Pemilihan Jenis Pohon untuk Pengembangan Hutan Kota di Kawasan Perkotaan Yogyakarta

https://doi.org/10.22146/jik.6136

Mukhlison -(1*),

(1) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Hutan kota memiliki beberapa manfaat, di antaranya adalah meningkatkan kualitas udara di wilayah perkotaan dan keindahan. Pemilihan jenis pohon yang tepat guna pengembangan hutan kota akan mendukung fungsi hutan kota untuk mengurangi pencemaran di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tipe hutan kota dan jenis pohon penyusunnya, (2) mengevaluasi kecocokan jenis pohon penyusun hutan kota, dan (3) menyusun arahan pemilihan jenis pohon yang memiliki kesesuaian tempat tumbuh dan efektif dalam pengendalian pencemaran udara. Penelitian ini menggunakan metode survei dan identifikasi untuk mengetahui tipe hutan kota dan jenis pohon penyusunnya. Penilaian kecocokan jenis pohon didasarkan tempat tumbuh dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe hutan kota di Kawasan Perkotaan Yogyakarta adalah konservasi jenis, rekreasi dan perlindungan dengan bentuk mengelompok dan jalur. Jenis pohon penyusun hutan kota di Kawasan Perkotaan Yogyakarta terdiri atas 112 jenis, 70 jenis di antaranya sesuai dengan persyaratan silvikultural, manajemen dan estetika, sementara terdapat 22 jenis pohon yang memiliki kesesuaian tempat tumbuh dan efektif dalam mengendalikan pencemaran udara.

Katakunci: hutan kota, pemilihan jenis pohon, pencemaran udara, Kota Yogyakarta

 

Tree Species Selection for Urban Forest Development in Yogyakarta City

Abstract

Urban forest provides two important services for humans i.e., improving air quality and aesthetics. Therefore, tree species selection should consider tolerance of trees to pollutants in urban areas and aesthetic point of view. The aims were to (1) determine the typology of the urban forest and its constituent species, (2) to evaluate the suitability of tree species in the urban forest, and (3) to develop guidance for selection of tree species that based on habitat suitability and and effective to control air pollution. A survey method by identification typology of the urban forest and forest tree species was carried out in Yogyakarta city. The suitability of each tree species in the urban forest was assessed by habitat evaluation and from literature study. The results show that urban forest types in Yogyakarta consist of species conservation, recreation, and protection. The shapes of the urban forest are clumped and lines. There are 112 tree species, which are 70 species fulfill the requirement of for silviculture, management and aesthetics and 22 species met the habitat suitability and effectivness to control air pollution.


Keywords


urban forest; tree species selection; air pollution; Yogyakarta city

Full Text:

PDF


References

  1. BPSDIY. 2010. Sensus Penduduk 2010. Badan Pusat Statistik Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Yogyakarta.
  2. CABI. 2013. Forestry Compendium. Wallingford , UK: CAB International. www.D.org/fc.
  3. Dahlan EN. 2008. Jumlah Emisi Gas CO2 dan Pemilihan Jenis Tanaman Berdaya Rosot Sangat Tinggi: Studi Kasus di Kota Bogor. Jurnal Media Konservasi 13 (2) : 85-89
  4. Dahlan EN, Ontaryo Y, & Umasda. 1989. Kandungan Timbal pada Beberapa Jenis Pohon Pinggir Jalan di Jalan Sudirman, Bogor. Jurnal Media Konservasi 2 (4) : 45-50 
  5. Indriyanto. 2006. Identifikasi dan Kesesuaian Spesies Vegetasi Penghijauan di Kota Bandar Lampung. Prosiding Seminar Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Buku I. Lembaga Penelitian Universitas Lampung. Bandar Lampung.
  6. Kusminingrum N. 2008. Potensi Tanaman dalam Menyerap CO2 dan CO untuk Mengurangi Dampak Pemanasan Global. Jurnal Permukiman 3 (2) : 96-105.
  7. Miller RW. 1997. Urban Forestry: Planning and Managing Urban Greenspaces. Prentice-Hall, Inc. Englewood Cliffs.
  8. Peraturan Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2009-2029.
  9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan.
  10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 63 tahun 2002 tentang Hutan Kota.
  11. Saebo A, Borzan Z, Ducatillion C, Hatzistathis A, Kagerstrom T, Supuka J, Garcia-Valdecantos JL, Rego F, & Slycken JV. 2005. The selection of plant material for street trees, park trees and urban woodland. Springer-Verlag Berling Heidelberg.
  12. Siringoringo HH. 2000. Kemampuan Beberapa Jenis Tanaman Hutan Kota dalam Menjerap Partikulat Timbal. Buletin Penelitian Hutan 622 : 1-16
  13. Sulistijorini. 2009. Keefektifan dan Toleransi Jenis Tanaman Jalur Hijau Jalan dalam Mereduksi Pencemar NO2 Akibat Aktivitas Transportasi. Tesis (tidak dipublikasikan) Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.



DOI: https://doi.org/10.22146/jik.6136

Article Metrics

Abstract views : 2440 | views : 6459

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2013 Jurnal Ilmu Kehutanan




© Redaksi Jurnal Ilmu Kehutanan
Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada
Jl. Agro No 1, Bulaksumur, Sleman 55281
Telp. (0274) 512102, 550541, 6491420
Fax. (0274) 550541 E-mail : jik@ugm.ac.id
website : jurnal.ugm.ac.id/jikfkt/

 

Indexed by :

 

Jurnal Ilmu Kehutanan/Journal Forest Science is under the license of Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International 

Creative Commons License

View My Stats