Dari Pengobatan ke Pergerakan: Nasionalisme dan Kebangkitan Dokter-Dokter Indonesia dalam Merawat Bangsa

https://doi.org/10.22146/sasdayajournal.50352

Moordiati Moordiati(1*)

(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract


Profesi dokter bukan lagi hanya terikat dan terbatas pada persoalan medis dan kesehatan semata, tetapi para dokter juga mampu berperan aktif dalam pengambilan keputusan dan pergerakan politik suatu bangsa. Dokter-dokter di Indonesia telah membuktikan itu dalam perjalanan sejarah bangsa. Mereka aktif merawat bangsanya melalui semangat pergerakan dan kebangsaan (Nasionalisme).

Keywords


Nationalism, Indonesia, healthy

Full Text:

PDF


References

Shiraisi, Takashi, Zaman Bergerak; Radikalisme Rakyat di Jawa 1912-1926, Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 1997.

Murakami, Saki, Call for Doctors, Uneven Medical Provision and The Modernization of State Health Care during the Decolonization of Indonesia, 1930-1950, dalam Freek Colombijn and Joost Cote, Cars, Conduits, and Kampongs, The Modernization of the Indonesian City, 1920-1960, Leiden: Brill, 2014.



DOI: https://doi.org/10.22146/sasdayajournal.50352

Article Metrics

Abstract views : 275 | views : 283

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 ISSN Number 2549-3884 (online) and 2548-3218 (print)


This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

hit
counter View My Stats