Waktu Produksi Yolk Immunoglobulin (IGY) Kuning Telur Ayam yang Diimunisasi Streptococcus mutans

https://doi.org/10.22146/majkedgiind.8308

Mufidana Azis(1*), Dhinintya Hyta N(2), Aurita Siwi R(3), Kristiyani Dwi M(4), Norma Dias L(5), Juni Handajani(6)

(1) Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(2) Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(3) Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(4) Bagian Biologi Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(5) Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(6) Bagian Biologi Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Prevalensi karies di Indonesia menunjukkan angka yang tinggi. Karies diketahui sebagai penyakit multifaktorial rongga mulut yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Salah satu metode terbaru pencegahan karies gigi, yaitu, melalui imunisasi pasif menggunakan antibodi kuning telur ayam (Yolk Immunoglobulin/IgY). Beberapa penelitian menunjukkan waktu produksi IgY bervariasi dengan perbedaan teknik pengujian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi IgY kuning telur ayam yang diimunisasi S. mutans. Metode penelitian menggunakan 4 ekor ayam Hysex Brown sebagai kelompok perlakuan dan 1 ekor ayam sebagai kontrol. Suspensi S. mutans diinjeksikan pada ayam saat minggu pertama hari ke-1,2,3, kemudian ditambahkan Freund Adjuvant pada minggu ke-2 hingga minggu ke-4. Koleksi kuning telur ayam dilakukan mulai minggu ke-2 setelah imunisasi. Untuk mengetahui efektivitas vaksinasi dan keberadaan S.mutans, kuning telur ayam selanjutnya diuji dengan AGPT (Agar Gel Precipitation Test) dan hasilnya dinyatakan positif apabila terbentuk presipitasi diantara  sumuran  antigen dan antibodi.. Hasil penelitian menunjukkan hasil positif pada kuning telur ayam minggu ke-5. Disimpulkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk produksi IgY spesifik S. mutans pada kuning telur ayam mulai minggu ke-5 setelah imunisasi.

Production Time of Yolk Immunoglobulin (Igy) Yellow Chicken Egg Immunized with Streptococcus mutans. Dental caries prevalence in Indonesia appears in high rate. Caries is known as a multifactorial disease in oral cavity caused by Streptococcus mutans bacteria. The latest method to prevent dental caries is through passive immunization using chicken yolk antibody (Yolk Immunoglobulin /IgY). Some researches showed the variation of IgY production time using different testing technique. The purpose of this research is to determine the time required to produce IgY chicken yolk immunized by S. mutans. For the method, this research uses 4 chickens of Hysex Brown as the treatment group and a chicken as the control. S. mutans suspension is injected to the chicken from 1st, 2nd, and 3rdday in the first week; Freund Adjuvant was added in the 2ndtill 4thweeks. Collection of chicken yolk was started at 2ndweek after immunization. The chicken yolk then was tested using Agar Gel Precipitation Test (AGPT) to know the effectiveness of vaccination and the existence of S.mutans. The result of the test can be positive if it forms precipitation between antigen and antibody wells. The result has shown a positive response in chicken yolk in the 5thweek. From the test, it can be concluded that the time required for the production of IgY specific against S. mutans in chicken yolk is in the beginning of 5thweek after immunization.

Full Text:

PDF


References

Bagramian RA, Garcia-Godoy F, Volpe AR. The global increase in dental caries: a pending public health crisis. American Journal of Dentistry. 2009; 21(1): 3-8.

Rajan S, S Karthika, A Michael, Gandhimathi. Generation of eggyolk antibodies in chicken (igy) against streptococcus mutans and its in vitro neutralization efficacy. Archives of Aplied Science

Research. 2011; 3(5): 404-12.

Poetri ON, Soejoedono RD. Produksi antibodi kuning telur (igy) anti streptococcus mutans sebagai anti karies gigi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 2006; 11(3): 6-10.

Carlander D. Avian IgY Antibody: In vitro and in vivo [disertasi]. Stockholm : Acta Universitatis Upsaliensis; 2002.

Darmawi. Antigen ekskretori/sekretori stadium l 3 ascaridis galli sebagai pemicu pembentukan imunoglobulin yolk (igy) pada ayam petelur [disertasi]. Bogor: Sekolah Pasca Sarjana IPB; 2007.

Kuby J. Immunology. Ed 3. New York: WH Freeman and Company; 1997.

Hay FC. Westwood OMR. Practical Immunology. Ed 4. United Kingdom: Blackwell Publishing Company. 2002.

Sudarmono AS. Pedoman pemeliharaan ayam ras petelur. Yogyakarta : Penerbit Kanisius; 2007.

Campbell, Reece, Mitchell. Biologi. Ed 5. Jakarta: Erlangga; 2004.



DOI: https://doi.org/10.22146/majkedgiind.8308

Article Metrics

Abstract views : 2460 | views : 5081

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Majalah Kedokteran Gigi Indonesia




Currently, Majalah Kedokteran Gigi Indonesia indexed by:

        

 

 

 

 

 

 View My Stats


real
time web analytics