Dinamika Transformasi Sosial dan Budaya di Desa Rawak Hulu dan Rawak Hilir: Dari Etnosentrisme ke Multikulturalisme
PDF

Keywords

Etnosentrisme
Multikulturalisme
Perubahan Sosial Budaya
Pendidikan

How to Cite

Arjun Wahyudi, Barella, Y., & Wiyono, H. (2025). Dinamika Transformasi Sosial dan Budaya di Desa Rawak Hulu dan Rawak Hilir: Dari Etnosentrisme ke Multikulturalisme. ournal of ocial evelopment tudies, 6(2), 112-121. https://doi.org/10.22146/jsds.16383

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika perubahan sosial budaya di Desa Rawak Hulu dan Rawak Hilir, Kecamatan Sekadau Hulu, Kalimantan Barat, dari pola etnosentrisme menuju multikulturalisme. Berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan multikultural serta interaksi antarbudaya menjadi faktor utama pendorong perubahan tersebut. Pendidikan berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai inklusif dan mendekonstruksi prasangka lama, sementara interaksi sosial memperkuat kohesi antara komunitas Melayu dan Tionghoa. Peningkatan kesadaran sosial dan perluasan akses terhadap pendidikan turut mendorong penerapan nilai-nilai inklusif, sehingga tercipta lingkungan multikultural yang harmonis. Meskipun demikian, tantangan tetap muncul, khususnya pada momen-momen politik yang berpotensi memicu kembali sentimen etnis. Hal ini menunjukkan bahwa multikulturalisme merupakan proses dinamis yang memerlukan pemeliharaan berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang transformasi sosial di wilayah pedesaan Indonesia serta menegaskan pentingnya kebijakan yang mendukung integrasi budaya dan pendidikan multikultural guna memperkuat kohesi sosial di masyarakat yang beragam secara etnis.

https://doi.org/10.22146/jsds.16383
PDF

References

Allport, Gordon Willard. 1954. The Nature of Prejudice. Addison-Wesley Publishing Company.

Axelrod, Robert, dan Ross A. Hammond. 2003. “The Evolution of Ethnocentric Behavior.” Midwest Political Science Convention April 3rd 2003 1–30.

Banks, James A. 1997. Teaching Strategies for Ethnic Studies. 6 ed. Boston: Allyn & Bacon.

Berger, Peter Ludwig, dan Thomas Luckmann. 2020. The social construction of reality; a treatise in the sociology of knowledge. Garden City, N.Y: Doubleday.

Braun, V., & Clarke, V. 2019. “Reflecting on reflexive thematic analysis.” Qualitative Research in Sport, Exercise and Health 11(4):589–97. doi: https://doi.org/10.1080/2159676X.2019.1628806.

Creswell, John W., dan Cheryl N. Poth. 2018. Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. 4 ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Durkheim, Emile. 2017. Suicide A Study In Sociology. diedit oleh G. Simpson. Routledge.

Flick, Uwe. 2009. An Introduction To Qualitative Fourth Edition. 4 ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Giddens, Anthony. 1984. The Constitution of Society: Outline of the Theory of Structuration. Berkeley: University of California Press.

Isabela, Monica Ayu Caesar, dan Nibras Nada Nailufar. 2022. “Multikulturalisme: Definisi, Jenis, dan Penerapannya.” kompas.com. Diambil 9 September 2024 (https://nasional.kompas.com/read/2022/02/28/00000081/multikulturalisme--definisi-jenis-dan-penerapannya).

Kretzmann, John, dan John McKnight. 2021. Building communities from the inside out : a path toward finding and mobilizing a community’s assets. Chicago: The Asset-Based Community Development Institute.

Mahoney, James. 2000. “Path dependence in historical sociology.” Theory and Society 29:507–548. doi: https://doi.org/10.1023/A:1007113830879.

Patton, Michael Quinn. 2015. Qualitative research & evaluation methods. 4 ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Pettigrew, Thomas F., dan Linda R. Tropp. 2006. “A meta-analytic test of intergroup contact theory.” Journal of Personality and Social Psychology 90(5):751–83. doi: 10.1037/0022-3514.90.5.751.

Putnam, Robert D. 1995. “America’s declining social capital.” Journal of Democracy.

Saleh, Adam. 2020. “Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Pedesaan Pasca Revolusi Hijau.” Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial 1(1):71–93. doi: 10.24239/moderasi.vol1.iss1.10.

Stake, Robert E. 2010. Qualitative Research: Studying How Things Work. Guilford Press.

Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. ALFABETA.

Taylor, Charles. 1994. Multiculturalism Examining The Politics Of Recognition. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Toha, Syahidi, dan Itaanis Tianah. 2024. “Internalization of Multiculturalism Values in Integrated Social Sciences Learning.” SOCIALE: International Journal of Social Studies 1(1):132–43. doi: https://doi.org/10.19105/sociale.v1i1.12276.

Widaty, Cucu. 2020. “Perubahan Kehidupan Gotong Royong Masyarakat Pedesaan Di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.” PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi) 2(1):174–86. doi: 10.20527/padaringan.v2i1.1617.

Wilding, Raelene, dan Caitlin Nunn. 2017. “Non-metropolitan productions of multiculturalism: Refugee settlement in rural Australia.” Durham Research Online 2(2):2542–60. doi: https://doi.org/10.1080/01419870.2017.1394479.

Yusanto, Yoki. 2019. “Ragam Pendekatan Penelitian Kualitatif.” Journal of Scientific Communication (Jsc) 1(1):1–13. doi: 10.31506/jsc.v1i1.7764.