Perbandingan GCU (Glucose, Cholesterol, Uric Acid) Hemoglobin Multiparameter dengan Biochemistry Analyzer pada Darah Monyet Ekor Panjang di Monkey Forest Ubud

https://doi.org/10.22146/jsv.106178

Clarissa Patricia(1), I Gede Soma(2*), I Made Kardena(3)

(1) Universitas Udayana
(2) Universitas Udayana
(3) Universitas Udayana
(*) Corresponding Author

Abstract


Glukosa, kolesterol, dan asam urat merupakan bagian dari biokimia darah monyet ekor panjang yang dapat diperiksa menggunakan alat penunjang berupa GCU (glucose, cholesterol, uric acid) hemoglobin multiparameter, akan tetapi, alat ini sebelumnya belum pernah digunakan untuk menguji darah monyet ekor panjang karena alat tersebut ditujukan untuk manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai uji biokimia darah (glukosa, kolesterol, dan asam urat) menggunakan GCU hemoglobin multiparameter dengan biochemistry analyzer yang biasa digunakan sebagai acuan di laboratorium klinik hewan. Darah monyet ekor panjang diambil dari ujung jari untuk sampel yang diuji dengan GCU hemoglobin multiparameter dan dari vena femoralis untuk sampel yang diuji dengan biochemistry analyzer. Data diolah dengan uji T berpasangan, sehingga hasil perbandingan nilai dari alat GCU hemoglobin multiparameter dan biochemistry analyzer pada darah monyet ekor panjang menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0.05).

Keywords


biochemistry analyzer; GCU (glucose, cholesterol, uric acid) hemoglobin multiparameter; monyet ekor panjang

Full Text:

PDF


References

Akhzami, D. R., Rizki, M., & Setyorini, R. H. (2016). Perbandingan Hasil Point of Care Testing (POCT) Asam Urat dengan Chemistry Analyzer. Jurnal Kedokteran, 5(4), 15–19. https://doi.org/10.29303/jku.v5i4.5 Aliandu, E. F., Sitompul, Y. Y., Tophianong, T. C., & Wuhan, Y. O. P. (2023). Profil Hematologi pada Ternak Sapi Bali (Bos sondaicus) yang Dipelihara di Desa Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang. Jurnal Veteriner Nusantara, VI(21), 1–8. https://doi.org/10.35508/jvn.v6i2.12274 Bernacky, B. J., Gibson, S. V., Keeling, M. E., & Abee, C. R. (2002). Nonhuman Primates. Laboratory Animal Medicine, 675–791. https://doi.org/10.1016/B978-012263951-7/50019-3 Courtney, A. (2013). Pocket Handbook of Nonhuman Primate Clinical Medicine. CRC Press. Endiyasa, Ariami, P., & Urip. (2018). Perbedaan Kadar Glukosa Darah Metode Poin of Care Test (POCT) dengan Photometer pada Sampel Serum di Wilayah Kerja Puskesmas Jereweh. Jurnal Analis Medika Bio Sains, 5(1), 40–44. https://doi.org/10.32807/jambs.v5i1.102 Fitri, B. A., Setiawan, W. A., Rismiyati, Loga, S., & Aini, S. R. (2024). Review Article: Pemeriksaan Kolesterol Total. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(4). https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.14632 Fortman, J. D., Hewett, T. A., & Halliday, L. C. (2018). The Laboratory Nonhuman Primate (2nd ed.). CRC Press. Frank, E. A., Shubha, M. C., & D’Souza Cletus J. M. (2012). Blood Glucose Determination: Plasma or Serum? Journal of Clinical Laboratory Analysis, 26, 317–320. https://doi.org/10.1002/jcla.21524 Grow, D. A., McCarrey, J. R., & Navara, C. S. (2016). Advantages of Nonhuman Primates as Preclinical Models for Evaluating Stem Cell-based Therapies for Parkinson’s Disease. Stem Cell Research, 17(2), 352–366. https://doi.org/10.1016/j.scr.2016.08.013 Gusmayani, Y., Anggraini, H., & Nuroini, F. (2021). Perbedaan Kadar Kolesterol Serum Metode Spektrofotometri dan Metode Point Of Care Testing (POCT). Jurnal Labora Medika, 5, 24–28. https://doi.org/10.26714/jlabmed.5.1.2021.24-28 Kahar, H. (2006). Keuntungan dan Kerugian Penjaminan Mutu Berdasarkan Uji Memastikan Kecermatan (POCT). Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, 13(1), 38–41. https://doi.org/10.24293/ijcpml.v13i1.898 Monkey Forest Ubud. (2023). Discover the World of Monkeys. https://monkeyforestubud.com/monkeys/, diakses 16 November 2024. Pertiwi, N. I. (2016). Perbedaan Kadar Asam Urat Menggunakan Alat Spektrofotometer dengan Alat Point of Care Testing (POCT). Universitas Muhammadiyah Semarang. Pijoh, D., Suparto, I., Mansjoer, S. S., Sajuthi, D., & Astuti, D. A. (2015). Perkembangan Fenotipe Monyet Ekor Panjang Obes (Macaca fascicularis) yang Diberi Pakan Berenergi Tinggi. Jurnal Primatologi Indonesia, 12(1), 9–15. Rahman, A., Park, D.-S., & Shim, Y. B. (2005). Electrochemical Biosensors for Biomedical and Clinical Applications : A Review. J. Biomed, 26(6), 271–282. Ramadhani, Q. A. N., Garini, A., Nurhayati, & Harianja, S. H. (2019). Perbedaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Menggunakan Serum dan Plasma EDTA. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 14(2), 80–84. https://doi.org/10.36086/jpp.v14i2.407 Subiyono, Martsiningsih, M. A., & Gabrela, D. (2016). Gambaran Kadar Glukosa Darah Metode GOD-PAP (Glucose Oxsidase-Peroxidase Aminoantypirin) Sampel Serum dan Plasma EDTA (Ethylen Diamin Terta Acetat). Jurnal Teknologi Laboratorium, 5(1), 45–48. www.teknolabjournal.com Supriyatin, Afida, A., & Wandita, A. (2019). Studi Perilaku Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Tlogo Putri Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi, Sleman, DIY. Jurnal Primatologi Indonesia, 16(1), 31–33.



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.106178

Article Metrics

Abstract views : 683 | views : 153

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2025 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

    CrossrefROADCOREProduct DetailsDESKRIPSI GAMBAR


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

HP. 0895363078367

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats