Perpustakaan, Lembaga Kearsipan dan Museum: Dahulu, Sekarang dan Esok

https://doi.org/10.22146/diplomatika.43520

Khoirul Maslahah(1*), Nushrotul Hasanah Rahmawati(2)

(1) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Surakarta
(2) Pustakawan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Perpustakaan, lembaga arsip dan museum adalah tiga tempat yang berbeda, namun sebenarnya ketiganya mempunyai fungsi sama yaitu mengelola dan menyebarkan informasi. Perbedaan utama dari ketiganya adalah media yang dikelola, di mana perpustakaan dengan media buku,  arsip dengan surat penting,  dan museum dengan benda-benda pentingnya. Sebagai pengelola dan penyebar informasi masing-masing lembaga tersebut mempunyai sejarah masa lalu,  masa kini dan masa yang akan datang.  Perpustakaan pada zaman dahulu hanya menghimpun koleksi tercetak, kini perpustakaan sudah menggoleksi bahan perpustakaan dalam berbagai media dan sudah tersambung dengan jaringan internet. Perpustakaan masa depan adalah tempat yang bisa diakses oleh pemakainya sepanjang waktu dan tempat yang menyenangkan.  Lembaga kearsipan dahulu adalah tempat menyimpan arsip dalam bentuk kertas dan akan dimusnahkan sesuai dengan jadwal retensinya. Lembaga kearsipan saat ini sudah dikelola dengan menggunakan teknologi informasi dikenal dengan arsip elektronik yang disimpan dalam pangkalan data sehingga dapat menghemat tempat. Image museum pada masyarakat pada zamand ahulu adalah tempat menyimpan artefak dan benda peninggalan zaman kuno, sehingga terkesan 5K (kaku, kusam, kotor, klenik dan kasihan).Museum saat ini sudah berbenah dengan mengimplementasikan teknologi informasi untuk menarik pengunjung. Saat ini banyak perguruan tinggi yang menggabungkan tigains lembaga ini dalam satu gedung namun untuk konsep layanannya tetap sesuai dengan kaidah masing-masing lembaga (perpustakaan, lembaga arsip dan musem).


Keywords


perpustakaan; lembaga arsip; museum; kearsipan

Full Text:

PDF


References

Agus Aris Munandar, dkk. (2011). Sejarah Permuseuman Indonesia. Jakarta: Direktorat Permuseuman

American Library Association. (1983). Encyclopedia of Library and Infrormation Science. New York: ALA Press

Encylopedia Americana.(1991). New York: Americana Corporation

M. Imam Mulyotono. (2013). Materi Pokok Otomasi dalam Kearsipan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka

Indonesia. (2015). Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2015 tentang Museum. Jakarta: Kemenkumham

Pudji Muljono. Manajeman Arsip Dengan Sistem Modern. (2018).  https://repository.ipb.ac.id

Sulityo Basuki. (2008). Manajemen Arsip Dinamis Pengnatar Memahami, Mengelola Informasi dan Dokumen. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama Sulistyo Basuki. (1994). Periodisasi Perpustakaan. Bandung: Remaja Rosdakarya

Sutarno Ns. (2006). Manajemen Perpustakaan. Jakarta: Sagung Seto

 

Indonesia. (2007). UU No 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta: Kemenkumham  

Indonesia. (2009). UU No 43 tahun 2009 tentang Kearsipan. Jakarta: Kemenkumham

Widodo, Implementasi Teknologi Informasi di perpustakaan. (2018). http://widodo.staff.uns.ac.id/2009/05/26/implementasi-teknologi-informasi-di-perpustakaan/



DOI: https://doi.org/10.22146/diplomatika.43520

Article Metrics

Abstract views : 194 | views : 149

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Diplomatika: Jurnal Kearsipan Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN (online) : 2598-0009

ISSN (print)   : 2597-9981

View My Stats