Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Dengan Pemanfaatan Sumber Daya Pedesaan Untuk Mewujudkan Desa Mandiri Pangan Di Desa Kediri Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung

https://doi.org/10.22146/jp2m.38931

Simparmin Br Ginting(1*)

(1) Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Lampung
(*) Corresponding Author

Abstract


Desa Kediri memiliki  potensi sumber daya yang besar berupa lahan pekarangan yang luas, Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna serta tersedianya pupuk bioslurry yang merupakan limbah dari biogas kotoran sapi. Namun demikian rendahnya taraf pengetahuan warga menyebabkan potensi sumber daya yang besar tersebut menjadi kurang berdaya. Oleh karena itu tim  program pengembangan desa mitra (PPDM) 2018 melakukan pendampingan yang bertujuan untuk memanfaatkan potensi yang ada, salah satunya untuk pembuatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), kebun kolektif, dan kolam lele kolektif guna memenuhi kebutuhan sayur dan lauk harian  untuk rumah tangga dalam rangka mewujudkan desa mandiri pangan. Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan ini adalah memberikan pengetahuan tentang Teknik budidaya tanaman organik, pembuatan pupuk organik, teknik budidaya ikan lele organik, dan pembuatan pakan lele organik. Hasilnya telah terbangun 20 unit KRPL, 3 unit kebun kolektif dengan total luasan 1/8 ha yang ditanami  berbagai jenis tanaman menggunakan pupuk bioslurry,  sehingga dapat memenuhi kebutuhan sayur harian. Selain itu, telah terinstal juga 2 unit kolam lele berkapasitas 5 m3.


Keywords


Kawasan Rumah Pangan Lestari, Kelompok Wanita Tani, Budidaya Tanaman Organik.

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/jp2m.38931

Article Metrics

Abstract views : 4023 | views : 2803

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.