Peran Pemuda Dalam Pengembangan Eduwisata Energi Terbarukan Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Ekonomi Wilayah (Studi di Desa Poncosari Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta)

https://doi.org/10.22146/jkn.16010

Ilma Fatimah Yusuf(1*), Edhi Martono(2), Agus Prasetya(3)

(1) Forum CSR Kessos DIY
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract


 

ABSTRACT

This research studied the role of youngster in development of renewable energy edutourism and its implication towards the regional economy resilience (study in Poncosari Village, Srandakan Subdistrict, Bantul Regency, Yogyakarta). Mean while the purpose of this research was to analyzed the role of youngster in development of renewable energy edutourism, and also to analyzed the implication of the role of youngster in development of renewable energy edutourism towards the regional economy resilience.This research used qualitative descriptive method. Data collection technique was conducted by five steps, i.e.: 1) Observation, 2) Interview, 3) Documentation, 4) Literature, 5) Internet. Whereas data validity was conducted by cross check data technique. The result of research showed the role of youngster joined in Work Group of renewable energy edutourism had conducted promotion in some educational institution or wide society, either directly or through printed media and online. The development of renewable energy edutourism had significant impact towards the regional economy resilience, because it had increased economical income of surrounding people. It could be considere as manifestation of the familial economical resilience of which was as basic of the regional economy resilience.

 

ABSTRAK

PEnelitian ini mengkaji peran pemuda dalam pengembangan eduwisata energi terbarukan dan implikasinya terhadap ketahanan ekonomi wilayah (Studi di Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta). Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran pemuda dalam pengembangan eduwisata energi terbarukan, serta untuk menganalisis implikasi peran pemuda dalam pengembangan eduwisata energi terbarukan terhadap ketahanan ekonomi wilayah.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. PTeknik pengumpulan data dilakukan dengan lima tahap, yaitu: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi 4) Kepustakaan, 5) Internet. Adapun validitas data dengan menggunakan teknik cross check data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemuda yang tergabung dalam POKJA eduwisata energi terbarukan telah melakukan promosi di beberapa instansi pendidikan maupun masyarakat luas, baik secara langsung maupun melalui media cetak dan online. Implikasi peran pemuda dalam pengembangan eduwisata energi terbarukan dapat dilihat dari jumlah pengunjung yang berkunjung langsung berkoordinasi dengan pengelola PLTH dan BIOGAS lebih banyak jika dibandingkan dengan yang menggunakan jasa POKJA. Pengembangan eduwisata energi terbarukan mempunyai dampak yang signifikan terhadap ketahanan ekonomi wilayah, karena telah meningkatkan pendapatan ekonomi warga sekitar. Hal ini dapat dikatakan sebagai wujud dari ketahanan ekonomi keluarga yang merupakan dasar dari ketahanan ekonomi wilayah

 


Keywords


The role of youngster; Development of edutourism; Renewable energy; Regional economy resilience

Full Text:

PDF


References

Anonim, 2013. Pengertian Eduwisata (internet). <http://www.upi.edu/spot/id/13> (Diakses pada tanggal 14 Oktober 2015). Burhan, B. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta, Raja Grafindo Persada. Departemen Pertahanan RI. 2008. Buku Putih Pertahanan Indonesia. Jakarta, Departemen Pertahanan Republik Indonesia. Kusumasari, A. D. 2014. “Peran Karang taruna dalam Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Guna Mendukung Ketahanan Ekonomi Keluarga : Studi di Karang Taruna “Widya Taruna”, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta”. Tesis : Universitas Gadjah Mada. Lemhannas. 1997. Disiplin Nasional. Jakarta, Balai Pustaka. Sugiyono. 2007. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung, Alfabeta. Tarmidi, L. T. 1992. Ekonomi Pembangunan. Pusat Antar Universitas, Studi Ekonomi, Universitas Indonesia. Peraturan Perundangan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 Tentang Kepemudaan Wawancara Nukman Riofa’i, Ketua Kelompok Kerja/ POKJA, 19 Februari 2016 Mur dan Arif, pengelola, 29 Februari 2016 Supriyanto, Kepala Desa Poncosari, 03 Maret 2016 Suwandi, ketua POGIAT Dusun Ngentak, 15 April 2016



DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.16010

Article Metrics

Abstract views : 1328 | views : 941

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Jurnal Ketahanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


web
analytics View My Stats