ISOLASI SALMONELLA SP. DAN PREVALENSINYA PADA TEMBOLOK (INGLUVIENS) AYAM BURAS DAN AYAM RAS DI PASAR AYAM PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH (Isolation of Salmonella sp. and Prevalence from Crops (Ingluviens) in Local Chicken and Broiler in Poultry Market Peunayong Banda Aceh)

https://doi.org/10.22146/jsv.64584

Sri Wahyuni(1), Erina .(2*), M. Daud AK(3), Fakhrurrazi .(4), M. Jalaluddin(5), Teuku Zahrial Helmi(6)

(1) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
(2) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
(3) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
(4) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
(5) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
(6) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
(*) Corresponding Author

Abstract


Abstract

 

            The crop is the part of the chicken's digestive tract that is more likely to break during processing. This research aimed to isolate Salmonella sp. from crop in local chickens and broiler from the Peunayong Chicken Market in Banda Aceh. Samples were swab contents of crop from 15 crops of local chickens and 15 crops of broiler. This research is a Cross sectional study with Carter method, starts with a swab of crop contents and then is inserted into the Selenite Cystine Broth (SCB) media, if the color of the media becomes orange, then followed by streaking bacteria on Salmonella Shigella Agar (SSA) media. Then observed the morphology that grew on SSA media including size, shape, surface, elevation, edges, aspects and colony color, followed by Gram stain to observe bacterial morphology microscopically. The research data were analyzed descriptively, displayed in figures and tables. The results of the isolation showed that 7 from 15 samples (46%) of local chicken cropping and 15 from 15 samples (100%) of broiler were positive for Salmonella sp. Therefore, it can be concluded that Salmonella sp. can be isolated from local chicken and broiler, Salmonella sp. prevalence is higher in broiler than in local chicken.

Keywords : Eviserasi; Food borne disease; Gram negatif; Zoonotic disease

 

Abstrak

 

            Tembolok merupakan bagian saluran pencernaan ayam yang lebih mungkin pecah selama pemrosesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Salmonella sp. pada tembolok ayam buras dan ayam ras yang berasal dari Pasar Ayam Peunayong Kota Banda Aceh. Sampel berupa swab isi tembolok dari 15 tembolok ayam buras dan 15 tembolok ayam ras. Penelitian ini merupakan Cross sectional dengan metode Carter dimulai dari swab isi tembolok kemudian dimasukkan kedalam media Selenite Cystine Broth (SCB), apabila warna media menjadi orange dilanjutkan dengan penanaman bakteri pada media Salmonella Shigella Agar (SSA). Kemudian diamati morfologi yang tumbuh pada media SSA meliputi ukuran, bentuk, permukaan, elevasi, tepi, aspek dan warna koloni, dilanjutkan dengan pewarnaan Gram untuk mengamati morfologi bakteri secara mikroskopis. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif, ditampilkan dalam bentuk gambar dan tabel. Hasil isolasi didapatkan bahwa pada 7 dari 15 (46%) sampel tembolok ayam buras dan 15 dari 15 sampel (100%) sampel tembolok ayam ras positif terdapat Salmonella sp. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa Salmonella sp. dapat disolasi dari tembolok ayam buras dan ayam ras, prevalensi Salmonella sp. lebih tinggi pada ayam ras dibandingkan ayam buras.

Kata kunci : Eviserasi; Food borne Disease; Gram negative; Zoonotic disease


Keywords


Eviserasi; Food borne Disease; Gram negative; Zoonotic disease

Full Text:

PDF


References

Afriyani., Darmawi., Fakhrurrazi., Manaf, Z. H., Abrar, M. dan Winaruddin. (2016). Isolasi bakteri Salmonella sp. pada feses anak ayam broiler di Pasar Ulee Kareng Banda Aceh. Jurnal Medika Veterinaria. 10(1): 74-76. Arifin, I. M. (2015). Deteksi Salmonella sp. pada daging sapi di pasar tradisional dan pasar modern di Kota makassar. Skripsi. Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Hasanuddin, Makassar. Bridson, E. Y. (2006). The Oxoid Manual. 9th ed. Oxoid Limeted, England. Cappucino, J.G. and N. Sherman. (1983). Microbiology. A Laboratory Manual. Rockland and Community Collage, New York Cliver. Classen, H.L., Apajalahti, J., Svihus, B. and Choct, M. (2016). The role of the crop in poultry production. World's Poultry Science Journal. 72: 14. Corry, J.EL., Curtis, G.D.W. and Baird, R.M. (2003). Handbook of Culture Media for Food Microbiology, Second Edition, Volume 37. Elsevier Science, UK. Data Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh. (2016). Dewi, E.S., Latifa, E.L., Fawwarahly, S. dan Kautsar, R. (2016). Kualitas mikrobiologis daging unggas di RPA dan yang beredar di pasaran. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. 4(3): 379-385. Erina., Azmansyah., Darniati., Fakhrurrazi., Safika. and Siregar, T.N. (2019). The isolation and identification of bacteria Salmonella sp. on quail egg shell in tradisional markets ulee kareng Banda Aceh. Jurnal Medika Veteriner. 13(1): 79-87. Hargiss, B.M., Caldwell, D.J., Brewer, R.L., Corrier, D.E. and Deloach, J.R. (1995). Evaluation of the chicken crop as a source of Salmonella contamination for broiler carcasses. Poultry Science. 74: 1584-1552. Harry, E.G. (1957). The effect on embryonic chick mortality of yolk contamination with bacteria from the hen. Vet.Rec. 69(51): 1433-1439. June, G.A., Sherrod, P.S., Hammack, T.S., Amaguana, R.M. and Andrews, W.H. (1995). Relative effectiveness of selenite cystine broth, tetrathionate broth, and Rappaport-vassiliadis medium for the recovery of Salmonella from raw fresh and other highly contaminated foods: precollaborative study. Journal of AOAC International. 78(2): 375-380. Kleuring, G. (2001). Gram Stain Technique. Protocol of Molecular Cell Physiology, US. Kusuma, S.A.F. (2009). Uji Biokimia Bakteri. Karya Ilmiah. Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran, Bandung. Liofilchem. (2016). Selenite Cystine Broth: liquid medium for detection of Salmonella spp. according to ISO 6785. Laboratoires Humeau. 13.12.2016: 1-2. Masturina., Fakhrurrazi., Abrar, M., Erina., Wahyuni, S. dan Budiman, H. (2017). Isolasi bakteri Salmonella sp. dalam kendang ayam broiler di desa Cot Sayun Kecamatan Blang Bintang Aceh Besar. JIMVET. 1(3): 375-382. Mukhtaruddin., Fakhrurrazi. dan Abrar, M. (2018). Isolasi dan identifikasi bakteri Salmonella sp. pada usus ayam kampung di Desa Lampuja Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. JIMVET. 3(1): 24-36. Nadifah, F., Bhoga, M. Y. dan Prasetyaningsih, Y. (2014). Kontaminasi bakteri pada saus tomat mie ayam di pasar CondongCatur Sleman Yogyakarta tahun 2013. Jurnal Biogenesis. 2(1): 30-33. Office International des Epizooties. (2018). OIE Terrestrial Manual 2018. Fowl typhoid and pullorum disease. Retrieved November 1, 2020, from https://www.oie.int/doc/ged/D9308.PDF. Pelczar, M.J. dan Chan, E.S.C. (1988). Dasar-Dasar Mikrobiologi. UI Press, Jakarta. Rahmiati. (2016). Analisis bakteri Salmonella-Shigella pada kuah sate pedagang kaki lima. Biolink. 3(1): 31-36. Ramadhani, W.M., Rukmi, I. dan Jannah, S.N. (2020). Kualitas mikrobiologi daging ayam broiler di pasar tradisional Banyumanik Semarang. Jurnal Biologi Tropika. 3(1): 8-16. Ramdhania, E.Y., Ferasyi, T.R., Sari, W.E., Abrar, M., Ismail. dan Thasmi, C.N. (2020). Angka prevalensi cemaran bakteri Escherichia coli pada daging ayam broiler yang dijual ditiga pasar tradisional Kota Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Veteriner. 4(3): 73-80. Ridha, A. (2017). Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler pada rumah tangga di Kecamatan Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur. Diakses pada 16 November 2020, dari artikel, 10.30596/ekonomikawan.v17i1.1175 Sartika, D., Susilawati. dan Arfani, G. (2016). Identifikasi cemaran Salmonella sp. pada ayam potong dengan metode kuantifikasi di tiga pasar tradisional dan dua pasar modern di kota Bandar Lampung. Jurnal Teknologi Industri & Hasil Pertanian. 21(2): 89-96. Scharlab, S.L. (2011). Handbook of Microbiological Culture Media, Edition no 11. Scharlau The Wise Choice. Smith, D.P. and Berrang, M.E. (2006). Prevalence and Numbers of Bacteria in Broiler Crop and Gizzard Contents. Poultry Science. 85: 144–147. Srianta dan Elisa, R. (2003). Deteksi Salmonella pada nasi goreng yang disediakan oleh restoran kereta api kelas ekonomi. Jurnal teknol dan industri pakan. 17(3): 253-254. Sudirman. (2005). Strategi pencegahan dan pengendalian infeksi Salmonella pada industry perunggasan. Workshop Penaggulangan Penyakit Zoonosis. Bogor, 5 Desember. Wanasuria, S. (2010). Biosekuritas Pabrik Pakan: Cetakan ke delapan. Kanisius, Yogyakarta. White, D.G., Zhao, S., Sudler, R., Ayers, S., Friedman, S., Chen, S., McDermott, P.F., McDermott, S., Wagner, D.D. and Meng, J. (2001). Salmonella from retail ground meats. Engl. J. Med. 345: 1147-1148. Widodo, E. (2018). Ilmu Nutrisi Unggas. UB Press, Malang. Wulandari, E., Tampoebolon, B.I.M., Widiyanto. dan Pujaningsih, R.I. (2020). Uji mikrobiologis Salmonella, Water activity dan total bakteri multinutrien blok dari cangkang kerrang dan cangkang telur sebagai sumber mineral. Jurnal Sain Peternakan Indonesia. 15(1): 43-49. Yana, O., Razali. dan Jalaluddin, M. (2017). Penilaian pemotongan ayam ditinjau dari aspek fisik dan estetika di RPU Peunayong Kota Banda Aceh. JIMVET. 1(2): 218-225. Yasin, I. (2010). Pencernaan serat kasar pada ternak unggas. Jurnal Ilmiah Inkoma. 21(3): 7-11. Yunus, R., Mongan, R. dan Rosnani. (2017). Cemaran bakteri Gram negative pada jajanan siomay di Kota Kendari. Medical Laboratory Technology Journal. 3(1): 87-92.



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.64584

Article Metrics

Abstract views : 1020 | views : 1996

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

   CrossrefROADCOREDimensions  JournalTOCs   


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats