Fertilitas Migran dan Faktor Yang Memengaruhi Fertilitas di Jawa Barat

https://doi.org/10.22146/jp.36203

Rindang Ekawati(1*), Rina Herartri(2), Nuraini Nuraini(3), Laili Rahayuwati(4), Sukamdi Sukamdi(5)

(1) Bidang Pelatihan dan Pengembangan–Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat
(2) Pusat Penelitian Kependudukan - BKKBN Pusat, Jakarta
(3) Statistisi–Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat
(4) Fakultas Keperawatan, Universitas Padjadjaran, Bandung
(5) Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
(*) Corresponding Author

Abstract


Migrasi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi dinamika penduduk, baik melalui jumlah migran maupun fertilitas migran. Jumlah migrasi yang besar ke Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu penyebab peningkatan jumlah penduduk yang cukup besar. Jika migran memiliki fertilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan nonmigran, maka pengaruh tersebut akan lebih besar lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan fertilitas antara migran dan nonmigran serta faktor-faktor yang memengaruhi fertilitas di Jawa Barat. Data yang digunakan adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2015. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kecenderungan migran memiliki fertilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan nonmigran. Sementara itu, faktor sosial ekonomi yang berpengaruh terhadap fertilitas adalah pendidikan, usia kawin pertama, penggunaan alat kontrasepsi, dan kegiatan utama (pekerjaan).

 

Migration is one of the factors that influences the dynamics of population, both through the number of migrants and the fertility of migrants. The large number of migrants to West Java Province is one of the causes of a considerable increase in population. If migrants have higher fertility than non-migrants, the effect will be even greater. This study aims to examine the difference of fertility between migrants and non-migrants as well as factors affecting fertility in West Java. The data used is 2015 National Socio-Economic Survey (Susenas). The analysis is done using descriptive and inferential statistics. The results show that there is a tendency for migrants to have higher fertility compared with non-migrants while the socio-economic factors that have an effect on fertility are education, first marriage age, use of contraceptives, and main activities (work).


Keywords


fertility; migration; socio-economic factors; fertilitas; migrasi; faktor sosial ekonomi

Full Text:

PDF


References

Alfana, Muhammad Arif Fahrudin dan Sri Rum Giyarsih. 2015. “Fertilitas dan Migrasi: Kebijakan Kependudukan Untuk Migrasi di Kabupaten Sleman”. Jurnal Kajian Ilmu Administrasi Negara, Vol. 3 No 1.

Caldwell, J. 1982. Theory of Fertility Decline. London: Academic Press.

Davis, Kingsley and Judith Blake. 1956. “Social Structure and Fertility: An Analytic Framework”. Economic Development and Cultural Change, 4(3): 211–235.

Haribaik, Maria Adelia Suryani, Ida Bagus Made Astawa, Sutarjo. 2017. ”Studi Komparatif Tentang Fertilitas Antara Migran dan Non Migran di Kota Singaraja”. Jurnal Pendidikan Geografi. Vol. 11, No. 2. Diunduh dari https://ejournal.undiksha. ac.id/index.php/JJPG/article/view/10743 pada 30 November 2017.

Herartri, Rina; Septi Nurhayati, dan Yusna Afrilda. 2013. Perbedaan Fertilitas Wanita Migran dan Non Migran di Provinsi Jawa Barat. Jakarta: Puslitbang Kependudukan BKKBN Pusat.

Hervitz, Hugo M. 1985. Selectivity, Adaptation or Disruptive? A Comparison of Alternative Hypothesis of Migration on Fertility: The Case of Brazil International Migration Review.

Kulu, H. 2003. “Migration and Fertility: Competing Hypothesis Re-examined”. MPIDR Working Paper, 2003-035, Rostock: Max Planck Institute for Demographic Research.

Ribe, H. & Schultz, P. 1980. Migrant and Native Fertility at Destination Colombia: Are Migrant Selected according to their Reproductive Preferences? Unpublished monograph.

Sudibia, I Ketut, Ni Nyoman Dayuh Imbawan, AAI Marhaeni, Rusta Dewi Rustiriyuni. 2013. “Studi Komparatif Fertilitas Penduduk Antara Migran dan Non Migran di Provinsi Bali”. Piramida, Vol. 2. No IX : 77-88.



DOI: https://doi.org/10.22146/jp.36203

Article Metrics

Abstract views : 1849 | views : 1371

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Populasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Copyright of Jurnal Populasi ISSN 0853-6202 (PRINT), ISSN: 2476-941X (ONLINE).


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

Populasi Indexed by:

ROAD

web
analytics View My Stats