Tata Kelola Arsip Kantor Desa di Wilayah Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas dalam Mewujudkan Tertib Arsip Desa

https://doi.org/10.22146/khazanah.41536

Nining Abriani(1*), Anis Anggorowati(2), Nugraheni Panca Wardani(3)

(1) Universitas Jendral Soedirman
(2) Universitas Jendral Soedirman
(3) Universitas Jendral Soedirman
(*) Corresponding Author

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tata kelola arsip dalam mendukung pelayanan administrasi pada kantor desa di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data kualitatif. Pengamatan meliputi implementasi proses manajemen kearsipan, dan peran perencanaan, pengorganisasian, pengawasan serta memperhatikan faktor-faktor yang menjadi penentu dalam pelaksanaan pengelolaan arsip yaitu sumber daya manusia, sarana prasarana, anggaran, dukungan dan perhatian pimpinan. Data yang dianalisis adalah hasil observasi dan hasil wawancara dengan kepala desa, sekretaris desa, dan kaur umum (pengelola arsip).Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola arsip kantor desa di wilayah Kecamatan Sumbang mengacu pada pola klasifikasi, pedoman pengurusan surat, dan pedoman penataan berkas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tata kelola arsip kantor desa di wilayah Kecamatan Sumbang belum sesuai dengan standar kearsipan. Faktor yang sangat menentukan bagi keberhasilan tata kelola arsip pada kantor desa di wilayah Kecamatan Sumbang adalah dukungan perhatian pimpinan dan anggaran, karena tanpa adanya dukungan perhatian dari pimpinan dan anggaran maka kegiatan pengelolaan arsip tidak dapat berjalan dengan optimal, kebutuhan sarana prasarana tidak akan terpenuhi.

Keywords


kantor desa; tata kelola arsip; tertib arsip desa

Full Text:

PDF


References

Anwari, Ahmad. 2005. Manajemen Kearsipan dalam Penyelenggaraan Organisai Publik. Jurnal Madani. II(November): 98.

Barthos, Basir. 2009. Manajemen Kearsipan. BumiAksara, Jakarta.

Bogdan, R. C dan Taylor, J., 1992.Terjemahan oleh Arif Rurchan.Pengantar Metode Penelitian Kualitatif. Usaha Nasional. Surabaya.

East lack J.K. and McDonald, 1970. CEO's Roles in Corporate Growth. Harvard Business Review (May-June): 150-163.

Goggin, Malcolm L., et al. 1990. Implementation Theory and Practice : Toward a Third Generation, Glenview. Illinois. Foresman and Company.USA.

Handoko, T. H. 2003.Manajemen.Edisi 2. Penerbit BPFE,Yogyakarta.

Handoko, T. H. 1984. Manajemen Sumber Daya Manusia.Salemba, Bandung.

Handoko, H. 2003. Manajemen. BPFE, Yogyakarta.

Handoko, T. H .2003.Manajemen Sumber Daya Manusia. Salemba, Bandung.

Istianto, Bambang. 2009. Manajemen Pemerintahan Dalam Persepektif Pelayanan Publik. Mitra Wacana Media, Jakarta.

Kaho, Josef Riwu. 2003. Prospek Otonomi daerah di Negara RI. Rajawali Pers, Jakarta.

Moleong, Lexy. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya,

Bandung.

Nuraida, Ida. 2012. Manajemen Administrasi Perkantoran. Kanisius,Yogyakarta.

Robbins, S dan Coulter, M. 2007. Manajemen, Edisi Kedelapan, Penerbit PT Indeks, Jakarta.

Wallace, Patricia E. 1992. Records Manajement Integrated Information. Patricia Hall, NewJersey.

Wijaya, A.W. 1993. Administrasi kearsipan: Suatu Pengantar. jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Widjaya, AW. 1992. Pemerintahan Desa dan Administrasi Desa. Rajawali Press, Jakarta.

Peraturan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan. Jakarta.

Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5495. Jakarta.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2006 tentang Pedoman Administrasi Desa. Jakarta



DOI: https://doi.org/10.22146/khazanah.41536

Article Metrics

Abstract views : 1916 | views : 888

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

web
analytics

View My Stats