Kajian Fenotip Kuskus (Famili Phalangeridae) di Penangkaran Desa Lumoli, Kecamatan Piru, Maluku

https://doi.org/10.22146/jsv.17896

Marthinus Usmany(1*), Hasan Tuaputty(2), Pieter Kakisina(3)

(1) Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Pattimura, Ambon
(2) Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Pattimura, Ambon
(3) Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Pattimura, Ambon
(*) Corresponding Author

Abstract


Kuskus merupakan satwa Australia (marsupial) yang termasuk dalam famili Phalangeridae dan
persebarannya terbatas di Indonesia bagian Timur, Australia dan Papua New Guinea. Melalui data IUCN, kuskus dikategorikan endangered spesies, dalam CITES digolongkan Appendiks II. Populasi kuskus semakin menurun akibat ancaman deforestrasi, banyak diburu untuk dikonsumsi, dan diperjualbelikan secara ilegal. Untuk mengatasi persoalan diatas maka perlu dilakukan kajian komprehensif tentang fenotip kuskus dengan harapan dapat membantu usaha konservasi satwa ini di masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis serta sifat fenotip berdasarkan warna rambut kuskus yang hidup di penangkaran Desa Lumoli Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Penelitian ini diawali dengan tahap identifikasi dan karakterisasi setiap spesies secara fenotip melalui tampilan warna rambut. Karakter fenotip disajikan melalui gambar dan tabel, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian karakterisasi fenotip menunjukkan terdapat empat spesies kuskus yang hidup di penangkaran desa Lumoli yakni, kuskus coklat (P.orientalis), kuskus putih (P.urinus), kuskus kelabu (P.vestitus), dan kuskus totol (S.maculatus).

Keywords


Fenotip, Kuskus, Phalangeridae, desa Lumoli

Full Text:

PDF


References

Daftar Pustaka

Dahruddin H, Farida W.R. dan Rohman A.E. (2005).

Jenis-jenis Tumbuhan Sumber Pakan dan

t e m p a t b e r s a r a n g K u s k u s ( F a m i l i

Phalangeridae) di Cagar Alam Biak Utara,

Papua. J. Biodiversitas.VI(4) : 253-258.

Edowai, D. (2011). Identifikasi Morfologi Kuskus

(Spilocuscus maculates) asal Nabire Papua.

Gajah Mada Press. Yoyakarta.

Farida, W.R., Semiadi, dan Dahrudin, H (2004).

Pemilihan jenis – jenis tumbuhan sebagai

tempat bersarang dan sumber pakan kuskus

(Famili Phalangeridae ) di Irian Jaya. J. Bio.

Indonesia II (5) : 235-243.

Fatem, S. dan Sawen, D. (2007). Jenis Kuskus di

Pantai Utara Manokwari Papua. J.

Biodiversiti. 8(2): 233-237.

Helgen,K.M. and Flannery, T.F. (2004). Notes on

T h e P h a l a n g e r i d M a r s u p i a l G e n u s

Spilocuscus, with Description of A New

Spesies From Papua. J.Of Mammalogy 85(5):

-833.

Kelelufna, E.F. (2004). Studi tentang Populasi dan

Habitat dari Satwa Kuskus di Pulau Teon

Kecamatan TNS Kabupaten Maluku Tengah.

Universitas Pattimura. Ambon.

Latinis, K. (1996). Hunting The Cusus in Western

Seram. The Role of The Phalanger in

Subsistence Economies in Central Maluku. J.

Cakalele. University Of Hawaii.

Marthinus Usmany et al.

Pattiselano, F. (2007). Perburuan Kuskus

(Phalangeridae) oleh Masyarakat Napan di

Pulau Ratewi, Nabire, Papua. J. Biodiversitas.

(4): 274-278.

Saragih, E.W., Sadsoetoeboen, M.J., and

Pattiselanno, F. (2010). The Diet Spotted

Cuscus (Spilocuscus maculates) in natural

and captivity Habitat. J. Bioscience. 2(2): 78-



DOI: https://doi.org/10.22146/jsv.17896

Article Metrics

Abstract views : 2683 | views : 1864

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Sain Veteriner

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Sain Veteriner Indexed by

    CrossrefROADCOREDimensions  JournalTOCs   


Copyright of JSV (Jurnal Sain Veteriner) ISSN 0126-0421 (print), ISSN 2407-3733 (online).

Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Yogyakarta

Phone: 0274-560862

Fax: 0274-560861

Email: jsv_fkh@ugm.ac.id

Jurnal Sain Veteriner is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

free
web stats View My Stats