Optimalisasi Waktu Pengomposan dan Kualitas Pupuk Kandang dari Kotoran Kambing dan Debu Sabut Kelapa dengan Bioaktivator PROMI dan Orgadec

https://doi.org/10.22146/jsv.29301

Linda Trivana(1*), Adhitya Yudha Pradhana(2)

(1) Balai Penelitian Tanaman Palma, Manado
(2) Balai Penelitian Tanaman Palma, Manado
(*) Corresponding Author

Abstract


Animal manures can be used as organic fertilizer because the high nutrient content such as nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K). The nutrients are needed by plants and soil for fertility. One of the animal manures
that can be used for organic fertilizer is goat manure. Goat manure is used as organic fertilizer it contains relatively more balanced nutrients than other natural fertilizer. In addition, the goat manure is mixed with the goat urine that also
contains high nutrients. Coconut coir dust contains high potassium so that the addition of coconut coir dust in organic fertilizer will increase the potassium content (K) in organic fertilizer. The purpose of this research was to find out the
influence of effective Orgadec and PROMI bioactivators on the optimal time of composting and the quality of the organic fertilizer. The organic fertilizer was analyzed to determine the content of N, P, K, organic-C, C/N ratio, water
content, and pH. The result of analysis is compared with SNI 19-7030-2004. Organic fertilizer analysis was conducted on day 0, 10, 20, 30, 40, and 50. The result of the organic fertilizer analysis with Orgadec bio-activator more effective
and faster on the decomposition organic matter in the compost compared PROMI (<20 days). The quality of organic fertilizer with Orgadec bioactivator on day 10 and 20, while organic fertilizer with PROMI on day 20, 30, 40, and 50
days was in accordance with the quality stated in SNI 19-7030-2004 (C/N ratio, levels of N, P, K, water, and organic-C).


Keywords


goat manure; coconut coir dust; Orgadec; PROMI

Full Text:

PDF


References

Arisha, H.M.E., Gad, A.A., dan Younes, S.E. 2003.

Response of some pepper cultivar to organic

and mineral nitrogen fertilizer under sandy soil

conditions. Zagazig J. Agric. Res. 30: 1875-99.

Badan Standardisasi Nasional. 2004. Spesifikasi

Kompos dari Sampah Organik Domestik. SNI

-7030-2004. Jakarta.

Cesaria, R.Y., Wirosoedarmo, R., Suharto, B.

Pengaruh penggunaan starter terhadap

kualitas fermentasi limbah cair tapioka sebagai

alternatif pupuk cair.Jurnal Sumberdaya Alam

dan Lingkungan 12(2):8-14.

Dewi, Y.S., Treesnowati. 2012. Pengolahan sampah

skala rumah tangga menggunakan metode

composting. Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik

LIMIT’S. 8(2): 35-48.

Didik, H.G., dan Yufnal. A. 2008. OrgaDec. Balai

Penelitian Biotek Perkebunan Indonesia.

Hapsari, A.Y. 2013. Kualitas dan kuantitas kandungan

pupuk organik limbah serasah dengan inokulum

kotoran sapi secara semianaerob. skripsi. Fakultas

Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas

Muhammadiyah Surakarta.

Hermawati, T. 2007. Tanaman semangka (Citrullus

vulgaris Schars) terhadap pemberian berbagai

dosis abu sabut kelapa. Jurnal Agronomi

(2): 77-80.

Hidayati, Y.A., Kurnani, A., Marlina, E.T.,

Harlia, E. 2011. Kualitas pupuk cair hasil

pengolahan fases sapi potong menggunakan

Saccharomyces cereviceae. Jurnal Ilmu Ternak

(2): 104-107.

Lay, A., Nur., M. 2014. Aplikasi model renewable

cycle sistem (RCS) pada usaha tani kelapa.

Prosiding Konferensi Nasional Kelapa VIII,

Jambi, 21-22 Mei 2014. p. 113-120.

Mey, D. 2013. Uji efektivitas mikroorganisme

terhadap laju dekomposisi limbah jambu mete

sebagai pupuk organik di Sulawesi Tenggara.

AGRIPLUS 23(2): 85-91.

Mirwan, M., Rosariawari, F. 2012. Optimasi pematangan

kompos dengan penambahan campuran lindi

dan bioaktivator stardec. Jurnal Ilmiah Teknik

Lingkungan 4(2): 150-154.

Mulyawan, M., Setyowati, E., Widjaja, A. 2015.

Surfaktan sodium ligno sulfonat (SLS) dari

debu sabut kelapa.Jurnal Teknik ITS 4(1): 1-3.

Murtalaningsih. 2001. Studi pengaruh penambahan

bakteri dan cacing tanah terhadap laju reduksi

dan kualitas kompos. Laporan Tugas Akhir.

FTSP-ITS. Surabaya.

Pandebesie, E.S., Rayuanti, D. 2013. Pengaruh

penambahan sekam pada proses pengomposan

sampah domestik. Jurnal Lingkungan Tropis

(1): 31-40.

Ruskandi. 2006. Teknik pembuatan kompos limbah

kebun pertanaman kelapa polikultur. Buletin

Teknik Pertanian 11(1): 33-36.

Salim, T., Sriharti. 2008. Pemanfaatan limbah

industri pengolahan dodol nanas sebagai

kompos dan aplikasinya pada tanaman tomat.

Prosiding Seminar Nasional Teknoin 2008

Bidang Teknik Kimia dan Tekstil, Yogyakarta,

November 2008. p. 72-77.

Santi, S.S. 2008. Kajian pemanfaatan limbah nilam

untuk pupuk cair organik dengan proses

fermentasi. Jurnal Teknik Kimia 2(2): 170-175.

Siboro, E.S., Surya, E., Herlina, N. 2013. Pembuatan

pupuk cair dan biogas dari campuran limbah

sayuran.Jurnal Teknik Kimia USU 2(3): 40-43.

Sriharti., Salim, T. 2010. Pemanfaatan sampah

tanam (rumput-rumputan) untuk pembuatan

kompos.Prosiding Seminar Nasional Teknik

Kimia “Kejuangan” Pengembangan Teknologi

Kimia untuk Pengolahan Sumber Daya Alam

Indonesia¸Yogyakarta, 26 Januari 2010. p. 1-8.

Subali, B., Ellianawati. 2010. Pengaruh waktu

pengomposan terhadap rasio unsur C/N dan

jumlah kadar air dalam kompos. Prosiding

Pertemuan Ilmiah XXIV HFI Jateng & DIY,

Semarang, 10 April 2010. p. 49-53.

Surtinah. 2013. Pengujian kandungan unsur hara

dalam kompos yang berasal dari serasah

tanaman jagung manis (Zea mays saccharata).

Jurnal Ilmiah Pertanian 11(1): 16-25.

Surya, R.E., Suryono. 2013. Pengaruh pengomposan

terhadap rasio C/N kotoran ayam dan kadar hara

NPK tersedia serta kapasitas tukar kation tanah.

UNESA Journal of Chemistry 2(1): 137-144.

Sutanto, R. 2002. Pupuk Organik: potensi biomassa

dan proses pengomposan. Yogyakarta: Kanisius.

hlm. 35-56.

Waryanti, A., Sudarno., Sutrisno, E. 2010. Studi

pengaruh penambahan sabut kelapa pada

pembuatan pupuk cair dari limbah cucian ikan

terhadap kualitas unsur hara makro (CNPK).

Jurnal Agronomi 11(2): 1-7.

Widarti, B.N., Wardhini, W.K., Sarwono, E.

Pengaruh rasio C/N bahan baku pada

pembuatan kompos dari kubis dan kulit pisang.

Jurnal Integrasi Proses 5(2): 75-80.

Yuniwati, M., Iskarima, F., Padulemba, A. 2012.

Optimasi kondisi proses pembuatan kompos

dari sampah organik dengan cara fermentasi

menggunakan EM4. Jurnal Teknologi 5(2):172-181.



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.29301

Article Metrics

Abstract views : 624 | views : 4072

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by:


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats