Menyemai Benih Nilai Multikultural melalui Pembelajaran Penciptaan Tari Kelompok di Sekolah Menengah Atas

https://doi.org/10.22146/jksks.38999

Titik Putraningsih(1*), G.R. Lono Lastoro Simatupang(2), Suminto A. Sayuti(3)

(1) Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada
(2) Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada
(3) Universitas Negeri Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Negara Indonesia dengan penduduk yang multietnis perlu mengupayakan bagaimana membangun sikap menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antar golongan), agar memiliki sikap untuk saling toleransi, menerima dan menghormati perbedaan. Hal itu dilakukan antara lain melalui pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA), pada khususnya pembelajaran tari dianggap strategis sebagai alat pendidikan multikultural di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana Sekolah Mengah Atas Yogyakarta menterjemahkan kurikulum 2013 dalam pembelajaran tari, bagaimana memaknai empat sifat multilingual, multidimensi, multikultural, dan multikecerdasan dalam dimensi koqnitif, affektif, dan motorik. Artikel ini difokuskan untuk mengkritisi praktik pembelajaran tari sebagai alat pendidikan dan bermanfaat untuk menyemai nilai multikultural agar siswa mempunyai sikap toleransi dan apresiatif terhadap keberagaman budaya Indonesia. Observasi dilakukan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Yogyakarta dengan metode purposive sumpling, mendiskripsikan, dan mengidentifikasi sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tari dalam perspektif multikultural. Selain itu dengan kriteria menggunakan kurikulum 2013, materi tari yang diajarkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia terutama pembelajaran penciptaan tari kelompok, siswa berasal dari beberapa daerah termasuk dari desa dan kota. Hasil pengamatan bagaimana menyemai atau menanamkan nilai multikultural perlu digali dan diupayakan terus menerus melalui pembelajaran penciptaan tari kelompok. Siswa mendapat pengalaman menciptakan tari kelompok, diharapkan akan membentuk karakter kerjasama, kreatif, dan estetis. Nilai multikultural dalam pembelajaran penciptaan tari kelompok adalah toleransi, apresiatif, dan menerima perbedaan

Keywords


nilai multikultural, pembelajaran, penciptaan tari kelompok, SMA

Full Text:

Titik Putraningsih


References

Bank. James A. 2007. Educating Citicinens In A Multicultural Society. Second edition. New York anf London: Teachers College Press. Berlin Sani, dan Imas Kurinasih. 2014. Implementasi Kurikulum 2013 Konsep dan Penerapan, Surabaya: Kata Pena. Cet. II. Goldberg, Merryl. 1997. Art and Learning An Integrated Approach to Teaching and Learning in Munticultural and Multilingual Settings. London: LONGMAN. Haryati, Mimin. 2009. Model Dan Teknik Penilaian Pada Tingkat Satuan Pendidikan, Jakarta: Gaung Persada Press. Manan, Imran, 1989. Antropologi Pendidikan. Jakarta: Dirjen DIKTI. Masunah, Juju, 2008. “A Case Study of The Multicultural Practice of Two United States Dance Educations: Implications for Indonesia K-9 Dance Education” (Dessertation Prescinted of Doctor of Philisohy in The Geaduate School of The Ohio State University. Oemar Hamalik, 1994. Kurikulum dan Pembelajaran, (Bandung: Bumi Aksara,), hlm. 16. Solichin, Mohammad Muchlis. 2012. Psikologi Belajar: Aplikasi Teori-Teori Belajar Dalam Proses Pembelajaran. Yogyakarta: Suka Press. Suminto A. Sayuti, “Pendidikan Seni dan Nilai Kemanusiaan” Kedaulatan Rakyat, halaman 10. Selasa, 20 Mei 2014. Tilaar. H.A.R. Multikulturalisme Tantangan-tantangan Global Masa Depan dalam Transformasi Pendidikan Nasional. (Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia, 2004), Permen Dikbud RI No. 59 Tahun 2014 tentang Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliah, halaman 54-55. Permen Dikbud RI No. 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013, pada lampiran tentang Karakteristik Pelajaran Seni Budaya halaman 553-554.



DOI: https://doi.org/10.22146/jksks.38999

Article Metrics

Abstract views : 803 | views : 1511

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Kajian Seni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This journal is published by Performing Arts and Visual Arts Studies, Graduate School, Universitas Gadjah Mada.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

web
statistics View My Stats