PATCH EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L): PENGARUH PENAMBAHAN RELEASE ENHANCER SUBSTANCES TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI



Mufrod Mufrod(1*), Suwaldi Suwaldi(2), Subagus Wahyuono(3),

(1) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(2) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(3) Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Ekstrak daun sirih(Piper betle L) memiliki aktivitas antibakteri dengan kandungan utamanya eugenol yang bersifat sukar larut dalam air. Patch buccal mucoadhesive ekstrak daun sirih merupakan alternatif bentuk sediaan yang sesuai untuk mencegah tumbuhnya Stretococcus mutans bakteri penyebab timbulnya plak. Fleksibilitas patch mempengaruhi kenyamanan penggunaan dan jumlah zat aktif yang terlepas berpengaruh terhadap aktivitas anti bakteri. Release enhancer substances(RES) seperti gliserin, propilen glikol dan tween 80 dapat memenuhi kedua persyaratan tersebut yaitu fleksbitas dan pelepasan zat antibakteri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan release enhancer substances terhadap sifat fisikokimia dan aktivitas antibakteri. Ekstrak daun sirih dibuat dengan cara infundasi kemudian dipekatkan sehingga diperoleh ekstrak kental selanjutnya dilakukan uji terhadap beberapa sifat fisikokimia. Patch buccal ekstrak daun sirih dibuat berdasarkan seri kadar dan macam release enhancer substances Tween 80, Propilen glikol dan gliserin. Patch yang diperoleh diuji sifat fisikokimia meliputi keseragaman bobot, pH, folding endurance, swelling index dan aktivitas antibkteri.Data yang diperoleh dari hasil uji dianalisis secara deskriptif dan statistik. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa release enhancer substances berpengaruh terhadap sifat fisikokimia dan aktivitas antibakteri. Penambahan release enhancer substance menaikkan nilai folding endurance dan swelling indeks serta aktivitas antibakteri.

Keywords


Ekstrak daun sirih; patch; release enhancer substances; fisikokimia; aktivitas antibakteri

Full Text:

PDF


References

Depkes RI, 1981, Pemanfaatan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Depkes RI, Jakarta, 2-10

Depkes RI ,2000, Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat dan Makanan, Cetakan Pertama, Depkes RI, Ditjen POM, Direktorat Pengawasan Obat Tradisional, 5-12

Deshmane, S.V., Channawar, M. A., Chandewar, A.V., Joshi, U. M. & Biyani, K.R., 2009, Chitosan Based Sustained Release Mucoadhesive Buccal Patches Containing Verapamil HCl, International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Science, 1 (1), 216-229

Kenneth E. Ezealisiji1, Chika J. Mbah2*, Patience O.Osadebe2,2015, Aqueous Solubility Enhancement of Mirtazapine: Effect of Cosolvent and Surfactant, Pharmacology & Pharmacy, 6, 471-476

Kaur,A., dan Kaur,G., 2012, Mucoadhesive buccal patches based on interpolymer complexes of chitosan pectin for delivery of carvedilol, Saudi Pharmaceutical Journal, 20, 21-27

Kohsaku Kawakami∗, Naohiko Oda, Kyoko Miyoshi, Takeshi Funaki, Yasuo Ida, 2006, Solubilization behavior of a poorly soluble drug under combined use of surfactants and cosolvents , european journal of pharmaceutical sciences 2 8 , 7–14

Khurana, R., Ahuja, A., dan Khar, R.K., 2000, Development and Evaluation of Mucoadhesive Films of Miconazole Nitrate, Ind. J. Pharm. Sci., 60, 449-453.

Mardisiswojo,S dan Harsono.R.,1985, Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang, PN. Balai Pustaka, 189-190,215

Mollet, H., and Grubenmann, A., 2001, Formulation Technology, Wiley-VCH, Weinheim, New York, 341 – 342.

Naudeh,G.D., Khazaeli,P., dan Rahmani, P.,2008, Study of Effect of Polyethylene glycol Sorbitan Esters Surfactans Group on Biological Membranes, Int.J.Pharm.,4. (1), 27-33.

Sutton, S., 2006, Measurement of Cell Concentration in Suspension by Optical Density, Pharmaceutical Microbiology, Forum Newsletter, 12(8), 3- 9.




Article Metrics

Abstract views : 108 | views : 404

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by: