Peran Keluarga pada Ibu Pasca Bersalin

https://doi.org/10.22146/jkr.58017

Popy Apri Yanti(1*), Atik Triratnawati(2), Dhesi Ari Astuti(3)

(1) Mahasiswa S2 kebianan Universitas Aisyiyah Yogyakarta
(2) Departemen Antropologi FIB UGM
(3) Universitas Aisyiyah Yogyakrta
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang: Minimnya peran keluarga merupakan orang yang memotivasi, perhatian, membesarkan hati dan orang yang selalu bersamanya serta membantu dalam menghadapi perubahan akibat adanya persalinan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan hidup bagi individu yang bersangkutan.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga mulai dari dukungan emosional, informasi, instrumental dan penghargaan pada ibu pasca bersalin.

Metode: Studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi menggunakan wawancara mendalam terhadap 10 informan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan kombinasi manual dan program nvivo.

Hasil dan Pembahasan: Peran keluarga pada ibu pasca bersalin disampaikan melalui dukungan emosional, informasi, instrumental dan penghargaan sudah optimal. Hambatan keterbatasan waktu karena bekerja, peran suami lebih didominasi oleh ibu kandung/mertua karena masih tinggal satu rumah.

Kesimpulan: Peran kelurga pada ibu pasca bersalin memiliki dampak positif untuk kesehatan mental ibu pasca bersalin

 

Kata Kunci: Peran Keluarga; Ibu Pasca Bersalin; Asuhan Kebidanan Masa Nifas


Keywords


Family Role; Postpartum Mothers; Postpartum Midwifery Care; Peran Keluarga; Ibu Pasca Bersalin; Asuhan Kebidanan Masa Nifas

Full Text:

PDF


References

  1. World Health Organization. (2015). WHO Recommendations On Health Promotion Interventions For Maternal And Newborn Health. Geneva: WHO.p. 1–94.
  2. Soep. (2011). Penerapan Edinburgh Postpartum Depression Scale Alat Deteksi Resiko Depresi Nifas Pada Primipara Dan Multipara. Jurnal Keperawatan Indonesia. Vol. 14 No.2. pp. 95-100.
  3. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 61. (2014). Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, Dan Masa Sesudah Melahirkan, Penyelenggraan Pelayanan Kontrasepsi, Serta Pelayanan Kesehatan Seksual.
  4. Afriyanti, Y, dan Rachmawati, I. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Riset Keperawatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  5. Alio, A. P., Lewis C.A., Scarborough, K., Harris, K., dan Fiscella, K. (2013). A Community Perspective On The Role Of Fathers During Pregnency: A Qualitative Study. BMC Pregnency and Childbirth, 13(1), 60. Doi: 10.1186/1471-2393-13-60.
  6. Saroson, I.G. (2012). Assessing Social Support: The Social Support Questionnaire. Journal of Personality and Social Psychology. 44, 17-139.
  7. Firouzan, V., Noroozi, M., Farajzadegan, Z., Mirghafourvand, M., (2019). Barriers to men’s participation in perinatal care: a qualitative study in Iran. BMC Pregnancy and Childbirth 19. https://doi.org/10.1186/s12884-0192201-2
  8. Respati, S.H., Sulistyowati, S. dan Nababan, R., (2019). Analisis Faktor Determinan Kematian Ibu di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi. Vol. 6. No.2. pp.52-59.
  9. Firouzan, V., Noroozi, M., Mirghafourvand, M., Farajzadegan, Z., (2018). Participation of father in perinatal care: a qualitative study from the perspective of mothers, fathers, caregivers, managers and policymakers in Iran. BMC Pregnancy and Childbirth 18. https://doi.org/10.1186/s12884-018-1928-5
  10. 10.   Sarafino, E, P. (2011). Health Psychology Biopsychososial Interaction. Second Edition. New York : John Wiley and Sons.
  11. Kululanga, L.I., Sundby, J., Malata, A., (2012). Chirwa, E. Male Involvement in Maternity Health Care in Malawi. African Journal of Reproductive Health; 16(1): 145.
  12. Sennen H, William W, Aluisio J. D. Barros. (2015) Patterns And Trends Of Postpartum Family Planning In Ethiopia, Malawi, And Nigeria: Evidence Of Missed Opportunities For Integration, Global Health Action, 8:1, 29738, DOI: 10.3402/gha.v8.29738
  13. Kabagenyi, A., Jennings, L., Reid, A., Nalwadda, G., Ntozi, J., Atuyambe, L., (2014). Barriers To Male Involvement In Contraceptive Uptake And Reproductive Health Services: A Qualitative Study Of Men And Women’s Perceptions In Two Rural Districts In Uganda. Reprod Health 11. https://doi.org/10.1186/1742-4755-11-21.
  14. Lewis, S., Lee, A., Simkhada, P., (2015). The Role Of Husbands In Maternal Health And Safe Childbirth In Rural Nepal: A Qualitative Study. BMC Pregnancy and Childbirth. https://doi.org/10.1186/s12884-015-0599-8
  15. Mumpangati, T. (2016). Potret Pengasuhan Anak Sejak Dalam Kandungan Hingga Remaja Pada Masyarakat Jawa. Yogyakarta: Badan Pelestarian Nilai Budaya.
  16. Webster, J., Nicholas, C., Velacott, C., Cridland, N., dan Fawcett, L. (2011). Quality of Life and Depression Following Childbirth: Impact of Sosial Support. Midwifery. 27(5):745-9.



DOI: https://doi.org/10.22146/jkr.58017

Article Metrics

Abstract views : 308 | views : 374

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 The Author(s)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Kesehatan Reproduksi Indexed by:

 



SEKRETARIAT JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI
Departemen Obstetri dan Ginekologi, FK-KMK, UGM/RS Dr. Sardjito
Jl. Kesehatan No. 1, Sekip Utara, Yogyakarta 55281
Tlp: (0274) 511329 / Faks: (0274) 544003
Email: jurnal.kesehatanreproduksi@ugm.ac.id
Cp: Dwi Astuti +6281802698043