Pengelolaan Arsip Keluarga: Antara Kebutuhan dan Kesadaran

https://doi.org/10.22146/diplomatika.43862

Titiek Suliyati(1*)

(1) Departemen Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
(*) Corresponding Author

Abstract


Artikel ini membahas tentang arsip keluarga yang selama ini kurang diperhatikan, baik oleh keluarga maupun publik. Arsip keluarga menjadi bukti dan penanda aktivitas yang dilakukan oleh seluruh anggota keluarga. Pada masa sekarang arsip keluarga sangat penting dalam aktivitas keseharian keluarga. Kegiatan pendidikan, bisnis, kesehatan, hukum, sosial, kemasyarakatan, kebudayaan, kesenian, olah raga dan masih banyak lainnya, memerlukan arsip keluarga. Untuk kelancaran tugas dan aktivitas keseharian keluarga, setiap keluarga diharapkan memiliki kesadaran untuk mengelola arsip keluarga dengan baik. Penyimpanan arsip keluarga secara efisien menjadi kebutuhan, karena sumber-sumber informasi yang terekam dalam arsip keluarga ketika dibutuhkan, tersedia dalam waktu yang cepat. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini dimulai dari penelusuran data melalui observasi dan wawancara pada sejumlah keluarga di lingkungan tempat tinggal, lingkungan kerja dan lingkungan keluarga penulis. Selain itu data dan informasi diperoleh dari  literatur-literatur, dokumen, perundang-undangan dan peraturan tentang pengelolaan arsip keluarga. Analisa yang dipakai adalah analisa diskriptif.    Permasalahan dalam artikel ini adalah bagaimana menumbuhkan kesadaran pada keluarga untuk mengelola arsip keluarga secara efisien dan efektif agar mereka dapat memenuhi kebutuhan terhadap ketersediaan arsip yang tepat dan cepat. Hasil pembahasan menunjukkan, bahwa sebagian besar keluarga sudah menyimpan arip-arsip keluarga yang terkait dengan pekerjaan, pendidikan, kepemilikan, kesehatan, data diri, perbankan, walaupun belum secara sistematis. Keluarga-keluarga masih kesulitan mencari arsip ketika ada keperluan di berbagai bidang yang mensyaratkan  satu atau beberapa arsip keluarga untuk dilampirkan.

 


Keywords


arsip; keluarga; kebutuhan; kesadaran.

Full Text:

PDF


References

Abubakar, Hadi. 1996. Pola Kearsipan Modern : Sistem Kartu Kendali. Jakarta : Djambatan

Al-Dimisqi, Abu Fida al-Hafiz Ibn Katsir, dalam  Syafi, A. AS. Kajian Tentang Belajar dalam al-Qur’an Surat al-‘Alaq Ayat 1-5. Sumbula : Volume 2, Nomor 2, Desember 2017

Amsyah, Zulkifli. 2003. Manajemen Kearsipan Modern. Jakarta: Gramedia.

Amsyah, Z. 2008. Manajemen Kearsipan. Jakarta: Gramedia.

Izzan,Muhammad. 2009.Ulūmul Qur an: Telaah Tekstualitas dan Kontestualitas Al-Qur’an,  Bandung: Tafakur

Tobing, L Tiurma. 2011. Membudayakan Arsip Pada masyarakat Indonesia.  Berita ANRI, Nomor 11, Juni 1982.

Schellenberg, T.R. dalam  Maygene F. Daniels and Timothy Walch, 1984. A Modern Archives Reader : Basic Reading on Archival Theory and Practise . Washington D.C. National Archives and Record Service U.S  General Sevices Administration

Surotani,  Suhardo.2011. Perlindungan Arsip Vital .Yogyakarta: Kanisius.

Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan



DOI: https://doi.org/10.22146/diplomatika.43862

Article Metrics

Abstract views : 231 | views : 180

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN (online) : 2598-0009

ISSN (print)   : 2597-9981

View My Stats