Penggunaan Vertical Loop pada Perawatan Gigi Berjejal Parah dan Crossbite Anterior dengan Teknik Begg

https://doi.org/10.22146/majkedgiind.8192

Herna Juliana Nainggolan(1*), Wayan Ardhana(2), Christnawati Christnawati(3),

(1) Program Studi Ortodonsia PPDGS Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada
(2) Bagian Ortodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada
(3) Bagian Ortodonsia, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada
(*) Corresponding Author

Abstract


Gigi berjejal dapat terjadi pada semua klasifikasi maloklusi. Perawatan gigi berjejal berat dengan teknik Begg menggunakan vertical loop untuk meningkatkan kelentingan busur labial supaya dapat terpasang pada gigi berjejal sehingga levelling dan unravelling gigi anterior dapat tercapai. Tujuan artikel ini untuk menerangkan manfaat dari vertical loop pada kasus gigi berjejal berat. Pada artikel ini disajikan dua kasus gigi berjejal parah dan crossbite. Kasus pertama: laki-laki 17 tahun tidak percaya diri karena berjejal dan gingsul. Diagnosis: maloklusi Angle klas III subdivisi tipe skeletal klas III dengan maksila retrusif dan mandibula prognatik, gigi berjejal parah dan crossbite anterior. Kasus kedua: perempuan 18 tahun, mengeluhkan gigi berjejal, sulit dibersihkan dan gusi sering berdarah. Diagnosis: Maloklusi Angle klas I tipe skeletal klas I dengan bimaksiler retrusif dan bidental protrusif  gigi berjejal berat dan crossbite anterior. Pada kedua kasus dilakukan perawatan dengan alat ortodontik cekat teknik Begg, pada tahap pertama digunakan archwire diameter 0,014” dengan vertical loop untuk koreksi gigi malposisi berupa gigi berjejal, membuka dan menutup ruang gigi anterior dengan menggerakkan gigi ke arah mesiolabial dan labiolingual sehingga gigi berjejal dan crossbite anterior dapat terkoreksi. Hasil: Koreksi inklinasi gigi-gigi rahang atas dan bawah, overjet dan overbite dipertahankan, penutupan sisa ruang, koreksi aksial gigi-gigi dan perbaikan interdigitasi sesuai dengan oklusi normal. Kesimpulan dari penggunaan vertical loop pada perawatan ortodontik cekat dengan teknik Begg menunjukkan sangat efektif dalam mengoreksi gigi berjejal berat dan crossbite anterior.

Keywords


Vertical loop; berjejal parah; crossbite anterior; teknik Begg

Full Text:

PDF


References

Cadman GR. A Vade mecum for the begg technique: technical principles. Am.J.Orthod. 1975; 67(5): 477-512.

Daskalogiannakois J. Glossary of orthodontic term. Berlin: 2000. H. 224-225.

Bhalajhi SI. Orthodontics the art and science. Ed 3. New Delhi : Arya (MEDI) Publishing House. 2004. H. 392-393.

Begg PR, Kesling PC. Begg orthodontic theory and technique. Ed 2. Philadelphia : W.B. Saunders Co; 1977. H.113-150.

Kunifec MM. Stability of the impa with reference to the begg method. Angle Orthod. 1971; 41: 264-270.

Fletcher GGT. The Begg Appliance and Technique. Briston: John Wright & Sons (print) Ltd; 1981. H. 15-29

Kuftinec MM, Inmam GO. A Comparison of plain versus multilooped arch wires in stage I of begg therapy. Am. J. Orthod. 1980; 78 (1): 81-88.

Federico VT. Atlas of orthodontic appliances fixed and removable. Ed 16. Hollywood: Orto cycle Co; 1986.



DOI: https://doi.org/10.22146/majkedgiind.8192

Article Metrics

Abstract views : 216 | views : 544

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Majalah Kedokteran Gigi Indonesia




Currently, Majalah Kedokteran Gigi Indonesia indexed by:

      

 

 

 

 

 

 View My Stats


real
time web analytics

 

 

Creative Commons License

Majalah Kedokteran Gigi Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.