatographic Fractions Obtained from Root, Fruit, and Leaf of Mengkudu (Morinda citrifolia L.). Food Chem.



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v15i2.44740

Article Metrics

Abstract views : 469 | views : 550

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

  
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.