AMBIVALENSI: CARA BARU MEMAHAMI IDENTITAS POST-KOLONIALISME BUDAYA INDONESIA

https://doi.org/10.22146/sasdayajournal.27786

Muharina Harahap(1*)

(1) Dosen di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan, Sumatra Utara
(*) Corresponding Author

Abstract


Buku ini memuat kumpulan sembilan esai yang membicarakan tentang poskolonial dengan fokus pada perbincangan mengenai ambivalensi. Ke-ambivalensi-an tersebut masing-masing memiliki aspek yang berbeda-beda. Pembicaraan tersebut berpusat pada konsep mimikri, hibriditas, ‘ruang antara’, hegemoni, resistensi, dan sebagainya. Konsep-konsep tersebut dijadikan alat untuk membedah serangkaian wacana poskolonial mulai dari musik hingga yang terkait dengan agama.

Keywords


Ambivalensi, poskolonial, dan wacana.

Full Text:

PDF


References

Ashcroft, B, Gareth Griffiths, dan Helen Tiffin. 2007. Post-colonial Studies: The Key Concepts Second Edition. New York-London: Routledge Taylor & Francis e-Library.

Bhabha, H.K. 1984. “Of Mimicry and Man: The Ambivalence of Colonial DiscourseAuthor,” dalam Discipleship: A Special Issue on Psychoanalysis, Oktober 1984, Volume 28, Halaman 125-133, Dipublikasikan oleh The MIT Press, Diunduh dari http://www.jstor.org tanggal 31 Januari 2011.

--------------. 1994. The Location of Culture. London dan New York: Routledge Taylor & Francis e-Library.

Budianta, M. 1998. Oposisi Biner dalam Wacana Kritik Pascakolonial. Makalah pada Kolokium “Mempersoalkan Pascakolonialisme”, Balai Seminar Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur.

Budiawan (ed.). 2010. Ambivalensi: Post-kolonialisme Membedah Musik Sampai Agama di Indonesia. Yogyakarta: Jalasutra.

Huddart, D. 2006. Homi K. Bhabha: Routledge Critical Thinkers. London-New

York: Routledge Taylor & Francis e-Library.



DOI: https://doi.org/10.22146/sasdayajournal.27786

Article Metrics

Abstract views : 1758 | views : 1471

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities with registered number 2549-3884 (online) and 2548-3218 (print) has been indexed by:

 

 

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

hit
counter View My Stats