Cover Image

PEMANFAATAN SAMPAH UNTUK MENDUKUNG USAHA TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DAN AGROEKOSISTEM DI DESA BENTENG, KECAMATAN CIAMPEA, KABUPATEN BOGOR (Waste Utilisation to Support Herbal Medicine Family Enterprise and Agroecosystem in Benteng Village, Ciampea)

https://doi.org/10.22146/jml.18516

Siti Amanah(1*), Inta P.N. Damanik(2), Helda Ibrahim(3)

(1) Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680
(2) Fakultas Pertanian Universitas Pattimura - Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka, Ambon 97233
(3) Fakultas Pertanian, Jl Perintis Kemerdekaan Km 9/29 , Makassar 90245
(*) Corresponding Author

Abstract


ABSTRAK

Volume sampah yang semakin meningkat merupakan isu yang ditemui di kota dan desa seiring meningkatnya populasi dan aktivitas manusia.  Sampah perlu dikelola dengan baik agar tidak berakibat buruk bagi kehidupan manusia. Penanganan sampah memerlukan keterampilan khusus, dan penelitian ini mengkaji upaya penanganan sampah oleh perempuan tani di Desa Benteng, Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian meliputi mengetahui persepsi masyarakat tentang lingkungan, menganalisis pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah menjadi pupuk organik, dan  menganalisis tingkat kepedulian masyarakat tentang lingkungan demi kelestariannya. Penelitian dilaksanakan dengan teknik penilaian tentang sampah dan lingkungan oleh 30 responden wanita tani tanaman obat keluarga (toga), dilanjutkan dengan kaji tindak.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga tani di Desa Benteng mempunyai persepsi yang positif tentang lingkungan dan mendukung pemeliharaan alam, namun persepsi tersebut belum diikuti oleh tindakan nyata.  Aksi bersama berupa praktik bersama mengolah sampah menjadi pupuk organik (kompos) merupakan salah satu forum mendorong masyarakat mengelola sampah. Sampah yang diolah menjadi pupuk organik dimanfaatkan perempuan tani memupuk tanaman obat keluarga (Toga) yang ditekuni oleh wanita tani.  Aksi bersama tersebut perlu disertai penyuluhan tentang pengolahan kompos untuk usaha toga. Hal ini dapat memantapkan difusi-adopsi dalam pertanian berwawasan lingkungan.

 

ABSTRACT

The volume of garbage keep increase and needs waste management to prevent human life from hazard.  The issue of increasing volume of garbage has also found in Kampung Gunung Leutik, Benteng Village, in Ciampea, District of Bogor.  Kampung Gunung Leutik has been known as Kampung Toga (herbal village). The women group run Toga expect that the village can exist as eco-village with characterised by ability to conserve the ecosystem through processing organic waste into compost. The research objectives are to know community perception about environment, to analyse ability of the members of women Toga group  to process waste into organic fertilizer (compost), and to analyse the community awareness to the environment conservation for the sustainabilty.  A number of 30 respondents were interviewed for their perception to the environment and to manage the waste.  Assessment was followed by concrete action in composting conducted at the research site.  The research results showed that perception of the community to the environment is positive and care to the environment, but this perception has not followed by concrete action. The women farmer’s group felt the needs to make organic fertilizer (compost) from waste, then they involved in a co-learning through a training to make  compost. The compost was  used to fertilize the medicinal plants that cultivated by the women. Further extension on composting is needed to enhance community willingness to support diffusion-adoption in waste management by making compost as organic fertilizer to support their agribusiness in herbal family medicine.


Keywords


pengolahan sampah; tanaman obat keluarga (Toga); kelestarian lingkungan; peran wanita tani; waste management; herbal family medicine (Toga); conserve agroecosystem; role of women group farmers



References

Asngari. 1984. Peranan Agen Pembaruan/Penyuluh Dalam Usaha Memberdayakan (Empowerment) Sumberdaya Manusia Pengelolaan Agribisnis. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Sosial Ekonomi. IPB, Bogor. Amanah, S., 2007. Makna Penyuluhan dan Transformasi Perilaku Manusia. Jurnal Penyuluhan. 3(1):63-67 Dahama, O.P., dan Bhatnagar. O. P. 1980. Education and Communication for Development. Oxford & IBH Publishing Co. New Delhi. Davies, A. Fahy, F. dan Taylor, D., 2005. Mind The Gap! Householder Attitudes And Actions Towards Waste In Ireland. Irish Geography 38(2):151. http://www.ucd. ie/gsi/pdf/38-2/waste.pdf Gibson, J.L., Ivancevich, J.M., dan Donnelly, J.H. 1982. Organization: Behavior, Structure, Processes. Business Publications, Michigan. Fabricius C, Folke, C., Cundill, G., dan Schultz, L., 2007. Powerless Spectators, Coping Actors and Adaptive Co Managers: A Synthesis of The Role of Communities in Ecosystem Management. Ecol. & Society 12(1):29-33. Hermawan, Y. 2011. Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dan Persepsi Dengan Perilaku Ibu Rumahtangga Dalam Pemeliharaan Kebersihan Lingkungan. http://ejournal. unud.ac.id/ abstrak/hubungan%20antara.pdf Lynam, T., De Jong, W., Sheil, D., Kusumanto, T., dan Evans. K., 2007. A Review of Tools for Incorporating Community Knowledge, Preferences, and Values into Decision Making in Natural Resources Management. Journal Ecology & Society, 12(1):5-10. Mar’at, 1984. Sikap Manusia : Perubahan dan Pengukuran. Ghalia Indonesia, Bandung. Muryani, Ahmad. C., Nugraha, S., dan Utami, T., 2011. Model Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan dan Pelestarian Hutan Mangrove di Pantai Pasuruan Jawa Timur. Jurnal Manusia dan Lingkungan, 18(2):80. Huda, N., 2011. Distance Education for Rural Agricultural Workers in Indonesia. Asian J. Distance Educ., 9(1):34 -45. Puspham, K., 2011. The Economics of Ecosystem Service And Biodiversity An International Assignment. J. Economy & Political Weekly. 46(24). Rasna, I.W., 2010. Pengetahuan dan Sikap Remaja Terhadap Tanaman Obat Tradisional di Kabupaten Buleleng dalam Rangka Pelestarian Lingkungan. Jurnal Bumi Lestari, 10(2). Reni, S., 2011. Penerapan Integrasi Usaha Tanaman dan Ternak serta Kebutuhan Penyuluhan Pertanian. Program Pasca Sarjana. Universitas Andalas. Everett, R.M., 2003. Diffusion of Innovations. Fifth Edition. Free Press, New York. Rahmat, 1998. Teori-Teori Komunikasi. Bandung. Remaja Rosdakarya Nugroho, T., 2007. Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pelestarian Alam. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian 3(2). Zamroni A, dan Yamao, M. 2011. Sustainable Household Economics: A Case of Altering Income of Small-Scale Fisherman in Indonesia. International Conference on Financial Management and Economic, IPEDR Volume 11. IACSIT Press, Singapore.



DOI: https://doi.org/10.22146/jml.18516

Article Metrics

Abstract views : 5576 | views : 4847

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Manusia dan Lingkungan



JML Indexed by:

  

Web
Analytics View My Stats