Information For Authors

UMUM

 

Redaksi hanya menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dan tidak sedang dalam proses penerbitan di jurnal/terbitan ilmiah yang lain. Pemuatan dalam terbitan JIK untuk artikel yang ternyata telah/sedang akan diterbitkan di jurnal/terbitan ilmiah lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

 

BENTUK NASKAH

Jurnal Ilmu Kehutanan menerima naskah dalam bentuk Hasil Penelitian (research papers), Catatan Penelitian (short communication), dan Ulasan (review) baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Hasil Penelitian harus ringkas, fokus pada hasil-hasil terbaru dan data. Jumlah tidak tidak lebih dari 20 halaman cetak dan dengan jumlah pustaka antara 10 - 30. Catatan Penelitian merupakan naskah singkat dari penelitian baru pada lingkup terbatas dan tidak lebih dari 8 halaman cetak. Ulasan bersifat mengulas penelitian-penelitian terbaru pada topik khusus. Bagian-bagian dari naskah Ulasan mengikuti tata cara penulisan di bawah, kecuali tidak perlu bagian “ Bahan dan Metode “, dan “ Hasil dan Pembahasan”. Jumlah halaman Ulasan bisa bervariasi menyesuaikan dari pentingnya tema dan berisi lebih dari 20 pustaka.

 

PENGIRIMAN NASKAH

Naskah dikirim ke:

Redaksi Jurnal Ilmu Kehutanan

Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada

Jln. Agro, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp. 0274-512102, Fax. +62-274-550541; E-mail: jik@ugm.ac.id

 

FORMAT NASKAH

1. Naskah diketik dengan 1 1/2 spasi pada kertas HVS kuarto (A4)

2. Margin semua sisi 2,5 cm, huruf Constantia, ukuran 10 point

3. Jumlah halaman minimal 5, maksimal 20

4. Nomor halaman diletakkan di ujung kanan bawah

5. Gambar dan tabel dikelompokkan bersama di bagian akhir naskah pada lembar yang terpisah.

 

Naskah disusun dengan urutan sebagai berikut:

1. Judul (maksimum 20 kata) : harus ringkas, spesifik, dan berkaitan. Ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Singkatan dan rumus agar dihindari sebisa mungkin.

2. Nama lengkap penulis (jangan disingkat)

3. Nama, alamat lengkap, dan kode pos lembaga/ institusi 4. Nama, telp., fax, dan e-mail penulis untuk korespondensi

5. Abstrak dalam bahasa Inggris (maksimum 300 kata) : ditulis dalam satu paragraf. Abstrak harus memberikan  gambaran jelas dari isi keseluruhan naskah melalui penjelasan singkat dari tujuan, metoda, hasil-hasil utama penelitian dan kesimpulannya.

6. Kata kunci dalam bahasa Inggris (maksimum 5 kata) : mengandung 5 kata kunci yang mewakili isi utama dari naskah. Hindari kata-kata atau istilah-istilah yang terlalu umum (misalnya, hindari kata ‘and’, ‘of’) dan tidak terlalu banyak menggunakan dengan singkatan : hanya singkatan yang sangat umum bisa dipakai.

7. Abstrak dalam bahasa Indonesia (maksimum 300 kata) : lihat keterangan no. 5

8. Kata kunci dalam bahasa Indonesia (maksimum 5 kata) : lihat keterangan no. 6.

9. Pendahuluan : secara ringkas menjelaskan penelitian yang  dilakukan dalam konteks yang luas dan arti pentingnya. Tujuan penelitian perlu ditegaskan dan bagaimana kemanfaatannya. Tema yang sedang diteliti  harus diulas secara cermat dan pustaka-pustaka penting harus disitir. Penulisan dilakukan agar tetap bisa dibaca oleh peneliti lainnya yang awam terhadap tema yang diteliti. Tinjauan pustaka dan ringkasan hasil yang terlalu detail agar dihindari.

10.Bahan dan Metode : bagian ini harus dibagi-bagi menjadi beberapa sub-bab yang mencakup desain studi, tipe bahan dan alat, dan tipe analisis yang digunakan. Penjelasan harus memadai sehingga peneliti lainnya bisa mengulang dan melakukan dengan hasil sama dengan yang dipublikasikan. Metode yang sudah dipublikasikan bisa diringkas dengan menyitir pustakanya: bila terdapat perubahan yang berarti maka harus dijelaskan secara detail.

11.Hasil dan Pembahasan : bagian ini bisa dibagi-bagi lagi  menjadi sub-bab dengan judul yang pendek dan informatif. Hasil, penafsiran, dan kesimpulan penelitian dijelaskan secara ringkas dan cermat. Pembahasan harus menyinggung pentingnya hasil penelitian pada kondisi sekarang atau hasil penelitian lainnya  tetapi tanpa mengulang-ulang hasilnya. Temuan-temuan dan implikasinya harus dibahas dalam konteks yang lebih luas serta ditegaskan bagaimana untuk arah penelitian lanjutannya.

12.Kesimpulan : berisi poin-poin penting dari hasil penelitian. Isi tidak boleh persis dengan yang ada di Abstrak/Intisari, tetapi lebih menjelaskan hasil-hasil yang  penting, kemungkinan penerapan, serta tindak lanjut penelitian ke depan.

13.Ucapan Terima Kasih : bagian ini tidak wajib. Apabila diperlukan, ditulis institusi yang membiayai beserta skema/nomor hibahnya. Ucapan terima kasih juga berlaku untuk personel yang membantu bahan penelitian, keahlian, waktu selama penelitian tetapi tidak sebagai penulis.

14.Daftar Pustaka : diurutkan sesuai alfabet dan berisi sebagian besar pustaka-pustaka primer (minimal 10 pustaka primer) dan terbitan dalam sepuluh tahun terakhir (minimal 50% dari jumlah pustaka).

15.Gambar (dalam format JPEG) dan Tabel serta keterangannya ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Apabila sebuah tabel atau gambar hanya berisi data yang sedikit, maka data tersebut disebutkan dalam teks.

 

FORMAT GAMBAR

Ilustrasi :  Dapat berupa gambar yang dibuat secara profesional baik dengan cara manual atau komputer. Bila ada gambar harus dalam format JPEG. Gambar grafik; maksimum lebar 8,5 cm dibuat dalam program Microsoft Excel. Angka dan huruf keterangan gambar menggunakan huruf bertipe Constantia ukuran 9 point.

 

FORMAT TABEL

Angka dan huruf menggunakan huruf bertipe Constantia ukuran 9 point. Kepanjangan untuk singkatan yang  ada dalam tabel diberikan di bawah tabel.

 

FORMAT FOTO

Penulis disarankan untuk menyediakan foto dengan kekontrasan yang jelas untuk foto berwarna maupun hitam-putih. Foto harus berkaitan dengan teks, diberi judul, dan dinomori.

 

PENYITIRAN

Penyitiran dalam teks

- Penulis harus memastikan pustaka yang disitir dalam teks sudah tercantum dalam Daftar Pustaka, demikian pula sebaliknya. Penyitiran mengacu pada format Conservation Biology.

- Penyitiran secara umum dilakukan dengan memakai tanda kurung, contoh :

Tiap hektar ekosistem mangrove dapat menyimpan karbon empat kali lebih banyak dibanding dengan ekosistem lainnya (Daniel et al. 2011). Penyitiran di atas lebih dianjurkan daripada : Menurut Daniel et al. (2011), tiap hektar ekosistem mangrove dapat menyimpan karbon ........................

- Tanda ’&’ digunakan bila menyitir antara nama belakang penulis dalam tanda kurung : (Mayer & Koch 2007).

- Apabila penyitiran tidak dalam tanda kurung, maka digunakan kata ‘dan’ untuk memisahkan penulisnya : “ Nilai yang diperoleh penelitian ini lebih kecil dari nilai kayu Pinus taeda oleh Zicherman dan Thomas (1972).”

- Untuk penyitiran lebih dari 2 penulis, maka digunakan ‘et al.’ yang tidak dimiringkan : (Komiyama et al. 2008).

- Urutan penyitiran di dalam adalah dari pustaka yang lama sampai terbaru dan dipisahkan oleh tanda ‘;’ : (Siddique et al. 2012; Alemaheyu et al. 2014).  

- Urutan penyitiran untuk penulis yang sama dipisahkan oleh tanda ‘,’ : (Widyorini et al. 2015, 2016; Umemura et al. 2014).  

 

Bagian Daftar Pustaka

- Judul ditulis secara lengkap dan huruf tidak dimiringkan.

- Apabila lebih dari 10 penulis, maka menggunakan et al. (mis. Singarimbun M, et al.) sebagai pengganti semua penulisnya.

- Naskah yang masih dalam proses telaah dan komunikasi personal tidak bisa dimasukkan dalam Daftar Pustaka.

- Prosidings dan abstrak dari seminar bisa disitir apabila ada penerbit dan lokasinya (atau ada organisasi yang mengeluarkan dokumen tersebut).

- Daftar pustaka ditulis memakai sistem nama-tahun dan disusun secara abjad mengacu format Conservation Biology seperti contoh berikut:

 

Jurnal

Apse MP, Aharon GS, Snedden WA, Blumwald E. 1999. Salt tolerance conferred by over-expression of a vacuolar Na+/H+ antiport in Arabidopsis. Science 285:1256-1258.

McMillin WC. 1970. Mineral content of loblolly pine wood as related to specific gravity, growth rate, and distance from pith. Holzforschung 15:1-5.

Online Jurnal

Hurteau MD. 2017. Quantifying the carbon balance of forest restoration and wildfire under projected climate in the fire-prone Southwestern US. PLoS ONE 12(1): e0169275. doi:10.1371/journal.pone.0169275

Buku

Fitter AH, Hay RKM. 2002. Environmental physiology of plants. Hlm. 367. Academic Press, San Diego.

Buku dengan editor/bab dalam buku

Compton T. 1990. Degenerate primers for DNA amplification. Hlm. 39-45 dalam Innis MA, Gelfand DH, Sninsky JJ, White TJ, editor. PCR Protocol: A guide to methods and applications. Academic Press, California.

Laporan

Quarles SL, Valachovic Y. 2012. Using wood quality measures to evaluate second-growth redwood. Pages 553-559. General Technical Report PSW-GTR-238. 553-559. U.S. Department of Agriculture, Albany, California.

Poedjirahajoe E. 2007. Pengelompokan mangrove berdasarkan faktor habitat di Pantai Utara Jawa Tengah. Laporan DPP Fakultas Kehutanan,Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Skripsi/Tesis/Disertasi

Sumiarsih SR. 2008. Evaluasi awal uji keturunan eboni (Diospyros celebica) di Sulawesi Selatan. Skripsi (Tidak dipublikasikan). Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Informasi dari Internet di luar jurnal

Menyebut nama organisasi induk website, lokasi geografisnya dan bulan-tahun akses.

Belcher BM. 2003. Towards a harmonized definition of non-wood forest products. FAO, Roma, Italia.  http://www.fao.org/docrep/x2450e/x2450e0d.htm (diakses January 2016).

Naskah dalam proses penerbitan (in press)

Naskah yang telah resmi diterima bisa disitir melalui format ’dalam proses penerbitan’ di Daftar Pustaka, seperti contoh di bawah :

Andayani W, Purwanto RH, Riyanto S. 2017. Optimalisasi pembagian batang (Bucking Policy) kayu bulat jatim dalam rangka meningkatkan pendapatan KPH Madiun. Jurnal Ilmu Kehutanan 11: dalam proses penerbitan.

 

Template penulisan naskah dalam format MS-word dapat diunduh di sini dan untuk format pdf 


INSTRUCTIONS TO AUTHORS

 

Journal of Forest Science (JFS) only publishes articles have not been published and not in the process to publish in other scientific periodicals. The publication in JFS of articles already printed in other journals is entirely the responsibility of the author(s).

 

MANUSCRIPT SUBMISSION

Journal of Forest Science accepts research papers, short communications, and reviews written in either Bahasa Indonesia or English. Authors should refer to the instructions below when preparing their manuscripts.

Research papers should be concise, focused on new results and data. It should be no longer than about 20 printed pages. They should contain 10 - 30 references (approx.). Short Communications should be short reports of original studies of limited scope and no longer than about 8 printed pages. Reviews should be overview articles of recent advances in the research of selected topics. The structure of review papers should follow the instructions below, except that there is no need to have “Material and methods”, “Results” and discussion” sections. The length of review papers may vary according to the importance of the material. They should contain more than 20 references (approx.).

 

Manuscript is submitted to:

Editors of Journal of Forest Science

Faculty of Forestry, Gadjah Mada University

Agro Street, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Telp. +62-274-512102, Fax. +62-274-550541; E-mail: jik@ugm.ac.id

 

MANUSCRIPT FORMAT

  1. Manuscript is written in 10 point Constantia font 1.5 space in A4 paper.
  2. Margins of all four sides are 2.5 cm
  3. Page numbers are located at the right bottom
  4. Total page number is between 5 - 20
  5. Tables and Figures are put together at the end of manuscripts, in separated sheets.

 

Manuscript is written in the following orders:

  1. Title (20 words maximum): It should be concise, specific and relevant. It is written in Indonesian for manuscript written in Bahasa Indonesia, and title in English for that written in English. Avoid abbreviations and formulae where possible.
  2. Full name of authors (no abbreviation)
  3. Name, full address of authors’ institution
  4. Name, telp. and fax numbers, and email address for corresponding author
  5. Abstract written in English (300 words maximum) : It should be a single paragraph. It should provide a clear view of the content of the manuscript with a brief description of the main results and conclusions.
  6. Keywords in English (5 words) : It contain of 5 keywords representing the main content of the article. Avoid general and plural terms and multiple concepts (avoid, for example, 'and', 'of'). Be sparing with abbreviations: only abbreviations firmly established in the field may be eligible. 
  7. Introduction : It should briefly place the study in a broad context and highlight why it is important. It should define the purpose of the work and its significance. The current state of the research field should be reviewed carefully and key publications should be cited. It should be written in a way that is accessible to researchers without specialist knowledge in that area. Avoid a detailed literature survey or a summary of the results.
  8. Materials and Methods : This section should be divided by subheadings. It should include the design of the study, the type of materials and tools involved, and the type of analysis used. It should be described with sufficient details to allow others to replicate and build on published results. Methods already published should be indicated by a reference: only relevant modifications should be described.
  9. Result and Discussion : It may also be broken into subsections with short, informative headings. It should provide a concise and precise description of the experimental results, their interpretation as well as the experimental conclusions that can be drawn. Discussion should explore the significance of the results work to the current conditions or other research result, but not repeating the result.  The findings and their implications should be discussed in the broadest context possible. Future research directions may also be highlighted.
  10. Conclusion : It contains the main points of the article. It should not replicate the abstract, but might elaborate the significant results, possible applications and extensions of the work.
  11. Acknowledgement : This section is not mandatory. If required, state the names of funding bodies and grant numbers in this section. Authors may also wish to acknowledge individuals who have contributed materials, expertise or time to the study who are not named as authors.
  12. References : They should be listed in alphabetic order by author name, and contain mainly primary reference sources (minimum of 10 primary references) as well as the last ten year issues (minimum 50% of total references).
  13. Figures (in JPEG and Excel format) and Tables with the titles and other explanations. If a table or figure has only a few data points, incorporate the data into the text.

 

 

FIGURE

Illustration; can be in the form of figures arranged professionally, manually or digitally. All figures should be in the form of JPEG.

Graph; maximum of 8.5 cm wide made using Microsoft Excel program. Numbers and characters for figure explanation written in Constantia font 9 point size.

 

TABLE

Numbers and characters in title and explanation written in in Constantia font 9 point size. Abbreviation and any note necessary are written in the below of the table

 

PHOTOGRAPHS

Authors are advised to supply photograph with good contrast either in coloured or black and white and related to the text, must be titled and given clear remarks in numbered figure.

 

CITATIONS

In-text citations

- Ensure that all references cited in text are listed in Literature Cited and vice versa. The citations follow Conservation Biology format.

- In most cases, enclose citations in text in parentheses.

“ In some trees, grain may spiral in one direction for several years and then reverse direction to spiral oppositely (Shmulsky & Jones 2011).” is better than “According to Shmulsky and Jones (2011), In some trees, grain may spiral.....”

- Use an ampersand (&) between author surnames when the citation is parenthetical: (Kozlowsky & Pallardy 1997).

- When a citation is not parenthetical, use and: “These findings are consistent with the predictions of Mayer and Koch (2007).

- For citations with more than two authors, use et al.: (Marsoem et al. 2015). Do not italicize et al.

- List parenthetical citations chronologically (from oldest to most recent) and separate entries with a semicolon: (Siddique et al. 2012; Alemaheyu et al. 2014).  

- Separate the years with commas when citing multiple papers by the same author: (Widyorini et al. 2015, 2016; Umemura et al. 2014).  

 

Literature Cited section

- Provide the full names of all journal titles. Do not italicize titles.

- If there are more than 10 authors, use et al. (Singarimbun M, et al.) instead of listing the names of all authors.

- Papers in review and personal communications should not be included in Literature Cited.

- Proceedings and abstracts from conferencesmay be cited only if they have a “publisher” and the location of the publisher (or the organization from which the document may be obtained) can be provided.

- Written with name-year system and arranged alphabetically refer to Conservation Biology format as the examples below:

 

Journal

Apse MP, Aharon GS, Snedden WA, Blumwald E. 1999. Salt tolerance conferred by over-expression of a vacuolar Na+/H+ antiport in Arabidopsis. Science 285:1256-1258.

McMillin WC. 1970. Mineral content of loblolly pine wood as related to specific gravity, growth rate, and distance from pith. Holzforschung 15:1-5.

Online Jurnal

Hurteau MD. 2017. Quantifying the carbon balance of forest restoration and wildfire under projected climate in the fire-prone Southwestern US. PLoS ONE 12(1): e0169275. doi:10.1371/journal.pone.0169275

Book

Fitter AH & Hay RKM. 2002. Environmental physiology of plants. Pages 367-369. Academic Press, San Diego..

Edited book/Chapter in Book

Compton T. 1990. Degenerate primers for DNA amplification. Pages. 39-45 in Innis MA, Gelfand DH, Sninsky JJ, White TJ, editor. PCR Protocol: A guide to methods and applications. Academic Press, California.

Report

Quarles SL, Valachovic Y. 2012. Using wood quality measures to evaluate second-growth redwood. Pages 553-559. General Technical Report PSW-GTR-238. 553-559. U.S. Department of Agriculture, Albany, California.

Poedjirahajoe E. 2007. Pengelompokan mangrove berdasarkan faktor habitat di Pantai Utara Jawa Tengah. Laporan DPP Fakultas Kehutanan,Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Skripsi/Thesis/Disertation

Sumiarsih SR. 2008. Initial evaluation of progeny trial of ebony (Diospyros celebica) in South Sulawesi. Dissertation (Unpublished). Faculty of Forestry, Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Internet sources other than journals:  

Include the name of the organization hosting the website, their geographical location, and  access date (month year).

Belcher BM. 2003. Towards a harmonized definition of non-wood forest products. FAO, Rome, Italy. Avalaible from http://www.fao.org/docrep/x2450e/x2450e0d.htm (accessed January 2017).

In press manuscripts:

Officially accepted manuscripts may be cited as in press in Literature Cited as the examples below :

Andayani W, Purwanto RH, Riyanto S. 2017. Bucking policy optimization of teak log to increase the income of KPH Madiun. Jurnal Ilmu Kehutanan 11: in press.

 

PROOFREADING

Authors are sent page proofs by email. The purpose of the proof is to check for typesetting, conversion errors, and the completeness and accuracy of the text, tables and figures. Substantial changes in content, e.g., new results, corrected values, changes in title and authorship, are not allowed without the approval of the Editor. After online publication, further changes can be made only in the form of an Erratum. These should be checked immediately and corrections, as well as answers to any queries, returned to the publishers as an annotated PDF via email or fax within 7 working days (further details are supplied with the proof). It is the author's responsibility to check proofs thoroughly.

 

Manuscript template in MS-Word format could be downloaded here and in pdf format