Perbedaan Penggunaan Bahan Desensitizing dan Tanpa Desensitizing Pasca Bleaching Ekstra-Koronal terhadap Kekerasan Email

https://doi.org/10.22146/majkedgiind.12703

Wignyo Hadriyanto(1*),

(1) Departemen Ilmu Konservasi Gigi, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author

Abstract


Latar Belakang. Pada bleaching ekstrakoronal diketahui terjadi proses demineralisasi sehingga terjadi hiersensitivitas dentin. UltraEZ salah satu bahan desensitizing yang dapat mengurangi hipersensitivitas akibat demineralisasi email pasca bleaching ekstrakoronal terkini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekerasan email pasca pemutihan gigi ekstra-koronal dengan aplikasi bahan desensitizing dan tanpa aplikasi bahan desensitizing. Metode penelitian ini menggunakan 20 gigi premolar permanen pasca pencabutanyang masih utuh dan direndam dalam saliva buatan, kemudian dilakukan pemolesan pada bagian bukal dengan menggunakan pasta profilaksis kemudian gigi dicuci dan dikeringkan. Bahan pemutih Opalescence Xtra Boost diaplikasikan pada semua permukaan bukal gigi premolar kemudian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok I, II, masing-masing kelompok sebanyak 10 gigi. Kelompok I sebagai kelompok control setelah dilakukan pemutihan, tidak dilakukan aplikasi Ultra-EZ, dimasukkan dalam wadah botol dan direndam dalam saliva buatan kemudian disimpan dalam incubator. Mahkota dan akar gigi,kemudian ditanam dalam resin akrilik sesuai kelompok sebelumnya dengan permukaan bukal menghadap ke atas. Semua sampel diuji kekerasannya dengan uji kekerasan Vickers menggunakan beban 100 g selama 15 detik. Permukaan bukal menghadap ke atas, kemudian dijepit dengan alat penjepit pada meja alat Micro Vickers Hardness Tester. Sampel diatur sedemikian rupa sehingga akan terlihat gambar yang dapat diukur panjang diagonalnya langsung dengan micrometer yang ada pada lensa okuler. Nilai kekerasan email dalam Vickers hardness number (VHN) juga dapat diperoleh dari table setelah mengetahui rata-rata panjang diagonal, berat badan yang digunakan dan waktu yang digunakan untuk uji kekerasan. Pengujian ini dilakukan pada setiap kelompok. Selanjutnya diuji dengan uji-t. hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara aplikasi ultraEZ lima menit dibandingkan tanpa aplikasi ultraEZ terhadap kekerasan email pada p>0,05.

 

Background. One of the side effect of bleaching agent is a dentine hypersensitive and ultraEZ is an agent can diminish this process. The purpose of this study was to evaluate difference of enamel microhardness post external bleaching with or without ultra-eze application. Method. Twenty extracted permanent bicuspid used in this study were divided into two group, each group contains 10 bicupids. Group I was treated external bleaching without ultra-eze application and group II was treated external bleaching with application ultraEZ for five minutes. After that all of the subject were seaked the artificial saliva and kept in the incubator 24 hours. Teeth were embedded into acrylic resin with the buccal sirface facing up. Further all of the subject was evaluated by Vickers using 100 g load for 15 seconds. Teeth were stapled on the Micro Hardness Tester table diagonal of emage was measure using micrometer attach on ocular lesnse. Email hardness can be known after calculating, the everage diagonal length, the load used and the duration of hardness test. Further the data was analize using t-test. The result shows there is significant difference between bleaching with and without the application of ultra-eze.


Keywords


bahan desensitizing; kekerasan email; bleaching ekstra koronal; Desensitizing agent; email microhardness; extra coronal bleaching

Full Text:

PDF



DOI: https://doi.org/10.22146/majkedgiind.12703

Article Metrics

Abstract views : 162 | views : 1097

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Majalah Kedokteran Gigi Indonesia




Currently, Majalah Kedokteran Gigi Indonesia indexed by:

      

 

 

 

 

 

 View My Stats


real
time web analytics

 

 

Creative Commons License

Majalah Kedokteran Gigi Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.