PENGARUH SODIUM STARCH GLYCOLATE (SSG) SEBAGAI PEMBAWA TERHADAP PENINGKATAN DISOLUSI IBUPROFEN MENGGUNAKAN METODE FREEZE DRYING

https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v8i2.24071

Riyan Hariyadi(1*), Teuku Nanda Saifullah Sulaiman(2), Aris Perdana Kusuma(3)

(1) Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Indonesia
(2) Laboratorium Teknologi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Gadjah Mada
(3) Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Ibuprofen merupakan obat analgetika antipiretik dan anti inflamasi yang mempunyai kelarutan praktis tidak larut dalam air dan termasuk dalam BCS KELAS II. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk meningkatkan kelarutan adalah menggunakan teknik dispersi padat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh SSG terhadap peningkatan disolusi ibuprofen menggunakan metode freeze drying. Metode yang digunakan yaitu dispersi padat dengan pembawa sodium starch glycolate menggunakan metode freeze drying. Variasi kadar Ibuprofen:sodium starch glycolate yang digunakan yaitu 1:0 (kontrol); 1:1(F1); 1:2 (F2); 1:3 (F3); 1:4 (F4). Peningkatan disolusi ibuprofen dianalisis menggunakan profil disolusi dan Q60. Data yang diperoleh dari uji disolusi dianalisis dengan pendekatan secara teoritis dan statistik menggunakan one way ANOVA kemudian dilanjutkan t-test dengan taraf kepercayaan 95%. Berdasar foto morfologi SEM, dispersi padat ibuprofen-SSG (F2) metode freeze drying menunjukkan bentuk yang amorf. Adanya interaksi antara ibuprofen dengan SSG terlihat dari pergeseran pita kromatogram. Dispersi padat formula II mengalami penurunan nilai entalpi dengan nilai 37,79 J/g pada termogram DSC. Dispersi padat ibuprofen-SSG (F2) metode freeze drying menunjukkan profil disolusi yang tinggi dibandingkan dengan campuran fisik dan ibuprofen tunggal. Perbandingan ibuprofen-SSG dengan profil disolusi paling tinggi yaitu 1:2 dengan nilai Q60 64,81 ±1,42%.

Keywords


Dispersi Padat; Disolusi; SSG; Freeze Drying

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v8i2.24071

Article Metrics

Abstract views : 447 | views : 1167

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Majalah Farmaseutik Indexed by:

  
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.