Di Balik yang Tersurat:Kontroversi Arsio Industrialisasi dan Polusi di Sidoarjo 1970-2000an

https://doi.org/10.22146/diplomatika.28273

Ronal Ridhoi(1*)

(1) Malang University
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstract

This study attempts to examine controversial contemporary archives of industrialization and pollution in Sidoarjo, East Java since 1970-2000. The diversity of contemporary archives makes the source of history increasingly interpreted freely in accordance with the ideology of the archivist and the soul of his time (zeitgeist). This makes historical sources an increasingly multi-interpretive object and the truth is non-absolute. This study uses historical methods by utilizing the sources of newspaper archives, online news and government archives. This study found a difference in perspective and clumsiness of news substance. Archives produced during the New Order tend to see the progress of the Sidoarjo region from the massive industrialization, and see the pollution only on the level of physical impact, not from the root of the problem. The post-New Order archive sees environmental issues critically as it mentions the government's involvement in the emergence of pollution (industry).

 

Intisari

Kajian ini mencoba menelaah kontroversi arsip kontemporer mengenai industrialisasi dan polusi di Sidoarjo Jawa Timur sejak tahun 1970-2000an. Beragamnya arsip kontemporer membuat sumber sejarah semakin diinterpretasikan secara bebas sesuai dengan ideologi pembuat arsip dan jiwa zamannya (zeitgeist). Hal ini menjadikan sumber-sumber sejarah sebagai objek yang semakin multitafsir dan kebenarannya bersifat non-absolut. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan memanfaatkan sumber-sumber berupa arsip koran, berita online dan arsip pemerintahan. Penelitian ini menemukan adanya perbedaan perspektif dan kejanggalan substansi berita. Arsip yang diproduksi masa Orde Baru cenderung melihat kemajuan daerah Sidoarjo dari masifnya industrialisasi, dan melihat polusi hanya pada tataran dampak fisik, bukan dari akar permasalahannya. Arsip pasca Orde Baru lebih melihat permasalahan lingkungan secara kritis karena menyebutkan keterlibatan pemerintah terhadap munculnya polusi (industri).

 


Keywords


arsip; kontemporer; industrialisasi; polusi; Sidoarjo; contemporary archives; industrialization; pollution

Full Text:

PDF


References

Arsip, Koran, dan Majalah:

Koleksi Arsip BLH Sidoarjo, 2002.

Koleksi Arsip Proper BLH Sidoarjo: PT. Panggung Elektronik. Surat No. 13/FKPL/I/SUB/2001.

Kompas, 5 Februari 1970; 14 Mei 1974; 3 Juni 1993; 31 Juli 2002; 30 April 2003.

Radar Sidoarjo, 20 November 2006.

Surabaya Post, 9 Mei 1989.

Surya, 24 November 1997.

“Surabaya Geger Kepati, Gegernya Air Kena Polusi”, Tempo, 24 September 1977.

Buku:

Daniels, Maygene F. & Walch, Timothy. 1984. A Modern Archives Reader: Basic Readings on Archival Theory and Practice. Washington: National Archives and Records Service.

Hafidz, W. “Poverties Beyond Economics”. Hlm. 219-222. Dalam Dirkse, J.P. (eds.). 1993. Development and Social Welfare: Indonesia’s Experiences Under the New Order. Leiden: KITLV Press.

Khusyairi, Johny A. “Drawing the Present of the Past: Declaration of Kampung Batik Jetis Sidoarjo”. Hlm. 267-286. Dalam Khusyairi, J.A. & Rabani, L.A. 2011. Kampung Perkotaan Indonesia: Kajian Historis-Antropologis atas Kesenjangan Sosial dan Ruang Kota. Yogyakarta: New Elmatera.

Lohanda, Mona. 1998. Sumber Sejarah dan Penelitian Sejarah. Depok: Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Budaya, Lembaga Penelitian Universitas Indonesia.

Lucas, Anton & Djati, Arif W. “The Politics Environmental and Water Pollution in East Java”. Hlm. 321-351. Dalam Peter Boomgaard (ed.). 2007. A World of Water: Rain, Rivers and Seas in Southeast Asian Histories. Leiden: KITLV Press.

Rifai, Rahmat. 2009. Spatial Modeling and Elements at Risk Assessment of Sidoarjo Mud Volcanic Flow. Yogyakarta: Graduate School Gadjah Mada University.

Soeroto, S. “Penelitian Bahan-bahan Arsip: Masalah dan Kenyataan”. Hlm. 63-79. Dalam Tim penulis. 1980. Arsip dan Sejarah. Jakarta: ANRI.

Stoler, Ann Laura. 2007. Colonial Archives and the Arts of Governance: On the Content in the Form. Hlm. 267-279. Dalam Blouin, F.X. & Rosenberg, W.G. (eds). Archives, Documentation, and Institutions of Social Memory: Essay from the Sawyer Seminar. University of Michigan Press.

_________. 2009. Along The Archival Grain: Epistemic Anxieties and Colonial Common Sense. New Jersey:Princeton University Press.

Suryandaru, Y.S. 2009. Kasus Lumpur Lapindo dalam Bingkai Media Massa. Surabaya: LPPM Unair dan TIFA Foundation.

Disertasi, dan Terbitan berkala:

Adika, I Nyoman. 2003. Perkembangan Wilayah Pinggiran Kota Metropolitan Surabaya dan Mobilitas Tenaga Kerja (Kasus Kabupaten Sidoarjo). Disertasi UGM. Tidak diterbitkan.

Brereton, J.C. “Rethinking Our Archive: A Beginning”. Dalam College English, Vol. 61, No. 5 (Mei, 1999), hlm. 574-576.  National Council of Teachers of English.

Hutchens, Benjamin. “Techniques of Forgetting? Hypo-Amnesic History and the An-Archive”. Dalam SubStance, Vol. 36, No. 2, Issue 113: The Future of Anarchism (2007), hlm. 37-55. University of Wisconsin Press.

Manoff, M. 2004. Theories of the Archive from Across the Disciplines. Dalam Libraries and the Academy, Vol. 4, No. 1, hlm. 9-25. Johns Hopkins University Press.

Wigley, M. “Unleashing the Archive”. Dalam Future Anterior: Journal of Historic Preservation, History, Theory, and Criticism, Vol. 2, No. 2 (2005), hlm. 10-15. University of Minnesota Press.


Sumber online:

Balk, G.L. (eds.). History of the Archives. Dalam http://sejarah-nusantara.anri.go.id/about-the-voc-and-its-archives/. Diakses pada tanggal 23 Juni 2015, pukul 13.35 WIB.

Niemeijer, Hendrik E. The Central Administration of the VOC Government and the Local Institutions of Batavia (1619-1811) – an Introduction. Dalam http://sejarah-nusantara.anri.go.id/about-the-voc-and-its-archives/. Diakses pada tanggal 23 Juni 2015, pukul 13.51 WIB.

Detik news, 8 Juni 2006. Gara-gara Lumpur Gas, 3 Desa Krisis Air. Dalam http://news.detik.com/berita/612254/gara-gara-lumpur-gas-3-desa-krisis-air. Diakses pada tanggal 23 Juni 2015, pukul 14.00 WIB.



DOI: https://doi.org/10.22146/diplomatika.28273

Article Metrics

Abstract views : 371 | views : 857

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Diplomatika Jurnal Kearsipan Terapan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN (online) : 2598-0009

ISSN (print)   : 2597-9981

View My Stats